
* * *
Hari kedua sekolah,,Aku dan teman-teman memutuskan berangkat dengan memesan layanan taksi online,,yang tengah populer akhir-akhir ini.Tentu saja itu lebih menghemat biaya uang saku dari ayah. Karena satu taksi online,,tarifnya bisa Kita bagi-bagi.
Sesampainya di sekolah,,kami pun langsung memutuskan untuk menunggu di bawah pohon dekat dengan lapangan basket di sekolahku.Tiba-tiba suasana yang tadinya hening, menjadi gaduh oleh teriakan siswi perempuan yang buat Aku dan teman-temanku penasaran. Hal apa yang mereka lihat,,dan ternyata kedatangan kak Faiz ,yang buat mereka teriak histeris.
''Ya ampun......Aku pikir apa yang buat mereka teriak histeris seperti itu, ternyata popularitas kak Fhiz tidak main-main di sekolah ini. Benar apa yang Kamu katakan semalam Angga...!'' ujar Hina .
''Yang gue katakan memang apa??'' jawab Angga bingung.
''Ya ampun... Angga masa iya Kamu sudah melupakannya. Apa yang Kamu katakan semalam kepada Kita...!! Itu tentang kak Faiz....'' jawab Hina mengingatkan,setengah berbisik karena takut di dengar oleh siswa lain.
* * *
Hari kedua ospek hari ini di lanjut dengan beberapa acara yang di adakan di tengah-tengah lapangan sekolah kami dan ada beberapa permainan yang di buat kakak OSIS.Aku dan teman-temanku menikmati setiap permainan yang di adakan. Namun karena di adakan di tengah-tengah lapangan, buat aku dan siswa yang lain kepanasan, dan membuat muka kami merah karena panasnya sinar matahari di siang ini.
''Baiklah...Acara untuk hari ini cukup sampai disini semoga kalian menikmatinya. Oh iya....Ada hal yang akan kak Edo sampaikan sebelum kalian pulang...'' ujar kak Erika selaku sekertaris OSIS.
''Terima kasih ya kawan-kawan buat kelancaran acara hari ini. Semoga kalian tidak kapok dan menikmatinya,kakak hanya ingin mengingatkan kembali prihal acara besok. Karena besok merupakan hari terakhir Kita ospek dan acara penutupan yang akan Kita teruskan dengan api unggun pada malam harinya. Kakak harap kalian semua sudah mengantongi izin dari orang tua kalian masing-masing. Dan satu hal lagi perlengkapan yang kalian butuhkan selama acara,,harap di bawa tidak tertinggal untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan...''Jelas kak Edo.
''Apa kalian mengerti dengan apa yang kakak sampaikan???'' lanjut kak Edo.
''Mengerti kak....''serentak semua siswa menjawab seruan kak Edo.
''Baiklah karena acara hari ini sudah selesai, kalian bisa meninggalkan lapangan dan langsung pulang yah ke rumah masing-masing,dan ingat hati-hati di jalan...''lanjutnya.
''Baik kak....''jawab kami kembali.
Aku dan teman-teman yang lain langsung saja membubarkan diri dan langsung berencana untuk pulang.
''Eh si Angga mana?? Ayo cari dia dulu takut dia mau pulang bareng sama Kita...!!'' seru Kia mengingatkan.
''Iya.... Hampir saja Kita melupakan Angga.'' sambung Hina.
Sepanjang perjalanan menuju gerbang sekolah,,Aku mencari keberadaan angga.Tak lama kemudian dari kejauhan dia melambai-lambaikan tangannya.
''Itu Angga,,,,,'' ujar Ku. Sambil menunjukan posisi Angga yang sedang berbicara dengan seseorang yang membelakangi kami.Jadi, Aku,Kia maupun Hina tidak tau dia berbicara dengan siapa.
'' Oh iya itu dia.....Tapi dia sama siapa?? Sepertinya bukan siswa baru sama seperti Kita. Seragam yang dia gunakan seragam sekolah ini. Bener nggak..?'' ucap Hina penasaran.
''Aku juga nggak tau....Ya udah lah ayo Kita samperin dia..''ajak Kia.
Kami pun bertiga menghampiri Angga yang berada di parkiran sekolah.Sesampainya di parkiran,Aku kaget ternyata Angga sedang ngobrol dengan kak Faiz dan satu orang siswa sepertinya dia temannya kak Faiz.
''Oh iya kak....Ini temanku yang pendek,bulat ini namanya Hina. Dan ini yang tengah,,yang penampilannya paling tomboy diantara ketiganya namanya Kia,,,,,'' tutur Angga. Memperkenalkan kami pada kak Faiz.
''Nah ini yang rambutnya hitam,,panjang yang imut dan paling cantik namanya Nara...'' Lanjutnya.
''Salam kenal kak....'' ucap kami bertiga barengan.
