LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Season 2 Episode 3



***


Masih dalam perdebatan,yang tak kunjung selesai dan menemukan titik temu.


"Kamu gimana? Udah mulai ingat nggak sama dia.....?"tanya Ku pada Hina sambil menatapnya penasaran.


"Kamu tahu sendiri,Aku seperti apa....."balas Hina.


"Ah kalau nggak gini deh,ingat nggak sama anak laki-laki yang waktu itu kita panggil Koko...."ucap Angga.


"Em......Bentar....."


"Yang tiap hari suka bawa bakpao mini isi coklat sama kacang merah....."sambung Kia.


"Ah......."seru Ku mulai samar-samar mengingatnya.


"Iya Aku inget banget,waktu itu hampir tiap hari dia bawa bakpao untuk kita makan bareng-bareng.Aku jadi kangen sama bakpao yang di buat sama ibunya......"ucap Kia.


"Aku sih,lebih penasaran sekarang dia seperti apa.Apalagi tadi,Nara bilang dia nggak gendut sama udah nggak pakai kaca mata lagi...."timpal Angga.


"Gimana,sekarang dia ganteng apa nggak.....?"tanya Kia.


"Ya kan Aku masih samar-samar juga ingatnya......"


"Ya lumayan ganteng lah,menurut Aku.Kan emang dia cowok....."lanjut Ku.


"Ih Nara,kalau di tanya tuh....."rengek Kia.


"Menurut kamu,cocok nggak kalau dekat sama Aku.....?"ucap Hina sambil menyentuh wajahya.


"Aduh apaan sih malah ngebahas dia.Kita kan di sini buat ngerjain tugas....."Dewa tiba2 menepuk tangan Hina.


"Ih Dewa,kan Aku cuma nanya doang....."ucap Hina memelas.


"Iya nih Dewa......."


"Reaksinya berlebihan banget.Atau jangan-jangan kamu cemburu....?"selidik Kia.


"Cemburu? Aku cemburu sama dia,maaf yah....."Dewa berusaha mengalihkan pandangannya.


"Ih Aku jadi bingung.Kalian malah ngebahas apa sih.....?"ucap Hina sambil menggaruk kepalanya.


Aku dan Kia hanya bisa tertawa,meliahat tingkah Hina yang salah tingkah,mendengar perkataan Kia.


Akhirnya kami pun mulai mengerjakan tugas prakarya yang sedari tadi menganggur tidak tersentuh.


***


Pukul 21.30,akhirnya tugasnya pun sudah selesai di kerjakan dan kami pun langsung membubarkan diri dari rumah Kia.Dan berpamitan pulang ke rumah masing-masing.


Setelah sampai rumah,Aku langsung masuk ke dalam kamar dan duduk di atas kasur sambil merenung.


Aku masih saja di buat penasaran sama Kevin.Kenapa Aku sampai tidak ingat wajah di a saat masih SD.


Aku pun teringat sama buku album waktu SD.Aku langsung beranjak dari duduk Kundan mulai mencarinya di dalam box di bawah lemari.


Tidak lama,akhirnya Aku pun menemukan buku album yang Aku cari-cari.Dan perlahan Aku mulai membukanya.Meskipun sudah lumayan usang karena tidak dinsimpan dengan rapi,tapi wajah anak-anak yang ada di album itu masih terlihat cukup jelas.


Meskipun kata Kevin dan Angga pas kelas 3 dia keluar dan pindah sekolah.Tapi biasanya ada di bagian paling belakang buku di cantumkan alumni murid yang pernah satu kelas gitu.


Dan ternyata benar,pencarian Ku tidak sia-sia.Aku melihat satu buah foto anak laki-laki berkacamata dan di sana tertulis nama Kevin Sagara.


"Ini dia....."ucap Ku pelan.


"Beda banget yah,penampilan dia waktu dulu sama sekarang.Pantas saja Aku sampai tidak mengenalinya....."bisik Ku kembali.


Aku merasa tidak enak sama dia,karena dia yang lebih dulu mengenali Ku.Padahal biasanya cewek yang ingatannya paling tajam.


Setelah melihat buku album itu,Aku pun langsung menutupnya kembali dan menaruhnya di dalam box.


Setelah itu Aku langsung mandi dan berganti pakaian.


*Tok.....Tok...Tok....


