Lady Celestian

Lady Celestian
episode 11 adik Rey



...Selesai menginap, paginya Rey kembali ke istana....


......Sesampainya di istana, Rey lamgsung menemui Raja di ruang kerjanya.......


..."permisi, ayah" ucap Rey sambil mengetuk pintu....


..."masuklah Rey" ucap Raja diantara setumpuk berkas....


..."ayah aku ingin sesuatu" ucap Rey dengan menatap ayahnya....


..."apa Rey?" tanya Raja....


..."ayah, ada penjual budak, penjual budak itu menjual Enna maka dari itu tolong tangkap penjual budak itu" ucap Rey berbicara pada Raja....


..."ceritakanlah" ucap Raja meminta Rey menceritakan semuanya....


...Rey mulai bercerita dari Enna yang pergi kehutan untuk mencari obat obatan lalu ditangkap, dan dijual ke para preman sampai dia yang tidak bisa bertemu keluarganya....


..."baiklah, akan ayah tangkap karena perbudakkan itu dilarang" ucap Raja....


..."tapi bagaimana, penjual budak itu kan menjual diam diam?" tanya Rey berpikir....


..."akan ayah pikirkan, sekarang istirahatlah dahulu ya" ucap Raja menenangkan anaknya itu....


..."baiklah" ucap Rey pergi dari ruang kerja dan menuju ke kamar....


 


Beberapa hari kemudian


..."permisi nona, ada surat dari pangeran untuk nona" ucap salah satu pelayan....


..."terima kasih ya" ucap Celestian....


...Celestian pun segera membuka surat itu dan membacanya, setelah dia membaca surat itu terukir senyum diwajahnya....


..."Enna ayo pergi ke istana!" ajak Celestian pada Enna....


..."kenapa??" tanya Enna....


..."sudahlah, ikut saja" ucap Celestian menyuruh Enna ikut....


..."baiklah" Enna pun setuju untuk ikut ke istana....


...Setibanya di istana, Celestian dan Enna pegi ke taman. Disana terllihat Rey dan Ratu sedang duduk dan minum teh....


..."tante Reta apa kabar" ucap Celestian menyapa dengan tata krama yang sudah diajarkan dan Enna pun mengikuti....


..."kabarku baik. Jangan bersikap seperti itu, bersikap saja seperti biasanya" ucap Reta pada Celestian karena dia ingin melihat sikap Celestian yang seperti biasanya....


..."Baiklah tante" ucap Celestian....


..."Celes, Enna pedagang budaknya sudah tertangkap" ucap Rey memberitahu....


..."kamu sudah bilang tadi di surat" ucap Celestian....


..."terima kasih pangeran sudah membantuku" ucap Enna menundukkan kepalanya....


..."Enna kamu bersikaplah biasa seperti kemarin" ucap Ratu....


..."maaf saya tidak bisa karena ada para pelayan dan ksatria" ucap Enna...


..."padahal aku juga suka Enna yang seperti kemarin, sayang sekali aku punya putri tapi tidak bisa diajak bermain" ucap Ratu bercerita....


...Lalu datanglah putri karena melihat ibunya sedang berbicara dengan seseorang....


..."ibu, apa yang ibu lakukan disini" ucap putri....


..."perkenalkan ini Celestian dan ini Enna merwka teman teman kakakmu" ucap Retu memperkenalkan Celestian dan Enna....


..."perkenalkan aku Delli le goldy Inkary adik dari Rey" ucap Delli memperkenalkan diri....


..."tidak usah sesopan itu, biasa saja" ucap Celestian....


..."tapi kita harus menjaga tata krama saat bertemu bangsawan lain" ucap Delli....


...Melihat Celestian tersedak, Rey dan Ratu tahu itu karena Celestian sendiri tidak menjaga tata kramanya....


..."tapi kalau terlalu begitu kamu akan susah dapat teman lho" ucap Rey pada adiknya....


...Rey tahu kalau adiknya itu tidak tahu cara bermain dan bersikap seorang teman dengan temannya, dia terlalu terikat dengan tata krama....


..."Delli ayo kita main pedang, kali ini aku akan menang dari Rey, aku sudah punya gerakan baru" ajak Celestian....


..."oke aku terima tantanganmu" jawab Rey dengan semangat karena dia tertantang....


..."anda bisa bermain pedang??" tanya Delli....


..."sudah kubilang jangan menggunakan bahasa formal padaku saat kita main" ucap Celestian mengingatkan....


..."baiklah" ucap Delli dengan ragu ragu....


...Mereka pun pergi ke tempat latihan untuk berduel lagi. Setibanya disana, Delli melihat Enna sedang membawa 3 kotak berisi banyak kue....


..."Enna, kenapa kamu bawa banyak kue??" tanya Delli dengan penasaran....


..."semua kue ini untuk kalian" ucap Enna menjawab Delli....


..."tapi ini kebanyakan" ucap Delli karena merasa terlalu banyak....


..."ini tidak banyak kok tenang saja" ucap Enna dengan lembut....


...Sementara Rey dan Celestian memulai berduel....


..."kali ini aku akan menang Rey" ucap Celestian dengan semangat....


..."ini akan menjadi kemenangan ku yang kedua" ucap Rey pada Celestian....


...Akhirnya Celestian menang melawan Rey....


..."aku menang" ucap Celestian membanggakan diri....


..."iya iya kamu menang" ucap Rey....


...Setelah berduel, Celestian melihat kotak penuh kue. Dia segera menghampiri Enna dan Delli....


...Dengan segera Celestian melahap kue kue itu, sedangkan Delli yang melihat Celestian sudah menghabiskan 1 kotak penuh membuat Delli tercengang....


...Sementara Rey sudah terbiasa melihat Celestian yang seperti itu setiap melihat kue....


..."Celestian makannya pelan pelan" ucap Delli....


..."biarkan saja, dia itu kucing liar yang kelaparan" ucap Rey pada Delli....


...Mendengar perkataan Rey, Delli merasa kakaknya sangat santai tidak seperti biasanya....


..."Celes pasti akan begini, nanti kalau ketahuan Duchess dia akan dilarang makan kue selama seminggu, kali ini diam diam lagi" lanjut Rey melanjutkan perkataanya....


...Sedangkan dua setengah kotak kue sudah habis oleh Celestian....


...Setelah puas bermain main mereka pun pergi ketaman....


..."tadi Celes pandai sekali berpedang" ucap Delli....


..."kalau mau akan kamu kuajari" ucap Celestian....


..."bolehkah?" tanya Delli....


..."iya"...


..."tapi kalau Hira tahu aku akan dimarahi" ucap Delli....


..."berlatih diam diam saja" ucap Celestian menawarkan....


..."baiklah, terima kasih" ucap Delli dengan senang, dia mulai terbiasa dan senang atas kehadiran Celes....


Catatan:


Hira\= Dayang pribadi Delli yang berumur 20 tahun