
* * *
Sesampainya di tempat yang kami tuju,Angga langsung mengajak Aku dan teman-teman yang lain naik ke atas.Karena design restoran yang seperti kapas pesiar jadi kami harus menaiki beberapa tangga.
''Ayo Kita naik langsung.Aku udah lapar nih.....'' ajak Angga.
''Ih Angga nanti aja,Kita foto-foto dulu di jembatan tali itu....'' tunjuk Hina.
''Udah itu mah gampang,bisa nanti setelah makan.....'' timpal Angga.
''Yah Kamu mah gitu Angga,padahal Aku mau banget langsung foto-foto dulu....'' rajuk Hina.
Aku dan teman-teman yang lain hanya bisa menyimak percakapan antara Angga dan Hina.
"Jadinya Kita kemana dulu nih....?'' tutur Kia.
''Udah Kita makan dulu aja.....'' timpal Angga.
''Ya udah deh Aku ngalah....'' ucap Hina.
Akhirnya kami pun langsung melanjutkan perjalanan kami,yang sempat terhenti karena percakapan Hina dan Angga.
Sesampainya di atas kami langsung mengambil beberapa makanan khas sunda yang tersedia,karena sistem restoran yang prasmanan.
Setelah kami mendapatkan makanan yang kami inginkan,Angga langsung mengajak kami semua makan di bagian outdoor.
''Kita duduk di sana saja,tempatnya pas banget bisa lihat pemandangan di sekitar sini.....'' tunjuk Angga.
Kami pun langsung mengikuti arah yang di tunjuk Angga.
''Mari makan....!'' seru Hina.
''Tadi aja ngambek maksa buat foto-foto dulu,sekarang semangat banget.....'' timpal Angga.
''Ih Dewa apaan sih Kamu......?'' bentak Hina.
''Becanda......'' ucap Angga sambil tersenyum.
''Udah deh.Kalian dari tadi ribut aja kerjaannya....'' tutur Kia.
''Dewa nih,yang mulai duluan.....'' timpal Hina.
''Kamu nya aja yang sensitive......'' tutur Angga.
''Angga,Hina,udah deh......'' bentak Kia.
Angga dan Hina pun seketika langsung tertunduk dan langsung memakan makanan yang mereka pesan.
Setelah makan kami pun menuruti permintaan Hina tadi.Ber foto di jembatan yang terbuat dari tali tambang.
''Wah kayaknya Aku bakalan balik lagi ke tempat ini deh.....'' tutur Hina.
''Memangnya kenapa??'' tanyaku penasaran.
''Enggak soalnya tempatnya lumayan bagus dan Aku suka karena di sini sejuk juga....'' jelas Hina.
''Iya juga sih......''
''Tapi nanti kalau Aku balik lagi ke sini,bagusnya Aku nggak sendiri lagi.Aku harus sudah punya pacar....'' ucap Hina.
''Amin.....'' timpal Aku dan Hina bersamaan.
Setelah selesai kami pun langsung memutuskan untuk kembali ke jakarta lebih awal,supaya di jalan tidak kemalaman.
Dan kami pun berpisah di parkiran,karena Dewa dan Hina harus menjemput orang tua Dewa terlebih dahulu.Sedangkan Kia dan pacarnya mereka berencana untuk langsung pulang.
Aku sendiri meminta kak Faiz untuk pergi ke tempat wisata kebun strawberry,unyuk berwisata sekalian membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah.
* * *
Sesampainya di tempat wisata kebun strawberry Aku langsung mengambil wadah yang telah di sediakan dan gunting.
''Kakak......!'' seru Ku.
''Iya apa sayang....?''
''Kakak nyari strawberry nya yang gede-gede yah,jangan yang kecil.Meskipu udah matang tapi ukurannya kecil jangan yah.....'' pinta Ku.
''Ok siap.....'' ucap kak Faiz berlalu meninggalkan Aku.
Sedangkan Aku berjalan ke arah yang berlawanan.Supaya mendapatkan strawberry yang lebih banyak dan besar-besar.
Setelah beberapa lama kemudian kak Faiz pun datang menghampiri Ku dengan membawa dua wadah strawberry yang terisi penuh.
''Sayang ayo..... Aku udah nih....!'' serunya mengagetkanku.
