
...Pada hari itu Celestian bingung karena diberi lembaran tentang ekskul yang harus diisi. Setelah bel pulang berbunyi, Celestian bergegas menemui teman-temannya. Dia ingin mendapat saran dari teman-temannya....
...Sesampainya di kamar Celestian menunggu Enna, Delli, dan Rey karena mereka ada pelajaran tambahan mengenai proses sihir pertumbuhan....
...Tidak lama kemudian terdengar suara seseorang membuka kamar yang ternyata adalah ketiga temannya itu....
..."Celes, ada apa memnaggil kami kesini?" tanya Rey dengan penasaran....
..."aku ingin saran dari kalian" ucap Celestian dengan bingung mau mengambil ekskul apa....
..."aku sebaiknya masuk ekskul apa??" tanya Celestian pada ketiga temannya itu....
..."memangnya ada apa saja?" ucap Delli dengan lembut bertanya pada Celestian....
...Celestian pun segera menunjukkan lembar kertas pada teman temannya....
Diberitahukan pada para murid kelas A **untuk memilih kegiatan ekskul yang akan dilakukan. Harap dilingkari untuk pilihan yang dipilih, maksimal 2 ekskul untuk dipilih.
Daftar Ekskul :
berpedang
cerita sejarah
sihir pertumbuhan
kepahlawanan
memasak
sihir elemen
perbukuan
pembuatan obat obatan
bahan obat
sihir serangan
penelitian
petualang**
..."aku sangat bingung ingin memilih apa" ucap Celestian dengan kebingungan....
..."pilih sesuai yang kamu sukai dan yang ingin kamu lakukan saja" ucap Enna memberi saran pada Celestian yang masih bingung. Celestian merasa semua jenis Ekskul terlihat menyenangkan tapi hanya boleh memilih 2 saja....
………………………
5 jam yang lalu
………………………
..."selamat pagi anak anak" sapa bu Patrias pada para muridnya itu....
..."pagi juga bu" ucap para murid membalas sapaan wali kelas mereka....
..."hari ini ada hal yang harus saya sampaikan pertama masalah ketua kelas dan kedua adalah ekskul untuk kelas A, ini merupakan keputusan saya yang mengizinkan adanya ekskul karena kalian punya bakat yang harus dikembangkan" bu Patrias memberitahu dan menjelaskan semua hal yang ingin disampaikan....
...Mereka melakukan pemilihan ketua kelas dengan suara terbanyak, setiap murid maju kedepan dan memberi bintang sebagai poin. Dan yang di ajukan dan mengajukan antara lain:...
...Grej\= ☆☆...
...Rio\=☆☆☆☆...
...Yury\=☆☆☆...
...Celestian\=☆☆☆☆☆☆...
...Jadi, Celestian sebagai ketua, Rio sebagai wakil ketua, Yury sebagai bendahara, dan Grej sebagai sekretaris. Celestian diajukan sebagai ketua kelas karena bakatnya dan ilmu pengetahuannya selain itu teman temannya nyaman dengan sikap Celestian yang periang meskipun sedikit tomboy menurut teman temannya....
..."sekarang petugas kelas sudah selesai, jika ada guru atau ada sesuatu yang berhubungan dengan kelas akan diatur oleh perugas kelas. Dan saya akan membagikan lembaran yang harus diisi" ucap bu Patrias menjelaskan sambil membagikan lembaran....
kembali ke waktu Celestian dan teman teman dikamar
.......................................................
..."bagaimana, sudah kamu putuskan?" tanya Delli pada Celestian yang sudah menemukan jawabannya....
..."sudah, terima kasih" ucap Celestian dengan menunjukkan senyumannya....
..."kamu pilih apa?" tanya Enna dengan penasaran apa yang dipilih oleh Celestian....
..."aku memilih berpedang dan memasak" jawab Celestian....
..."kenapa memilih berpedang dan memasak" tanya Delli....
..."aku ingin meningkatkan kemampua berpedangku dan jika aku visa memasak aku bisa membuat kue atau makanan yang aku sukai sediri dengan diam diam supaya tidak ketahuan ibu" jawab Celestia sambil tersenyum manis dan menunjukkan deretan giginya....
..."mengapa" tanya Delli sekali lagi...
..."kalau aku pesan lewat pelayan maka ibu akan tahu karena pasti ibu bertanya pada para pelayan apa yang aku makan" ucap Celestian menjelaskan pada Delli....
..."Celestian sekali ya, tapi aku suka dengan dirimu yang seperti ini" ucapan itu tidak sengaja diucapkan Rey saat bersama dengan Delli, Enna, dan Celestian....
...Rey yang sadar dengan ucapannya sendiri langsung menutup mulutnya seolah olah tidak mengatakan apa apa. Sedangkan Delli dan Enna, mata mereka langsung membulat dan diam mematung....
..."apa yang kamu bilang tadi Rey??" tanya Celestian, dia tidak mendengar ucapan Rey karena fokus dengan formulirnya....
