
***
"Nara,kamu kenapa kok malah bengong...?"ucap Angga membuyarkan lamunan Ku.
"Kalian lihat laki-laki yang tengah duduk di atas motor itu....."tunjuk Ku.
"Iya,memangnya kenapa...?"tanya Angga kembali.
"Itu laki-laki yang Aku ceritakan kemarin....."balas Ku.
"Maksud kamu,laki-laki yang tengah duduk dinatas kursi itu Kevin....?"ucap Kia.
"Iya....."
"Hah.....?"ucap Angga dan Hina bersamaan.
"Masa sih itu dia.Aku nggak percaya,beda banget......"lanjut Angga.
"Iya kan?Makanya Aku bilang.Kalian nggak percaya sih....."
"Sebaiknya kita pastiin aja.Ayo kita samperin aja....."ucap Hina.
"Dih ini anak,tiba-tiba banget jiwa pemberaninya keluar....."timpal Kia.
"Ya kan nggak salah Kia....."
"Aku juga sama penasaran......"
Akhirnya teman-teman Ku satu persatu tutun dan Aku langsung menyusulnya dari belakang.
"Kevin.....!"seru Angga langsung menghampirinya.
"Angga bukan sih....?"tanya Kevin langsung mengulutkan tangannya.
"Bener banget......"ucap Angga membalas uluran tangannya.
"Ya ampun,hampir saja Aku tidak mengenali kamu loh....."lanjut Angga.
"Iya yah.Sekarang Aku lebih kurus dan nggak pakai kacamata lagi....."timpal Kevin.
"He iya....."balas Angga sambil tertawa.
"Eh,ini....."tunjuk Kevin pada Kia dan Hina.
"Kia....."ucap Kia sambil bersalaman.
"Hina......"lanjut Hina bersalaman juga.
"Ya ampun,kalian sama sekali tidak berubah yah.Aku masih sangat mudah mengenali kalian....."ucap Kevin sambil tertawa.
"Aku masih nggak nyangka bisa ketemu lagi sama kalian....."lanjutnya.
"Iya yah......"balas Angga.
Aku pun berjalan perlahan mendekati mereka yang tengah asik mengobrol.
"Nah kalau sama Nara,kemarin Aku tidak sengaja ketemu sama dia di toko buku.Dia juga sama masih sama kayak dulu...."jelas Kevin.
"Iya kemarin Nara cerita kok sama kita,tentang pertemuan kalian yang tidak di sengaja....."timpal Angga.
"Iya,tapi Nara bilang dia nggak ing....."
Aku spontan langsung menginjak kaki Hina.
"Ah......"ringis Hina.
"Loh kenapa kamu.....?"tanya Kevin keheranan.
"Nggak,tadi Aku lihat ada binatang di bawah sana.Jadi,Aku mau menginjaknya eh,malah menginjak kakinya dia...."
"Ada-ada aja kamu....."
"Oh iya,ngomong-ngomong kamu lagi ngapain di sini.....?"tanya Angga.
"Lah kan ini kedai es krim milik keluarga Ku.Kebetulan baru buka cabang di sini....."jelasnya.
"Wah kebetulan lagi dong.Dunia emang sempit yah....."timpal Angga.
"Nah berhubung,kalian ada di sini.Izinkan Aku untuk mentraktir teman lama Ku yah.Ayo......"ajak Kevin.
"Aduh nggak usah deh.Aku malah nggak enak sama kamu...."balas Kia.
"Iya,tadinya juga kami memang sengaja ke sini buat beli es krimnya....."timpal Angga.
"Ih nggak apa-apa.Aku akan sangat sedih,kalau kalian menolaknya....."balas Kevin sambil menarik tangan Angga.
Akhirnya,karena Kevin bersikeras memaksa kami berempat untuk masuk.Kami pun pasrah mengikutinya sampai ke dalam.
Sesampainya di dalam dia langsung meminta kami berempat duduk di salah satu pojok ruangan itu.Dan dia langsung memesankan beberapa es krim untuk kami.
"Aduh,kok ceritanya malah kayak gini sih.Aku ngerasa nggak enak banget sama dia....."ucap Angga.
"Udah lah,kalian baper baget.Lumayan kan kita bisa makan es krim gratis hari ini....."celetuk Hina.
