Lady Celestian

Lady Celestian
Episode 52 Raja iblis Feya 2



selamat membaca📖📖😇


.


.


.


Raflo membawa Feya kelaboratorium untuk dijadikan eksperimen. Sebenarnya Feya memiliki kekuatan sihir yang besar dan itu termasuk sihir hitam. Sihir hitamnya berasal dari sang ibu sedangkan kapasitasnya yang besar dari si ayah br*ng**k.


Mulai sejak saat itu, Feya selalu dijadikan bahan eksperimen untuk kepuasan sang ayah yang ingin abadi.


Setiap saat, Feya seperti mayat hidup. Pandangannya kosong dan tubuhnya yang lemah sejak kecil ditambah ia dijadikan eksperimen. Sejak kepergian ibu yang selalu melindunginya, seperti itulah Feya, kosong seperti tanpa jiwa.


Sampai saat itu tiba.


"Ayo cepat!!!dasar rendahan" ucap anak buah Raflo dengan kasar menyeret Feya seolah olah Feya binatang.


Feya dibawa ke laboratorium untuk eksperimen terakhir.


Saat hendak mengeluarkan seluruh sihir hitam dari tubuh Feya dan memindahkannya ke tubuh si ayah, sihir menolak untuk dipindahkan. Padahal daru hasil uji coba seharusnya bisa berhasil.


Lalu mereka memutuskan untuk memakai metode berbahaya yaitu dengan membunuh Feya lalu memgambil energi sihir yang tersisa untuk dipindahkan.


Saat akan menusuk Feya, tiba tiba pedang yang digunakan terbakar api hitam lalu orang yang tadi akan menusuk langsung menjadi tengkorak.


Padahal Feya tidak melakukan apa apa.


Mereka mencoba lagi, tapi bahkan orang yang akan menusuk itu terbakar hidup hidup oleh api hitam lalu tersengar tiang laboratorium tersambar petir.


Diri Feya masih kosong, ia tidak ingin melakukan apa apa, tubuhnya lemas dan seperti tidak ada energi.


Tapi seketika ia melihat wajah ibunya.


Ibunya tersenyum dan berkata,


"Feya, apapun yang terjadi ibu akan melindungimu dan jangan takut pada hal apapun, hiduplah dengan bahagia. Suatu saat kamu pasti bisa hidup bersama dengan orang yang kamu sayangi. Jika sudah bertemu dengan orang itu, lindungilah dia karena dia berharga untukmu" ucap ibu Feya pada Feya.


Semua orang yang ada dalam laboratorium ketakukan karena muncul energi sihir berwarna hitam dari tubuh Feya.


"Inilah akibatnya, kalian telah menyentuh putriku dengan sembarangan" ucap roh ibu Feya dengan murka.


"Ada yang kalian lupakan, aku bisa mengutuk kalian karena aku penyihir hitam, seorang ibu yang melindungi putrinya" ucap ibu Feya. Lalu mereka semua mati karena kutukan dari ibu Feya.


"Feya, terimalah ini. Mungkin akan membuatmu sedikit menderita tapi karena orang orang ini telah menjadikanmu bahan uji coba, kamu menjadi abadi. Kekuatanmu sangat besar nak, jangan salah gunakan. Meskipun kamu penyihir hitam, tidak semua penyihir hitam itu jahat" ucap ibu Feya memberikan beberapa kekuatan sihirnya yang tersisa.


Setelah semua berakhir, Feya hidup dengan tenang seperti sebelumnya sampai ia dinyatakan sebagai kandidat raja iblis paling istimewa. Dan setelah beberapa kejadian lahirlah Raja iblis bernama Feya Landerk.


Seorang ibu pasti akan selalu melindungi anaknya dari bahaya, karena kasih sayang ibu itu murni dan selalu ada bersama anaknya.


Flashback off.


Mendengar apa yang diceritakan oleh Feya, membuat Celestian ikut sedih.


"Kamu kenapa?" Tanya Feya yang melihat raut wajah Celestian.


"Tidak kusangka kamu begitu menderita" ucap Celestian sambil menghapus air matanya.


"Bukankah kamu juga menderita karena aku" ucap Feya masih dengan wajahnya yang terlihat sedih.


"Menderita sihh tapi tidak apalah" jawab Celestian.


"Jawaban macam apa itu" ucap Feya lalu mereka tertawa bersama.


