LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Chapter 21



* * *


'' Nara... Lihat bukan kah itu kak Faiz sama kak Helen. Sepertinya mereka sedang meributkan sesuatu....'' tunjuk Angga.


Aku pun langsung melihat ke arah yang di maksud Angga.


''Iya itu kak Faiz. Tapi dia sedang membicarakan apa dengan kak Helen,sepertinya serius sekali....'' ujar Hina.


Apa ini yang di maksud perkataan kak Faiz tadi...?''tanyaku dalam hati.


''Nara...! Kamu kok diam saja....? ''tanya Angga.


''Ya terus Aku harus gimana Angga...?'' tanyaku balik.


''Ya enggak sih. Gue hanya sekedar kasih tau lo aja.....''


''Ya udah sih. Mungkin memang mereka punya urusan yang harus di selesaikan....'' jelas Kia.


''Iya juga sih....''tutur Angga.


* * *


Kami pun sampai di rumah dengan selamat. Ketika Aku memasuki rumah, tiba-tiba bunda memanggilku.


''Nara....! Sayang,,sini dulu Nak....!! ''seru bunda.


Aku pun langsung menghampiri bunda yang sedang duduk di ruang TV.


''Iya bunda....Kenapa??''


''Itu jaket dan selimut siapa yang ada di kamar Kamu?? Tadi bunda ambil cucian di kamar Kamu dan menemukan jaket dan selimut. Sepertinya bunda belum pernah melihat Kamu pakai jaket itu atau bunda belikan jaket seperti itu juga belum pernah....'' lanjut bunda.


'' Oh itu..!! Jaketnya kak Faiz bunda...'' jawabku malu.


''Kok bisa sama Nara....?'' tanya bunda heran.


''Ini lagi...... Jaket siapa lagi ini yang Nara pakai...?'' lanjut bunda sambil memegang jaket yang Aku kenakan.


''Sama.....''jawabku tersipu malu.


''Sayang,apa Kamu koleksi jaketnya Faiz?? Jangan jaketnya dong yang Kamu miliki,,tapi hatinya...'' jelas bunda.


''Ikh bunda lebay. Apaan sih...'' Aku pun tersenyum dengan perkataan bunda.


''Coba ceritakan sama bunda,kenapa Faiz bisa dengan senang hati meminjamkan jaketnya sama Nara,,,setahu bunda anak laki-laki itu paling tidak suka kalau barangnya itu di pakai sama orang lain. Terkecuali ada apa-apa...'' selidik bunda.


'' Jadi gini....'' Aku pun menceritakan kenapa kak Faiz bisa meminjamkan jaket itu.


''Oh begitu ceritanya.....'' tutur bunda tanda mengerti.


''Terus ini,,kenapa hari Kamu bisa bawa lagi jaket Faiz...???'' tanya bunda selidik.


''Tuh kan apa bunda bilang.Faiz itu jatuh cinta sama anak bunda ini.....'' tutur bunda seolah bangga.


''Nara....Jatuh cinta itu memang unik.Itu karena datangnya yang secara tiba-tiba,membahagiakan dan mengkhawatirkan di waktu yang sama....!'' tutur bunda.


''Oh begitu ya bunda...'' jawabku seolah mengerti.


''Kamu yang merasakannya sayang. Bagaimana Perasaan Kamu sekarang.Bukan bunda,bukan ayah,bukan siapapun. Tapi Nara....''lanjut bunda.


''Ya sudah bersihkan badan Kamu. Bunda sudah masak,nanti Kita makan bersama-sama....''


''Baik bunda....'' jawabku patuh.


Aku pun langsung masuk kamar dan membersihkan diriku. Tersirat di benak Ku perkataan bunda tadi.Sebenarnya perasaan apa yang Aku rasakan sekarang terhadap kak Faiz.


Setelah selesai mandi, Aku pun langsung menghampiri bunda dan ayah di meja makan.


''Bagai mana sayang,hari pertama Kamu sekolah lancar..???.'' tanya ayah.


''Lancar ayah.... Semuanya berjalan lancar dan Aku pun senang bisa satu kelas dengan Kia,Hina dan Angga juga....'' jawabku menceritakan.


''Syukur lah kalau begitu...Ayah senang mendengarnya. Memanglah pertemanan kalian tidak akan pernah terpisahkan...''lanjut ayah.


''Iyah.....''


''Sehabis makan Nara jangan main handphone dulu,persiapkan apa yang Nara butuhkan untuk besok sekolah....'' perintah bunda.


''Baik bunda...Nara mengerti.....''