''Oh....kalau dia saya sempat bertemu kemarin. Saat permainan game yang diadakan sama kak Edo...'' jawab kak Faiz sambil melirik dan melemparkan senyumannya pada kami.
''Oh,,iya...Semalam Nara menceritakan tentang bagaimana pertemuan dia dengan kakak.....''ucap Angga.Yang sontak buat Aku kaget dan spontan menginjak kaki dia.
''Aw... Aw... Aw....'' Angga meringis kesakitan.
''Angga sudah lah,,,,ayo Kita pulang saja.....'' ajak Ku sambil melototi Angga. Hampir saja Aku malu di depan kak Faiz. Gara-gara ulah Angga,, hampir saja aku di buat malu karena sudah berani menceritakan dia ke teman-temanku.Aku takut dia salah paham.
''Oh.Memangnya Nara cerita apa Angga???'' tanya kak Faiz penasaran.
''Oh itu....!! Tidak apa-apa,,bukan hal yang aneh kok.Ya udah kak kalau gitu Kita pamit pulang duluan ya. Sampai ketemu besok...!'' tutur Angga sembari beranjak pergi meninggalkan kak Faiz.
Setibanya di depan gerbang kami langsung saja memesan taksi online. Namun sayangnya,,karena ini waktunya jam pulang sekolah kami susah mendapatkan taksi online.
''Yah Aku belum saja mendapatkan taksinya gimana nih...!'' ujar Kia.
''Sepertinya karena ini jam pulang sekolah,pasti banyak juga yang pesan layanan taksi onlinenya. Gimana dong...!!'' sambung Hina.
''Bagaimana kalau Kita pesan GoRide saja.Kita semua kan punya aplikasinya. Bagaimana..?'' ucap Angga.
''Bener juga. Ya udah Kita coba saja...'' sahut Kia.
Kami pun langsung membuka aplikasi layanan jasa Online ini dan tak lama kemudian orang yang pertama mendapatkannya itu Hina.
''Yes....Aku udah dapat nih. Aku duluan ya teman-teman....''ujarnya.Yang tak lama disusul dengan kedatangan GoRide pesanan dia.
Tak lama kemudian Angga dan Kia pun menyusul mendapatkan GoRide pesanan mereka.
''Nara....Kita duluan juga yaah,,Kamu nggak apa-apa kan kami tinggal....'' ungkap Kia padaku.
''Iyah nggak apa-apa kalian duluan aja,sebentar lagi Aku juga pasti dapat....''
Kemudian mereka pun berlalu meninggalkan Ku.Sudah 15 menit setelah kepergian mereka,,,Aku masih belum juga mendapatkan GoRide pesanan Ku. Dan itu buat Aku berdiri sendirian di tepi jalan,karena yang kulihat di sekelilingku sudah tidak ada siswa yang lainnya.
Sampai tiba-tiba ada suara motor yang yang berhenti tepat di depanku. Aku kaget,,siapa dia??? Tanyaku dalam hati.
Tak lama kemudian orang itu membuka helm yang dia kenakan dan menoleh kearah Aku berdiri.Tak di sangka ternyata itu kak Faiz,dan sontak buat Aku terkejut.
''Nara,,kok Kamu masih disini?? Yang lain mana??'' tanyanya.
''Oh itu.....Mereka udah duluan kak..!'' jawabku kikuk.
''Bagai mana dengan Kamu?? Apa Kamu masih menunggu seseorang ?''lanjutnya.
''Ini Aku sedang memesan GoRide,,,tapi dari tadi tidak ada yang bisa. Mungkin karena ini jam sibuk waktu jam sekolah pulang,jadi susah buat dapetnya...!'' jelas Ku sama kak Fhiz.
''Bagaimana kalau kakak antar Kamu saja. Kebetulan kakak sendirian...'' Ajaknya.
Sontak saja buat Aku bingung,,kalau Aku ikut dengan dia,Aku takut ada yang melihat dan mendapatkan masalah,sesuai yang Angga jelaskan padaku. Tapi,kalau Aku tidak iyakan mau sampai kapan Aku menunggu disini sendirian takut ke sorean juga.
''Nara...Bagaimana kok Kamu diam saja,mau nggak kakak antar??''tanya nya kembali.
''Umz... Takut merepotkan kakak juga....''
''Kalau merepotkan,,kakak tidak akan ajak Kamu kan??'' tanya di balik.
''Ya sudah kalau begitu boleh deh kak. Rumah Ku lumayan dekat dari sini,di dekat taman kota di sana di Perumaham Shappier Mediterania....''jelas Ku.
''Baiklah....Ayo naik kakak antar..'' Ajaknya.
Aku pun menaiki motor kak Faiz dengan perasan canggung.Karena untuk pertama kalinya Aku berani di bonceng sama laki-laki lain setelah ayahku dan orang yang baru saja Aku kenal.