LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Episode 58



***


"Ah itu......"


"Tadi,Aku sama Angga habis mengantar Azka ke Stasiun....."lanjut Ku.


"Sayang....?"


"Yah......?"timpal Ku.


"Udah siang gini,kok kamu masih pake baju tidur.....?"


"Iya,tadi soalnya nganterinnya buru-buru...."


"Oh iya,Nara juga mau bilang sama kakak...."lanjut Ku ragu.


"Apa sayang....?"ucapnya sambil mengelus rambut Ku.


"Semalam Aku menginap di rumahnya Azka....."timpal Ku.


Kak Faiz pun sejenak terdiam mendengar apa yang Aku ucapkan barusan.


"Aku,ngerti kakak pasti marah....."lanjut Ku.


"Kamu menginap di san,pasti bukan tanpa alasan kan? Jadi alasannya apa....?" tanyanya.


Akhirnya Aku pun menceritakan kejadiannya sama kak Faiz.Dan untungnya kak Faiz sanagt pengertian dan tidak marah padaku.


"Ya sudah.Jangan di fikirkan....."


"Lebih baik sekarang kamu mandi,setelah itu ikut kakak ke suatu tempat yah....."tuturnya.


"Baiklah....."


Aku pun langsung membuka gerbang rumah Ku dan masuk untuk mandi.Sedangkan kak Faiz menunggu Ku di teras depan.


Setelah selesai mandi dan berganti pakaian,Aku langsung menghampirinya.Dan kami berdua langsung menuju tempat yang di maksud kak Faiz tadi.


Ternyata hari ini kak faiz mengajak Ku menonton film di Bioskop di Mall yang jaraknya lumayan jauh dari rumah.


"Kak,kok tumben nggak bawa motor...?" tanyaku pas masuk lift.


"Iya soalnya,pengen aja.Lagian kan kalau motor nggak bakal kejebak macet....."ucapnya sambil tersenyum.


"Hari ini kita nonton film horor aja kali yah....."lanjutnya.


"Ih nggak mau kak,takut ah.Film romantis aja sih....."timpal Ku.


"Ya sudah terserah kamu sayang.Lagian tadi,kakak cuma becanda aja...."


Setelah sampai di depan bioskopnya,Aku dan kak Faiz langsung mengantri untuk memesan tiket.Dan sekaligus beli beberapa cemilan untuk kita makan di dalam.


Ternyata Filmnya 15 menit lagi akan segera di mulai.


"Sayang,kakak mau ke toilet dulu sebentar.Kamu nggak apa-apa kan duluan masuk ke dalam...?"tutur kak Faiz.


"Nggak apa-apa sayang....."timpal Ku sambil memegangi satu box popcorn dan 2 cup minuman.


Setelah kak Faiz pergi,Aku langsung masuk ke dalam studionya dan mengantri dengan pengunjung yang lainnya.


Akhirnya setelah beberapa saat Aku mencari nomor kursinya,Aku pun menemukannya dan langsung duduk.Tidak lama kemudian kak Faiz pun terlihat sudah masuk juga di dalam studio.Dia terlihat kebingungan mencari keberadaan Ku.


Aku pun sempat tersenyum melihat tingkah kak Faiz yang kebingungan mencari keberadaan Ku.


"Kak.....!"seru Ku pelan sambil melambaikan tangan.


Kak Faiz pun langsung tersenyum dan menghampiri Ku.


"Hampir saja,kakak tidak menemukan mu.Emang yah kalau film romantis,pasti banyak yang nonton....."ucapnya sambil duduk.di samping Ku.


"Oh iya,nih pake dulu.Semoga aja kamu suka...."lanjutnya.


"Ini apa kak...?"


"Jaket......"


"Kan di dalam Studio,lumayan dingin.Jadi,tadi kakak beli dulu sebentar.Tidak mungkin kan kamu selama 1 jam 3p menit hanya mengenakan celana pendek gitu....."lanjutnya.


Aku sangat terkesan dengan perhatian dan hal kecil yang kak Faiz tunjukan padaku.


"Kenapa? Terkagum-kagum yah.....?"tuturnya sambil menatap Ku.


"Iya....."jawab Ku sambil tersenyum.


"Kakak sengaja memebeli ukuran yang agak kebesaran,biar ke pakenya lama.Lagian kakak nggak suka kamu lihatin ke orang-orang kaki mulus kamu itu....."tuturnya.


