Lady Celestian

Lady Celestian
episode 7 bertemu putra mahkota



...Keesokan harinya, Celestian pergi keruangan pembelajaran kelas tata krama. Dia yang ditemani oleh Enna sudah siap melaksanakan ujian tata krama nya. Lalu tidak lama, masuklah nyonya Rinka....


..."selamat pagi nyonya Rinka" sapa Celestian dengan sedikit mengangkat gaunnya dan sedikit menunduk....


..."selamat pagi nona Celestian. bagaimana apa anda siap" kata nyonya Rinka membalas sapaan Celestian dengan lembut....


..."iya saya sudah siap"...


...Celestian pun memulai ujian dari nyonya Rinka....


..."sekarang tunjukkan cara meminum teh dengan sopan" ucap nyonya Rinka memberi ujian pada Celestian....


...Setelah 3 jam, akhirnya ujian tata krama selesai dan Celestian mendapat nilai terbaik....


..."Celestian sagat cepat belajar dan semua gerakan sudah tepat jadi saya beri nilai 10 poin"...


..."terima kasih nyonya, ini semua berkat nyonya yang mengajari saya dengan sabar" ucap Celestian...


..."baiklah tes kita akhiri disini, selamat anda sudah lulus tata krama" ucap nyonya Rinka pada Celestian....


...Setelah itu mereka mengantarkan nyonya Rinka sampai gerbang dan pergi ke tempat latihan pedang untuk latihan. Sesampainya disana Celestian dan Enna langsung bersiap latihan dibawah pimpinan Duke dan sir Tirsan. Enna merasa dia perlu berlatih pedang karena siapa tahu kemampuannya akan diperlukan oleh nonanya itu....


...Tapi tidak lama kemudianada seorang anak laki laki seumuran dengan Celestian sedang duduk di bangku dan sedang melihat Celestian yang berlatih pedang. Lalu terdengar suara teriakan, "pangeran!!pangeran" teriak Duchess sambil mencari tamu terhormat itu....


...Celestian yang mendengar suara ibunya, memberhentikan kegiatannya dan melihat ibunya sedang kebingungan mencari seseorang. Kemudian Duchess melihat pangeran sedang duduk di bangku dan melihat latihan pedang dan disana juga ada Celestian yang sedang berlatih. Melihat hal itu Duchess sangat panik karena pangeran melihat putrinya yang sedang latihan pedang, Duchess takut putrinya itu bersikap kurang ajar pada pangeran. Duchess yang melihat dari kejauhan segera menghampiri pangeran....


 


1 jam yang lalu......


...Saat itu Duchess sedang menunggu pangeran kerajaan dan ratu yang akan berkunjung kerumahnya, entah ada masalah apa....


...Setelah pangeran dan ratu sampai, Duchess segera menyambut mereka. Kebetulan saat itu Celestian hampir selesai tes....


...Dengan hormat Duchess membawa masuk pangeran dan ratu ke dalam rumah....


..."silakan pangeran, ratu." ucap Sarla mempersilakan duduk pangeran dan ratu....


..."maaf ya Sarla, aku jadi merepotkanmu"...


..."tidak apa apa ratu"...


..."sudahlah bicara santai saja lagi pula kita sahabat, aku tidak suka kamu berbicara formal padaku kecuali saat acara kerajaan" pinta ratu....


..."baiklah, kalau itu mau mu"...


...Karena keasyikan mengobrol mereka tidak sadar jika pangeran tidak ada bersama mereka....


..."dimana pangeran??" tannya Sarla dengan panik....


..."tadi dia disini" jawab ratu....


...karena mendapati bahwa pangeran tidak ada mereka dan pelayan mencari pangeran dan menemukan pangeran di tempat latihan....


 


Kembali ke tempat latihan......


...Celestian yang melihat ibunya yang berbicara dengan seorang anak laki laki, segera mengahampiri ibunya itu....


..."ibu, siapa dia" tanya Celestian dengan penasaran...


..."bicara yang sopan, dia adalah pangeran kerajaan" jawab Duchess....


..."perkenalkan nona, saya Rey Le Goldy Inkary. Saya adalah pangeran kerajaan yang sebentar lagi akan diangkat menjadi putra mahkota" ucap Rey memperkenalkan diri....


..."apa!! maaf saya bersikap tidak sopan pada anda. Nama saya Celestian Faben." ucap Celestian meminta maaf pada Rey....


..."tidak apa apa, tapi saya lebih senang jika nona mau bersikap santai pada saya seperti tadi" pinta Rey....


..."baiklah Re..Rey" jawab Celestian ...


..."kalau begitu bolehkan aku memanggilmu Celes" ucap Rey....


..."ya boleh"...


...Lama kelamaan mereka berdua menjadi akrab dan Celestian melupakan pedangnya karena dia asyik berbicara dengan Rey....