''Hah...? Sayang,Kamu kok udah sih?? Padahal Aku belum mendapatkan banyak strawberry.....'' tutur Ku.
''Ya ampun,padahal tadi Kamu yang nyuruh kakak cari buah strawberry yang besar-besar.Ini apa sayang...?'' ucapnya sambil mengambil beberapa buah strawberry dari wadah milik Ku.
Kak Faiz pun hanya tersenyum mendengar ucapan Aku.
''Ya udah lah,ayo Kita timbang.Ini juga udah cukup kayaknya.....'' ajak kak Faiz.
''Ya udah deh......''
Aku dan kak Faiz pun menimbang buah strawberry yang sudah kami dapatkan.Meskipun kebanyakan kak Faiz yang mengambilnya.
Setelah itu kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami dan beristirahat di sebuah tempat.
''Sayang,Kita istirahat dulu yah.Sebelum melanjutkan perjalanan Kita,kakak pegal juga nih....'' tutur kak Faiz.
''Ya sudah Kita cari tempat yang nyaman buat Kita istirahat,sekalian Aku mau nyobain strawberry hasil Kita tadi....''
Kak Faiz pun memarkirkan mobilnya di bahu jalan dan Aku pun langsung memijat tangan dia dan kakinya.
''Hem enaknya ada yang mijitin....!'' serunya.
Aku hanya tersenyum mendengar ucapan kak Faiz.
''Oh iya sayang,nanti kalau Kamu lapar bilang yah.Nanti Kita cari tempat makan....''
''Iya......'' timpal Ku sambil terus memijat kak Faiz.
* * *
''Udah cukup......'' tutur kak Faiz.
''Bener nih udah.....?''
''Iya sayang.....'' ucapnya sambil tersenyum.
Setelah itu Aku langsung membasuh beberapa buah strawberry untuk Aku cicipi.
''Hem...... Enak banget,rasanya seger.....!'' seru Ku.
''Mana sini kak nyobain.....'' pinta kak Faiz.
''Ini......'' timpal Ku sambil memberikan beberapa buah strawberry untuk kak Faiz.
''Nggak mau itu......'' tuturnya.
''Ya terus mau yang mana dong sayang.....?''ucapku sambil kembali melahap buah strawberry.
Tiba-tiba kak Faiz mencium Ku dan sontak buat Aku kaget.
''Yang ini,rasanya lebih manis....'' ucapnya sambil tersenyum.
''Ih kakak..... Kebiasaan.Suka tiba-tiba.....'' tutur Ku.
Kak Faiz hanya tersenyum melihat raut wajah Ku yang mulai memerah.Dan tidak lama kemudian kak Faiz pun kembali melajukan mobilnya.
* * *
Setelah menempuh perjalanan sekitar 2.5 jam kami pun memutuskan untuk beristirahat di rest area untuk makan.
''Kakak mau pesan apa...?''
''Apa aja deh,yang penting pesan kopi.Supaya kakak tidak ngantuk nanti.....'' tuturnya.
''Ya udah,Aku mengerti.....''
Aku pun memilih beberapa menu yang best seller di restoran tempat kami beristirahat.Setelah itu Aku samperin kak Faiz yang duduk di dekat jendela.
''Udah kak,tinggal tunggu makanannya datang.....''
''Ya udah,pesan apa memangnya..?''
''Lemon tea dua,nasi goreng bebek sambal ijonya satu,sama rice bowl nya satu.Oh iya sama itu es Americano buat nanti kakak di jalan.....'' jelasku.
Tidak lama kemudian makanan yang Aku pesan pun datang dan kami langsung menikmatinya.
''Nggak kerasa yah,bentar lagi kakak bakalan lulus dari sekolah....''
''Iya.Perasan baru kemarin kakak bertemu sama Kamu.....'' timpalnya.
''Iya......'' ucapku sedih.
''Nara sedih yah,bentar lagi Nara tidak akan melihat kakak di sekolah....''
''Iya.....''
''Ya udah kakak nggak usah lulus aja kali ya.Biar bareng terus sama Nara.....'' tuturnya.
''Ih kakak apaan sih,ya jangan lah.Masa iya gara-gara Nara,kakak sampai nggak lulus.Gimana kata orang tua kakak nanti....''