Setelah makan Aku bantu bunda membereskan meja makan dan langsung ke kamar untuk mempersiapkan buku pelajaran yang akan Aku bawa besok.


Bip... Bip... Bip..... Suara non aktifasi WA Ku...


WhatsApp....


" P "


" P "


''Nomor baru,siapa yah....???''tanyaku dalam hati.Ya udah deh Aku balas,karena Aku baik dan tidak sombong.


Nara : ''Maaf siapa yah....?''


081128XXXXXX : "F.A.S..."


Nara : "Maksudnya....?"


081128XXXXXX : " Apa Kamu sudah lupa dengan inisial itu???"


Nara : ''Kak Faiz...??''


081128XXXXXX : '' Iya.....benar sekali.Save no kakak ya.Maaf sebelumya kakak tanpa izin minta nomor Nara sama Angga. Jangan marahin Angga yah.....!''


Nara : ''Oh.....Iya kak..Tidak kok...nanti Nara save nomor kakak ya....!"


081128XXXXXX : " Jangan nanti, sekarang aja....''


Nara : " Iya.....''


K'F


aiz : ''Terima kasih ya,,,udah save no kakak....Ya sudah Good Night Nara...!''


Nara : '' Iya sama-sama....Kak juga selamat istirahat....''


K'Faiz : ''Iya...❤️


'' Ikh ya ampun. Maksud kak Faiz apa kasih emoji Love??'' tanyaku dalam hati.


Ya sudahlah Aku memilih untuk membiarkannya dan tidak membalasnya lagi.Ikh dasar ya Angga sembarangan banget kasih nomor Aku ke orang lain,awas aja.


* * Pagi Harinya.......Di Kelas * *


''Angga.......'' teriakku kesal.


''Apaan sih Nara?? Deket juga teriak-teriak. Ada apa?'' tanyanya tak berdosa.


''Oh,,,,, jadi Kamu pura-pura tidak tahu apa kesalahan Kamu.....?'' tanyaku menyelidik.


''Apa?? Gue ngerasa nggak buat salah....''jawab Angga santai.


''Maksud Kamu apa Angga,main kasih nomor Aku ke kak Faiz?'' bentak Ku.


''Oh itu...!! Maaf ya Nara. Aku nggak sempat minta izin sama Kamu,soalnya mendesak.


Semalam gue nggak sengaja ketemu sama kak Faiz lagi nongkrong di Cafe. Dan kak Faiz langsung nodong gue minta no handphone Kamu....'' jelas Angga.


''Maaf yah..... Soalnya gue nggak tega lihat dia memohon minta nomor Kamu. Jadi gue kasih deh.....''lanjutnya.


''Ya mau gimana lagi udah terlanjur...''ujar Ku pasrah.


''Cie.... Udah ada yang mulai chattingan nih.....''seru Hina.


''Apa sih Hina,main sambar saja.....''jawabku malu.


''Hem yang masih malu-malu....''ujar Hina ngeledek.


''Oh iya ada yang mau gue kasih tau sama kalian...'' seru Hina.


''Apa.....??'' Jawab kami bertiga kompak.


''Kalian tahu nggak?? Ternyata cewek kemarin yang labrak Nara di kantin itu,dia itu sebenarnya nggak punya hubungan apa-apa dengan kak Faiz.Dia itu salah satu cewek yang terobsesi dengan kak Faiz...''jelas Hina.


''Kamu tahu informasi itu dari siapa??''tanya Kia penasaran.


''Iya Hina.... Enggak baik menceritakan. orang....''tutur Angga.


''Ikh beneran serius..... Gue tahu cerita itu dari anak tetangga gue. Kata dia ternyata selama ini cewek yang bernama Helen itu ngejar-ngejar kak Faiz sejak lama dan malah pernah nembak kak Faiz di depan umum.Tapi kak Faiz nggak pernah nanggepin dia. Kasihan banget kan....!!'' seru Hina.


''Ih parah juga ya dia. Kita pikir dia punya hubungan lebih sama kak Faiz....''ujar Angga.


Entah kenapa hati Aku senang mendengar cerita dari Hina kali ini.Tanpa sadar Aku pun tersenyum.


''Nara...?'' tanya Kia.


''Apa ada yang lucu??? Kok Kamu malah senyum-senyum sediri...?'' lanjutnya.


''Oh. Tidak,lucu aja sama Hina,pagi-pagi udah kayak pembawa berita gosip, yang sering tayang di TV pagi-pagi itu...'' ujar Ku mencari alasan.