LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Episode 56



***


"Sepertinya disini tidak ada apa-apa Nara....."ucap Azka sambil menyusuri kamar milik Ku.


"Tidak mungkin Azka......"


"Aku serius nggak bohong,tadi benarbenar ada suara dari dalam rumah.Aku tidak mungkin salah dengar....."


"Baiklah kita cari sama-sama......"timpalnya.


"Ah......."terdengar suara teriakkan Angga dari arah dapur.


Aku dan Azka langsung keluar kamar dan menghampiri Angga.


"Angga,kamu kenapa? Kamu baik-baik aja kan....?"ucap Azka sambil berlari ke arah Angga.


"Ini nih malingnya ternyata......."ucap Angga berbalik sambil memegangi tikus yang ukurannya lumayan besar.


"Ah........"teriak Ku.


"Cepat buang Angga....."


"Aku takut,geli tahu......."


Angga pun langsung membuka pintu belakang dengan di ikuti Azka.Sepwrtinya mereka langsung membunuh tikus itu.


Aku langsung melihat-lihat ke semua penjuru di dapur.


Ternyata benar saja,bunyi tadi di timbulkan tikus tadi,Aku lihat beberapa barang yang tergeletak di lantai.Ada juga beberapa makanan da sereal yang sudah berserakan di lantai.


"Sudah Aku masukin ke kantong plastik.Kita tinggal membuangnya....."ucap Angga.


"Tikus itu benar-benar udah buat rumah kamu berantakan seperti kapal pecah....."lanjutnya.


Aku hanya duduk termenung di kursi.


"Udah,mendingan sekarang kamu langsung mandi dan ganti pakaian kamu.Setelah itu istirahat......"ucap Azka.


"Tapi......"ucap Ku pelan.


"Tapi kenapa......?" tanya Angga.


"Aku nggak mau tidur di sini sendirian.Aku nggak berani,Aku takut....."


"Ya sudah kita putuskan itu nanti.Sekarang kamu mandi dulu aja,biar tenang....."


"Aku dan Angga akan menemani kamu di sini sambil membersihkan kekacauan yang tikus tadi timbulkan....."lanjut Azka.


"Bener banget......"sahut Angga.


"Baiklah......"ucap Ku sambil beranjak dari dudu Ku dan langsung menuju kamar.


***


Setelah selesai mandi Aku langsung menghampiri Azka dan Angga.Mereka tengah mengobrol di ruang makan.


"Udah selesai.....?"tanya Angga melihat kedatangan Ku.


"Udah......"ucap Ku sambil dudum di depan mereka.


"Jadi,sekarang gimana? Malam ini kamu mau tidur dimana? Mau di rumah Ku ayo,mau di rumah Azka juga silahkan.Atau mau kita antar ke rumah Kia atau Hina......"tutur Angga.


"Iya benar kata Angga......"sahut Azka.


"Kita udah seperti saudara satu sama lain,nggak mungkin juga kami biarin kamu tinggal di sini sendirian untuk malam ini....."lanjut Azka.


"Sebaiknya malam ini Aku ikut tidur di rumah kamu aja.Jaraknya yang lumayan dekat dari rumah Ku.Jadi besok pagi lebih gampang Aku pulangnya....."


"Lagian nanti kalau ada apa-apa juga deket....."lanjut Ku.


"Baiklah......"ucap Azka dan Angga bersamaan.


Sebelum pergi meningvalkan rumah Ku,Azka sempat mengambilkan koper yang tergeletak di teras rumah.Dan setelah itu,kami pun berpisah dengan Angga,karena dia mau ke rumah temanya yang punya tongkat baseball tadi.


Sesampainya di rumah Azka,dia langsung menceritakan kejadiannya sama orang tuanya.Kebetulan kedua orang tua Azka sudah pulang.Dan mereka memberiku izin untuk tidur malam ini di rumah Azka.


Aku sendiri memilih tidur di kamar Azka,sedangkan Azka dia akan tidur di kamar bekas kakaknya atau kamar tamu.


"Selamat istirahat anak-anak....."ucap ayah Azka sambil masuk ke dalam kamarnya.


"Nara,kamu nggak langsung mau tidur kan...."ucap Azka.


"Nggak juga.Kenapa memangnya.....?"


