
Keesokan harinya adalah pengumpulan lembar ekskul dan nantinya akan diberitahu untuk waktu ekskul oleh masing masing pembimbing ekskul.
Hari ini kelas 1-A mempelajari sejarah kerajaan.
"selamat pagi semua" sapa pak Fitho pada semua murid yang ada di kelas.
"pagi pak" ucap para murid bersamaan membalas sapaan pak Fitho.
"hari ini saya akan menjelaskan tentang sejarah kerajaan dan minggu depan akan ada tes jadi simak baik baik ya" ucap pak Fitho dengan ramah.
Pak Fitho mulai menjelaskan dari kerajaan mulai dibangun. Kerajaan ini dibangun dan disatukan oleh pangeran ke 5 yang menjadi kaisar ke 3. Pangeran ke 5 adalah ayah dari Raja yang saat ini memimpin. Sebelumnya Kerajaan Rafold adalah sebuah kerajaan dimana selalu ada perang antar daerah kerajaan, para bangsawan pun banyak yang memeberontak karena keputusan raja yang memutuskan pajak untuk para bangsawan sedangkan para rakyat hanya membayar pajak seperlunya saja dan keputusan untuk pengangkatan putra mahkota. Karena merasa tidak adil para bangsawan memberontak dan menyebabkan keluarga Kerajaan terdesak. Korban dari pemberontakan diam diam para bangsawan adalah pangeran ke 2 mati teracuni karena pihak yang mendukung pangeran ke 4 ingin menyingkirkan pangeran ke 2 yang membahayakan posisi mereka. Dan pangeran pertama mati di medan perang, pangeran pertama terkenal dengan taktiknya dan politik sehingga pendukung pangeran ke 4 ingin menyingkirikan pangeran pertama. Pangeran ke 4 mati karena kutukan yang diberikan oleh pemgihir yang mendukung pangeran pertama. Dan hanya tersisa pangeran ke 3 dan ke 5. Sebenarnya para pangeran tidak peduli dengan posisi mereka hanya saja para bangsawan merasa itu akan membahayakan posisi mereka.
Akhirnya Pangeran 3 dan 5 memutuskan untuk membagi tugas agar tidak ada korban lagi. Semua tidak sadar dengan kemampuan pangeran ke 5 karena pangeran ke 5 sengaja menyembunyikan kemampuannya yang sebenarnya, beliau tidak mau ada perselisihan yang mengganggu hidup beliau dan ibunya. Pangeran ke 3 membantu pangeran ke 5 dibalik layar karena hanya Pangeran ke 3 yang tahu kemampuan pangeran ke 5 karena mereka adalah saudara kandung dari ibu Suri Feranti saat ini. Karena kecerdasan yang ditunjukkan oleh Pangeran ke 5, membuat para bangsawan kagum dan akhirnya mendapat dukungan. sedangkan Pangeran ke 3 memilih untuk menjadi ketua guild informasi dibawah Kerajaan dan lindungan Raja serta kerajaan.
"Cukup sekian penjelasan ini. bagi murid yang mengikuti ekskul sejarah harap hadir dipertemuan jam 3 sore di perpustakaan 3, terima kasih" ucap pak Fitho memberitahu dan segera meninggalkan kelas 1-A.
Setelah pelajaran sejarah akan ada pelajaran bertahan hidup yang diajarkan oleh bu Yonasia.
Mereka diajarkan cara bertahan hidup di hutan saat terpisah dari rombongan ataupun saat tersesat. Pertama mereka belajar cara membedakan tumbuhan dan buah beracun dan dengan didampingi oleh bu Wera.
"karena waktu pembelajaran sudah habis saya akhiri sampai disini. Untuk murid yang memgikuti ekskul memasak harap berkumpul di ruangan no 21 di gedung A jam 4 sore ya" Bu Yonasia memberi tahu pada murid dan segera meninggalkan kelas.
Pelajaran sudah habis dan saatnya Celestian pulang ke kamarnya.
Sesampainya di kamar Celestian melihat Enna sedang membereskan sesuatu di tempat tidur.
"kamu sedang membereskan apa Enna?" tanya Celestian dengan penasaran karena banyak kertas berserakan di tempat tidur Enna.
"aku sedang membereskan berkas berkas kelas yang baru selesai ku kerjakan" jawab Enna pada Celestian dengan pandangan yang masih tertuju pada berkas berkas di tempat tidur.
"kenapa kamu mengerjakan berkas kelas?" tanya Celestian
"aku menjadi sekretaris karena terjebak oleh Delli" jawab Enna dengan helaan napas.
"Delli?" ucap Celestian memastikan apa yang dilakukan Delli.