"Nggak apa-apa,lagian Nara suka ukuran yang over size kayak gini......"


"Syukurlah....."balasnya.


"Eh,tapi......."


"Apa.....?"tanyanya.


"Katanya,kalau kita menghadiahkan atau mebelikan sesuatu pada pasangan dalam bentuk baju.Katanya hubungannya nggak bakalan bertahan lama....."


"Iya sih kakak juga pernah dengar itu.Tapi,ya gimana kitanya juga kan......"timpalnya santai.


"Iya juga sih......"


Akhirnya filmnya pun segera di mulai dan Aku dan kak Faiz sangat menikmatinya.Sampai tidak terasa waktu 1 jam 30 menit telah berlalu.


"Katanya mau nonton film romantis.Tapi malah nangis kayak gitu....."tutur kak Faiz sambil memberikan satu pack kecil tisu.


"Iya emang filmnga romantis.Tapi,ada sedihnya juga.Aku kan jadinya terharu....."timpal Ku sambil mengelap air mata yang sudah membasahi pipi Ku.


"Um kamu......"ucapnya sambil ikut menghapunya.


Sebelum pulang kak Faiz mengajak Ku untuk makan terlebih dahulu.Karena,memang meskipun kami tadi sudh memakan cemilan di dalam,tetap saja hanya bertahan beberapa menit saja.


Akhirnya kami berdua memutuskan untuk makan di salah satu restoran Korea.Kata kak Faiz,tempatnya cukup terkenal dan enak.


Kami pun memesan beberapa menu yang di rekomendasikan oleh pelayannya.Dan duduk di area outdornya.Aku yang memintanya,supaya bisa menghirup udara saja.


Setelah makanannya datang,Aku dan kak Faiz langsung saja mengeksekusi makanannya tanpa tersisa sedikit pun.


"Wah.....Kita yang lapar atau emang makanannya yang enak ini....."tutur kak Faiz setelah selesai makan.


"Kayaknya,karena makanannya yang enak....."timpal Ku sambil tertawa.


"Udah kan? Kalau gitu,kakak bayar dulu yah.Nara,tunggu di depan aja..."suruhnya.


"Oke......"ucap Ku sambil beranjak dari duduk.


Sebenarnya Aku merasa tidak enak kalau bepergian sama kak Faiz.Hal apa pun yang kita lakukan,dia selalu yang membayarnya dan selalu melangku untuk mengeluarkan dompet Ku.


Dia selalu bilang,kalau itu melukai harga dirinya sebagai laki-laki.Namun,tetap saja Aku merasa tidak enak.Padahal kak Faiz belum bisa mendapatkan uang sendiri.


***


Setelah makan,kami tidak langsung pulang.Melainkan main-main mengelilingi Mall,padahal luasnya cukup besar.


Sesekali kami berdua mengambil beberapa foto untuk di jadikan koleksi atau pun di jadikan status di media sosial.


"Apakah hari menyenangkan sayang.....?"tanya kak Faiz sambil duduk di bangku taman.


"Sangat menyenangkan.Ya meskipun sedikit lelah karena dari tadi kita menyusuri Mall yang segede ini......"


"Haha......."kak Faiz pun tertawa.


"Emang bener kan? Memangnya kakak nggak capek dari tadi jalan terus....?"


"Nggak....."ucapnya sambil tersenyum.


"Kok bisa.....?"tanya Ku heran.


"Karena kakak laki-laki....."timpalnya.


"Bukan itu.Sebenarnya yang buat kakak tidak merasa lelah,karena ada kamu di samping kakak......"lanjutnya.


"Mulai deh,gombalnya keluar....."


"Serius ini bukan becanda atau gombalan...."timpalnya kembali.


"Iya deh iya......."


"Makasih ya,seharian ini udah ajakinNara jalan-jalan.Dari kita nonton,makan,jalan-jalan dan udah beliin hadiah jaket buat Nara....."


"Sama-sama sayang......"


Karena sudah sore kak Faiz pun langsung mengantarkan Ku pulang.Dia bialng biar Aku beristirahat lebih awal.


Ternyata pas sampai rumah Aku melihat Kia dan Hina tengah duduk di depan gerbang.


"Sayang,bukan kah itu Kia dan Hina.....?"tunjuk kak Faiz.