..."Celes, aku lihat tadi kamu bermain pedang, aku tantang kamu duel bagaimana??" ucap Rey menantang Celestian....


..."aku tidak akan meremehkanmu"...


...Mereka pun memulai duel mereka dengn sir Tirsan sebagai wasit sedangkan Enna menyiapkan makanan dan minuman untuk dua orang yang berduel itu....


..."wahh kamu hebat sekali Rey tapi aku tidak akan kalah" ucap Celestian sambil mengayunkan pedangnya dan menghindari serang Rey....


..."kamu juga lumayan Celes, tapi kamu harus berusaha lagi untuk mengalahkanku" ucap Rey dengan senyum jahil....


...Sedangkan Ratu, Duchess, dan Duke hanya memperhatikan duel Rey dan Celestian di bangku....


..."lihatlah, aku sudah lama tidak melihat Rey tersenyum senang begitu, terkadang dia tersenyum tapi tidak sesenang itu, aku merasa mereka cocok" ucap Ratu seraya menggoda sahabatnya itu...


..."aku tidak akan menyerahkan Celestian pada siapa pun, dia itu putriku, entah pageran atau siapapun tidak akan kubiarkan memiliki putriku dengan mudah" ucap Sarla dengan sedikit menggunakan suara merajuk....


..."ayolah jangan begitu, kamu tidak boleh menguasai Celestian sendirian" ucap Ratu masih menggoda Sarla....


..."aku juga tidak akan membiarkan putriku satu satunya dengan mudah diambil" kata Duke ikut berbicara dua sahabat itu....


...Tidak lama kemudian duel dimenangkan oleh Rey....


..."aku menang!!" ucap Rey dengan puas....


..."lihat saja duel berikutnya aku yang akan menang" ucap Celestian dengan sedikit cemberut....


...Karena sudah selesai, mereka menghampiri Ratu, Duchess, dan Duke yang duduk melihat....


..."ibu aku sudah lapar ayo makan" ucap Celestian dengan wajah seperti anak kucing....


..."baiklah ayo kita makan bersama" jawab Duchess sambil mengelus kepala Celestian dengan lembut....


...Sesampainya di ruang makan, Celestan segera duduk. Dia melihat banyak sekali makanan terutama banyak kue yang sangat dia sukai. Dengan lahap Celestian makan dan setelah makan dia langsung menyerbu kue yang ada di meja. Melihat tingkah Celestian, Ratu dan Rey tercengang melihat Celestian seperti kucing yang kelaparan....


..."wahh rupanya tuan putri Duke ini sangat liar ya" goda Ratu pada Celestian....


..."sudah berapa hari kamu tidak makan Celes" lanjut Rey....


..."Diamlah!! jangan ganggu aku atau aku akan menggigitmu" ucap Celestian dengan kue yang penuh dimulutnya....


..."Celestian sopanlah saat makan dan jangan makan kue dan camilan banyak banyak" ucap Duchess sambil mengambil setiap kue yang ada di depan Celestian....


..."ibu aku masih mau makan kuenya, jangan diambil." ucap Celestia sambil memberikan wajah yang memelas....


..."tidak akan" ucap Duchess....


..."ayolah Sarla kamu jangan memarahi Celestian" ucap Ratu....


..."iya bu aku mohon.." ucap Celestian sambil cemberut....


..."jangan pedulikan ibumu Celestian, makan saja kue ku ini" ucap Ratu seraya memberikan sepiring kue pada Celestian....


..."terima kasih Ratu" ucap Celestian, lalu dengan segera Celestian melahap semuanya....


..."jangan panggil aku Ratu, panggil saja tante terus kalau sudah dekat panggil ibu Reta oke" ucap Ratu merayu Celestian....


..."baiklah karena tante sudah memberiku kue"...


...Melihat ucapan Celestian semua yang ada di meja dan para pelayan yang berdiri tertawa....


..."kenapa tertawa??" tanya Celestian....


..."karena tingkahmu seperti kucing liar kelaparan" jawab Rey dengan santainya dan masih tertawa....


..."kalau aku kucing liar pasti sudah kugigit kamu tadi saat membuatku marah" ucap Celestian....


...Mereka pun malah tidak berhenti tertawa sampai mereka hampir melupakan makanan mereka....


...Sesudah selesai makan bersama, karena hari sudah semakin gelap, Rey dan Ratu memutuskan untuk pulang....


..."Celestian, besok datanglah ke istana,oke?" ucap Ratu...


..."baiklah kalau aku bisa" jawab Celestian....


..."harus bisa!" ucap Rey dengan wajah yang terlihat merajuk....


..."oke, oke aku akan ke istana" jawab Celestian....


...Lalu Rey dan Ratu pun masuk kedalam kereta kuda dan pulang....