Suara ketukan pintu tiba-tiba mengagetkan Aku yang tengah berganti pakaian.


"Ya sebentar ya bu....."Aku pun langsung membukakan pintunya.


"Ya ampun,anak gadis ibu.Malam-malam cantik banget...."ucap ibu sambil tersenyum.


"Iya lah bu.Takut nanti mimpiin kak Faiz.masa iya sih,Aku dalam keadaan kucel banget...."balas Ku sambil tersenyum.


"Uh ganjennya....."timpal Ibu sambil mencubit pipi Ku.


"Udah makan malam belum....?"tanya beliau.


"Kebetulan udah bu.Tadi Aku mengerjakan tugas sekolah di rumahnya Kia.Dan di sana Aku dan teman-teman di buatkan nasi goreng sama ibunya Kia....."jelas Ku.


"Oh begitu.Syukurlah kalau udah,takutnya belum makan malam......"


"Maaf yah,soalnya hari ini ibu pulang telat.Soalnya tadi di toko lagi banyak pengunjung.Kebetulan juga tadi ada yang pesan kue buat acara syukuran katanya....."lanjut ibu.


"Tidak apa-apa bu.Lagian Nara senang kok,toko kue ibu rame...."balas Ku sambil tersenyum.


"Ayah mana bu...?"


"Ayah,langsung mandi.Katanya gerah banget,soalnya dari tadi nungguin ibu di sana...."


"Ya sudah kalau begitu,Nara istirahat dualuan yah.Udah ngantuk juga nih....."


"Ya udah sana,sebentar lagi ibu juga mau istirahat......"balas ibu.


Aku pun menutup kembali,pintu kamar Ku dan langsung bersiap untuk tidur.


Semoga saja,tugas prakarya yang Aku kerjakan tadi bersama teman-teman,mendapatkan nilai yang memuaskan.


***


Pagi harinya seperti biasa,Aku sarapan sambil menunggu Kia dan Hina menjemput Ku untuk berangkat ke sekolah bersama.


Sedangkan ibu,beliau tengah membaca koran di teras depan setelah mengantar ayah berangkat kerja.


Hari ini,ibu membuat sarapan tidak seperti biasanya.Ibu memasak makanan berat dan beberapa tumis sayur.Kata ibu supaya bisa di makan lagi buat nanti kalau Aku pulang sekolah.Jadi Aku tinggal menghangatkannya saja.


Jarang banget kan sarapan dengan menu rendang.Memang yah ibu Ku luar biasa banget.Padahal semlam beliau pulang larut malam sekali,tapi masih sempat saja masak-masakan yang prosesnya tidak sebentar.


"Nara.....!"seru Ibu sambil membawa koran di tangannya.


"Iya......"sahut Ku.


"Itu Kia sama Hina udah datang.Ayo cepetan...."lanjut beliau menghampiri Aku yang tengah membereskan piring bekas Aku sarapan.


"Oh ya ampun.Maaf yah bu,piringnya belum sempat Nara cuci....."


"Iya nggak apa-apa.Ya udah sana,nanti mereka kelamaan nunggu lagi....."


"Ya udah,kalau begitu Nara berangkat yah....."ucap Ku sambil meraih tas di atas meja makan.


Sesampainya dindepan gerbang Aku langsung masuk ke dalam mobil.Aku pun kaget melihat keberadaan Angga.


"Angga...?"tanya Ku kaget.


"Apa Nara? Kok kayak kaget gitu...?"tanyanya balik.


"Aku pikir kamu nggak ikut sama kita hari ini...."


"Hei,kamu nggak sadar,ini kan mobilnya Angga aneh...."ucap Kia sambil menepuk jidat Ku.


"Hah....?"tanya Ku heran sambil melihat seisi mobil.


Dan ternyata benar saja,Aku pun malu di buatnya.


"He,maaf yah.Aku sampai tidak sadar kalau ini mobil kamu....."ucap Ku sambil tersenyum malu.


"Tepatnya ini sih mobilnya mamah Aku.Kebetulan mobil yang biasa di pakai sama Aku lagi di service ke bengkel.Jadi,ya Aku di sarankan buat bawa mobilnya..."jelas Angga.


"Lagian,kalau Aku nggak bawa mobil.Itu prakarya yang segede gitu,gimana bawanya aneh...."lanjutnya.