"Hina......!"seru Kia dan Angga bersamaan sambil menatap Hina geram.
Tidak lama kemudian dia pun datang menghampiri kami berempat dengan membawa beberapa cup es krim.
Dia pun dengan sigap menaruh satu persatu cup es krim di atas meja kami.
"Ayo silahkan di cicipi.Semoga kalian suka...."ucap Kevin.
"Makasih......"ucap kami bersamaan.
Kami pun sangat menikmati apa yangbdi berikan Kevin pada kami semua Sampai-sampai tidak ada yang tersisa sedikit pun.
"Oh iya,sekarang jadinya kamu pindah lagi ke daerah sini apa gimana....?"tanya Angga.
"Sepertinya seperti itu.Soalnya kebetulan keluarga Ku juga,kembali menempati rumah kami dulu......"jelas Kevin.
"Lagian kan sayang juga.Rumahnya kalau di biarkan kosong begitu lama....."lanjutnya.
"Iya.Yang ada nanti malah di huni sama hantu...."timpal Hina.
"Ish kamu ini.Ngomong kayak gitu...."ucap Kia sambil mencubit Hina.
"Maaf yah Kevin.Memang dia ini,anaknya suka ngomong semaunya dia....."lanjut Kia.
"Nggak apa-apa kok...."balas Kevin sambil tersenyum.
"Terus,gimana sekolah mu.Berarti pindah juga kan...?"tanya Angga kembali.
"Pastinya.Makannya baru aja harinkemarin Aku sempat menyusul ke sini.Karena harus mengurus surat ke pindahan Ku dulu...."jelasnya.
"Jadi,kamu udah nentuin mau pindah ke mana...?"tanya Kia.
"Belum sih.Cuma ada beberapa sekolah yang di sarankan orang tua Ku..."
"Ah begitu....."timpal Angga pelan.
"Padahal kenapa,kamu nggak pindah ke sekolahan kita aja.Kan jaraknya lumayan dekat dari sini...."lanjut Angga.
"Benar juga yah......"sahut Kevin.
"Ya tapi,kan itu balik lagi ke kamu nya.Aku hanya memberi masukan saja....."timpal Angga.
"Baiklah,Aku akan pikirkan dulu dan bicara sama orang tua Ku....."
"Oh,iya ngomong-ngomong dari tadi Aku nggak lihat Azka.Dia kemana...?"lanjut Kevin.
"Ah Azka.Kebetulan dia melanjutkan sekolah di Bandung.Masuk sekolah TNI gitu....."jelas Angga.
"Pantas saja,Aku tidak melihatnya.Seperti apa yah dia sekarang,dulu kan dia jadi incaran anak-anak di kelas kita...."
"Ya begitu lah.Tidak ada yang berubah dari diri Azka.Dia masih sama seperti Azka yang dulu....."timpal Kia.
"Eh kita pulang yuk,udah mau sore nih....."ajak Ku.
"Ya udah ayok......"balas Kia.
"Kapan-kapan kamu main lah ke rumah Ku....."ucap Angga sambil meraih tasnya.
"Rumah kamu,masih di komplek perumahan yang dulu kan...?"tanya Kevin.
"Iya masih......"
"Oke lah kapan-kapan Aku bakaln sempetin untuk main ke sana...."
"Oke Aku tunggu....."
Setelah berpamitan dengan Kevin kami pun langsung menuju mobil dan langsung pulang.
"Eh,benar kata kamu Nara....."ucap Kia.
"Apa..?"
"Iya itu Kevin.Hampir saja tadi Aku tidak mengenali dia...."
"Iya kan benar kata Aku apa.Nggak percaya sih....."balas Ku.
"Aku juga pangling....."sahut Hina.
"Apalagi kamu,dari tadi diam saja.Aku perhatikan,kamu sampai-sampai tidak berhenti menatap Kevin....."timpal Kia.
"Ih Kia,wajar saja kan.Gimana Aku nggak melepas pandangan Aku dari dia.Tahu sendiri dia ganteng....."balas Hina.
"Kalau menurut Aku sih nggak,biasa aja.Gantengan pacar Aku...."
"Ih Kia mah,kayak gitu...."rengek Hina.
"Tahu nih anak.Kayak baru pertama kali aja lihat cowok ganteng.Sampai segitunya...."sahut Ku.