"iya, tadi ada pemilihan karena harus ada yang mengurus berkas dan tugas kelas B. Saat itu aku sedang mencatat materi di buku jadi aku tidak begitu mendengarkan apa yanh dikatakan guru terus tiba tiba Delli menulis namaku di papan, tadinya aku tidak mengerti tapi aku sudah mengerti apa yang Delli lakukan" Enna pun menjelaskan semuanya.
"tapi aku setuju dengan Delli karena tulisanmu bagus dan kamu juga bertanggung jawab" ucap Celestian.
"memangnya dikelasmu tidak ada pemilihan?" tanya Enna yang sudah memasukkan berkas kedalam amplop dan duduk disofa bersama Celestian.
"sudah kemarin" jawab Celestian sambil meminum teh.
"terus?" tanya Enna karena merasa ada sesuatu.
"iya, aku jadi ketua kelas" jawab Celestian dengan polos.
Enna berpikir apa yang akan terjadi dengan kelas A jika Celestian yang menjadi ketua kelas. Kalau Celestian yang jadi ketua kelas apa jadinya dengan kelas A karena Celestian sering memiliki ide yang berbahaya dan sering berulah, batin Enna. Dia tahu bahwa majikan sekaligus majikannya punya sikap yang bebas karena sudah bersama dengan Celestian dari kecil.
Mereka berbincang bincang sangat lama tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam setengah 3. Celestian yang melihat jam di meja, matanya membulat karena jam 4 dia ada pertemuan dengan ekskul memasak. Dengan terburu buru Celestian bersiap. Melihat Celestian yang terburu buru muncul kembali pikiran Enna. Lihatlah dia bahkan terburu buru, dia tidak memikirkan penampilannya yang berantakan karena terburu buru.
Enna yang melihat hanya bisa menghela nafas dan menghampiri Celestian.
"Duduklah dulu biar aku bantu rapikan rambut mu itu" ucap Enna dengan lembut. Celestian mematuhi perkataan Enna dan duduk di kursi.
"nah sudah selesai" ucap Enna.
"terima kasih Enna, aku sudah hampir terlambat" ucap Celestian sambil berlari keluar ruangan.
Karena terburu buru Celestian tidak sengaja menabrak seseorang dan terjatuh.
"maaf aku tidak sengaja, aku sedang terburu buru sekali lagi aku minta maaf" ucap Celestian meminta maaf dan segera bangun.
Sedangkan seseorang yang ditbrak oleh Celestian hanya diam mematung dan heran dengan putri bangsawan itu. Karena bisa dilihat dari cara berpakaiannya.
Karena hampir terlambat, Celestian meninggalkan orang yang dia ybrak dan tetap berlari.
Akhirnya Celestian sampai dengan nafas terengah engah karena lelah berlari. Bu Yonasia yang melihat, menghampiri Celestian.
"kenapa nafasmu terengah engah?" tanya bu Yonasia pada Celestian.
"tadi saya habis berlari karena hampir terlambat" ucap Celestian yang masih dengan nafas terengah engah.
Bu Yonasia yang mendengar alasan Celestian tertawa kecil. Dia tidak menyangka ada putri bangsawan yang memiliki sikap seperti dirinya. Bu Yonasia adalah anak dari Marquess Polan tapi dia kabur karena dia dijodohkan dengan putra dari Marquess Horyta. Dia merasa kebebasannya akan hilang jadi dia kabur dari rumah dan menjadi pengajar di akademi.
"karena semua sudah datang akn saya mulai pertemuannya" ucap bu Yonasia.
"kita akan memulai ekskul hari Kamis besom jam 3 sore di ruangan ini, jadi diharap tepat waktu dan untuk ketua ekskul akan saya serahkan pada Celestian ya" ucap bu Yonasia.
"kenapa saya bu" tanya Celestian dengan penasaran.
"karena kamu paling terlambat jadi anggap ini tugas dan hukuman ya" ucap bu Yonasia dengan senyum kecil sementara hatinya tertawa karena dia senang mengerjai muridnya itu.
"saya harap cukup sekian, kalian boleh kembali" ucap bu Yonasia.
Pertemuan sudah selesai dan Celestian kembali kekamarnya dengan cemberut.
aku sudah menjadi ketua kelas dan sekarang jadi ketua ekskul memasak. aku masih bisa terima jadi ketua kelas karena pastinya akan jarang ada tugas sebagai ketua kelas dan sekarang aku jadi ketua memasak, aku saja tidak bisa memberi masukan tentang masakan, huft. ucap Celestian dalam hati dalam perjalanan kembali kekamarnya.
Setibanya dikamar, Celestian langsung merebahkan dirinya diranjang dan tidur karena lelah berlari.
Maaf ya semuanya karena up nya cuma 1 eps per hari. Itu karena aku disibukkan dengan acara dan kegiatan. Tapi akan kuusahakan untuk tetap up