..."tidak ada apa apa" ucap Rey dengan sedikit gugup karena jantungnya berdegup kencang saat ditanyai oleh Celestian....
..."ohh gitu ya" ucap Celestian memastikan dalam mata Rey kalau benar tidak ada apa apa karena Celestian sendiri merasa ada yang ditutupi oleh mereka tapi Celestian tidak menemukannya dan bodo amat....
...Sedangkan dalam hati Delli dan Enna mereka tertawa terbahak bahak atas apa yang dikatakan oleh Rey. Seorang Rey acuh tak acuh pada sekitarnya mengatakan hal yang mengejutkan....
...Karena hari sudah sangat malam mereka kembali kekamar masing masing....
..."Enna aku tidak sabar hari esok, aku tidak sabar untuk ikut berpedang setelah lama tidak berpedang karena disibukkan pergaulan atas" curhat Celestian pada Enna. Memang Celestian lebih terbuka pada Enna yang sudah sejak kecil bersamanya, dia sering mencurahkan isi hatinya entah sedih atau senang. Enna yang sering mendengarkan pun senang karena majikan sekaligus sahabatnya itu terbuka padanya. Jadi tidak ada rahasia diantara mereka berdua....
..."kalau begitu Celes harus segera tidur" ucap Enna pada Celestian. Setiap pekataan dan jawaban yang diberikan oleh Enna dengan suara lembutnya selalu membuat Celestian tenang seakan jika Enna tidak ada entah hidup menyenangkan seperti apa yang akan Celestian alami....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Diperjalanan setelah dari kamar Celestian, Rey mengantar adiknya sampai kekamar dengan aman karena Rey sendiri ingin adiknya aman....
..."kakak menyukai Celes ya" goda Delli pada kakaknya....
...Mendengar ucapan Delli Rey langsung salah tingkah, Ray menjawab dengan gugup "aku hanya suka pada Celes sebagai sahabat saja" jawab Rey dengan terputus-putus....
...Tahu kakaknya berbohong dengan perasaannya sendiri, Delli semakin semangat menggoda kakaknya itu....
..."aku tahu kakak suka dengan Celes sejak kecil, kan?" ucap Delli sekali lagi ingin kakaknya itu jujur....
..."tahu darimana kamu?" tanya Rey pada adiknya dengan gugup. Dia merasa adiknya tahu apa yang sedang dipikirkannya seolah bisa membaca pikirab seseorang....
..."Celes itu cantik dan pintar, jadi pasti banyak yang menginginkan dan menyukai Celes, kakak tidak mau keduluan dengan yang lain, kan?" Delli suka sekali menggoda kakaknya....
...Karena merasa sudah terpojok akhirnya Rey mengakui perasannya....
..."iya aku suka dengan Celes. Aku suka dengan sikap dan sifatnya, aku suka dengan senyumannya, aku suka dengan tingkahnya, dia berbeda dengan putri bangsawan lain" ucap Rey lirih....
..."kenapa Celes berbeda" tanya Delli memastikan, Rey sendiri lebih sering tersenyim dan bahagia sejak Celestian bersahabat dengan mereka tapi Delli sengaja menguji kakaknya, dia tidak mau sahabat yang paling dia sayangi akan disakiti oleh kakaknya sendiri....
..."dia berbeda karena biasanya putri bangsawan saat melihatku akan bersikap sopam seakan mereka diharuskan melakukan itu selain itu tidak sepenuh hati dari hati mereka sedangkan Celes, sikapnya tidak berubah meskipun tahu aku putra mahkota bahkan semakin hari dia semakin santai padaku. Setiap bersamanya aku merasa ada sesuatu dengan perasaan ku, dan jantungku selalu berdegup kencang saat bersama Celes" ucap Rey pada adiknya. Dia tahu bahwa adiknya itu sedang mengujinya....
..."aku akan restui kalian asalkan kakak jangan pernah melukai Celes dan aku akan membantu kakak kalau memang kakak bersungguh sungguh kalau tidak akan terjadi sesuatu dengan kakak" ucap Delli memberi semangat pada kakaknya sekaligus memberi ancaman....
...Setelah perbincangan yang lama, akhirnya mereka sampai didepan kamar Delli....
..."selamat malam kak" Delli memberi ucapan pada kakaknya dengan senyuman....
..."iya cepatlah tidur" ucap Rey pada sang adik....
...Setelah mengantar Delli, Rey pergi kekamarnya yang ada di asrama laki laki. Setibanya dikamar, dia merebahkan diri di ranjangnya. Rey tidak bisa tidur karena ucapan adiknya itu. Padahal sebelumnya Delli tidak akan punya keberanian bicara seperti itu pada siapapun termasuk orang tua mereka tapi semenjak bertemu dengan Celestian, Delli selalu tersenyum dan mulai terbuka pada orang lain terutama pada Celestian....
...Perasaan hangat yang dirasakannya dan Delli yang berasal dari Celestian entah mengapa membuat hatinya merasa tenang dan damai....