"Nahh kamu lebih cantik saat tersenyum lagipula ibumu ingin kamu bahagia kan"


"Aku tidak hanya sedih karena itu, tapi aku tidak bisa mati"


"Aku tidak bisa seperti orang lain yang dari bayi tumbuh ke anak anak lalu ke remaja ke orang tua ke kakek nenek. Sampai sekarang aku terlihat remaja" ucap Feya menceritakan penyebab kesedihannya yang lain.


"Tenang saja, mulai sekarang kita teman" ucap Celestian dengan ceria.


Setelah lama bermain, tiba tiba muncul cahaya putih yang mendekati mereka.


"Ini apa?" Tanya Celestian karena cahaya itu sejak tadi mengikutinya.


"Sepertinya sekarang waktunya kamu pergi, keluarga dan temanmu pasti menunggumu" ucap Feya dengan sedikit sedih.


"Kamu?"


"Aku akan tetap disini sampai waktunya tiba, sebenarnya kamu teman pertamaku dan oleh karena itu aku tidak ingin mengambil tubuhmu meskipun aku harus merasakan sakit" ucap Feya.


"Tapi-"


"Sudahlah aku akan baik baik saja, apa kamu lupa aku ini Raja iblis terkuat" ucap Feya berusaha menenangkan temannya itu.


Saat Celestian akan pergi bersama cahaya itu, Feya berkata,


"Kita masih bisa berkomunikasi" ucap Feya pada Celestian. Lalu Celestiam menghilang.


Disisi lain saat ini mereka tengah menunggu.


"Uhh..." Celestian tersadar dari kondisinya.


Melihat apa yang dilakukan berhasil, mereka semua memasang wajah bahagia sekaligus lega.


Sarla dan Enna langsung memeluk Celestian sengan erat seolah mereka takut kehilangan Celestian lagi.


"Anu...ini semua ada apa" ucap Celestian yang tengah dipeluk.


"Sayang, akhirnya kamu sadar" ucap Sarla dengan tangis bahagia.


"Ibu aku tidak apa apa" ucap Celestian.


"Memang aku tidak sadarkan diri berapa hari?" Tanya Celestian.


"Kamu tidak sadarkan diri selama 1 setengah bulan" jawab Enna yang setia disamping Celestian.


"Apa selama itu, perasaan baru beberapa jam" ucap Celestian.


"Delli, bagaimana keadaannya?" Tanya Celestian pada semua.


"Dia mengurung dirinya sendiri dikamar, dia merasa kamu seperti ini karena dia" jawab Rey yang wajahnya terlihat lelah.


"Aku akan menemui Delli" ucap Celestian yang sudah bersiap turun dari tempat tidur. Tapi saat ia berdiri, rasanya akan jatuh, ia merasa kepalanya pusing dan pandangannya buram.


Melihat Celestian yang akan jatuh, seorang laki laki menangkap Celestian.


"Lebih baik anda tidur dulu nona, tubuh anda masih belum kuat untuk berdiri bahkan berjalan" ucap laki laki itu lalu menuntun Celestian kembali ke tempat tidurnya.


"Ohh ya saya belum memperkenalkan diri, saya Kevin Worgine, saya seorang murid" ucap Kevin memperkenalkan dirinya.


"Iya sayang ini muridnya kakek, kakek menyuruhnya kesini untuk mengecek keadaanmu" ucap Sarla. Celestian pun mengangguk mengerti.


"Ohh ya aku ingin menemui Delli" ucap Celestian keras kepala.


"Anda harus menunggu sekitar 2 hari hingga tubuh anda bisa kuat" ucap Kevin memberikan anjuran.


"Tapi-" ucapan Celestian terpotong oleh Rey.


"Dengarkan apa kata kevin, Delli pasti bisa mengerti" ucap Rey.


Celestian pun mau tidak mau harus menunggu.


Hari sudah tengah malam, semua orang istirahat dikamar masing masing. Sebenarnya mereka ingin menjaga Celestian tapi karena Celestian melihat mereka lelah. Dan menyuruh mereka pergi istirahat.


Enna lah yang saat ini menjaga Celestian dan tertidur di sofa.


Saat hendak memejamkan matanya, terdengar suara cukup keras. Sepertinya berasal dari suatu ruangan. Celestian ingin memeriksanya tapi tubuhnya sangatlah lemas.