"Ada yang harus Aku lakukan dulu sebentar...."


"Ya sudah tidak apa-apa.Sok aja....."timpal Ku.


Azka pun masuk ke dalam kamarnya di ikuti Aku dari belakang.


Aku melihat Azka tengah mengambil koper kecil dari atas lemari.


"Kamu mau ngapain.....?"tanya Ku heran sambil duduk di atas kasur.


"Aku mau membereskan keperluan yang akan Aku bawa besok....."ucapnya sambil membuka pintu lemari dan meraih beberapa baju.


"Besok.....?"


"Iya,besok Aku balik ke Bandung.Kamu lupa apa,kan hari senin kita udah mulai masuk sekolah......."ucap Azka heran.


"Ah iya........."


Aku sampai lupa,kenyataan Azka yang akan kembali lagi ke Bandung.Rasanya baru kemarin Aku melakukan semuanya bersama-sama sama dia.


Ada perasaan yang tidak bisa Aku jelaskan terhadapnya.Rasanya aneh,Aku merasa sedih setelah mengetahui besok dia akan pergi.


"Nara,kamu kenapa? Kok malah melamun....."


"Oh itu......."


"Tolong ambilkan,tas belanjaan yang ada di ruang tamu dong.Maaf......."ucap Azka sambil tersenyum.


"Oh iya sebentar......"Aku langsung keluar kamar dan mengambil satu tas belanjaan yang ukurannya cukup besar.


"Lumayan berat juga......"ucap Ku sambil menyimpan tas belajaan terswbut di samping koper milik Azka.


"Isinya apa sih....?"


"Taulah bunda.Setiap Aku mau balik ke Bandung pasti di beliin beberapa keperluan Aku buat disana.Padahal Aku bisa membelinya di sana,kayak di sana nggak ada aja....."ucapnya sambil mengeluarkan beberapa barang dari dalam tas belanjaannya.


"Biar Aku bantu......"ucap Ku sambil ikut mengeluarkannya.


"Baiklah,makasih ya......."ucapnya sambil terswnyum ke arah Ku.


Aku sempat terdiam melihat Azka terus saja terswnyum ke arah Ku.


"Sama-sama.Harusnya Aku yang mengatakan itu,dari tadi kamu terus mengatakannya.Padahal kamu yang sedari tadi membantu Aku,bahkan saat di yogya.Kamu tidak henti-hentinya......"


"Bukankah itu gunanya kita punya teman......"ucapnya sambil menatap Ku.


"Makasih yah,udah jadi teman Aku selama ini....."


"Kok ngomongnya kayak gitu sih Nara....."timpalnya.


"Udah berea nih.Kalau begitu Aku duluan yah,anggap aja ini kamar kamu sendiri...."lanjutnya.


"Iya.Selamat malam Azka......"


Azka hanya tersenyum membalas perkataan Ku.Dia pun kemudian langsung beranjak keluar dari kamarnya.


Akhirnya Aku pun siap-siap untuk beristirahat.Kamar Azka lumayan rapi dan wangi,meski pun dia laki-laki.Aku pun melihat ke sekeliling kamar Azka.


Di dinding dekat meja belajarnya terdapat beberapa foto saat Aku,Azka,Angga,Kia dan Hina waktu masih kecil.Di sana ada juga beberapa foto saat kami liburan bersama waktu kelulusan saat SMP.


Tak terasa,ternyata waktu begitu cepat berlalu.Padahal perasaan baru kemarin Aku masih main-main di halaman depan dengan teman-teman yang lain saat waktu kecil.


Sekarang kami sudah sama-sama dewasa dan mempunyai jalan cerita yang berbeda-beda.


Mata Ku tertuju pada satu foto yang berbingkai warna biru,di situ terdapat foto Ku sendiri.


"Kenapa,Azka menyimpan foto Ku sendirian...?tanya Ku dalam hati.


Aku pun meraih foto itu dan tanpa sengaja Aku melihat sebuah tulisan di balik foto Ku itu.Aku mengenal betul tulisannya dan itu adalah tulisan yang di buat Azka sendiri.


Aku pun langsung membacanya,Aku pun kaget dengan tulisan yang ada di balik foto Ku.


"Tidak mungkin...."ucap Ku pelan.