Lady Celestian

Lady Celestian
Episode 29 kemarahan Celestian dan Enna



"ehh itu kan Viro dan Vindy" ucap Celestian sambil menunjuk kearah Viro dan Vindy.


Enna pun segera melihat kearah yang ditunjuk Celestian.


"Celes ayo bantu aku" ucap Enna sambil berdiri lalu berjalan kearah Viro. Celestian menyusul Enna dibelakangnya, dia sudah tidak sabar lagi rasanya sangat geram dengan kedua orang itu.


Plak....


Plak...


Enna yang sudah menghampiri Viro langsung menampar Viro dua kali, di pipi kanan dan kiri. Viro yang kena tampar meringis kesakitan.


"E..Enna kenapa kamu bisa disini?" ucap Viro gugup karena dia keget.


"begini ya kamu selama ini" ucap Enna yang sudah kesal dari tadi.


"aku bisa jelaskan" Viro mencoba memegang tangan Enna tapi ditepis kasar oleh Enna.


"penjelasan apa lagi, aku sudah tahu niat busukmu yang hanya memanfaatkanku saja demi bisa mendapat informasi tentang kakakku" bentak Enna dengan amarah yang meledak ledak.


"kamu salah paham" ucap Viro terbata karena takut dengan bentakan Enna.


"kamu itu laki laki br*ngsek yang seperti anjing tuanmu itu, jangan lagi dekati aku mulai sekarang kita putus" ucap Enna meluapkan semua kekesalannya.


"dan kamu dasar wanita tidak tahu malu aku pikir kamu itu baik ternyata hanya luarnya saja yang cantik dan baik, ternyata dalamnya busuk bahkan lebih busuk dari bangkai" ucap Enna dengan memelotot dan menunjuk nunjuk ke arah Vindy.


Vindy yang mendapat kata kata kasar dari Enna marah sehingga mau mendorong Enna supaya terjatuh tapi berhasil dihindari oleh Enna, sehingga dia terjatuh ke tanah sendiri. Wahh seperti senjata makan tuan tuhh😂😂


"kamu mau menghancurkan keluargaku, jalankan menghancurkan menyentuh keluargaku sedikit pun kalian tidak akan mampu" ucap Enna dengan nada santai.


Setelah puas memberi pelajaran pada mereka, Enna berlalu pergi tapi tangan Vindy bersiap menampar Enna dari belakang. Sayangnya, gerakan itu ditahan oleh Celestian yang disamping Enna.


"kau berani sekali ya mau menampar adikku, sekali lagi kau melakukan itu maka akan ku potong kedua tanganmu itu" bisik Celestian ditelinga Vindy membuat Vindy ketakutan dengan wajah Celestian yang terlihat dingin dan kejam.


"kalau kau memotong tanganku maka akan kubawa kau ke pengadilan" ucap Vindy dengan senyum licik.


"kau tidak akan berani karena kau yang akan dihukum nanti karena kau sudah melakukan percobaan pembunuhan pada Delli, apa kau tahu Delli itu putri aku punya buktinya" bisik Celestian membuat Vindy semakin takut dan tersungkur ke tanah karena tangannya dihempaskan oleh Celestian.


Viro dari tadi hanya diam, dia tidak berani sama sekali apalagi Celestian adalah master pedang.


"kamu lihat wajah ketakutannya tadi" ucap Celestian sambil tertawa sampai sampai terdengar oleh orang tuanya yang duduk disofa.


"aku puas sekali membuat mereka keatakutan" ucap Celestian yang helaan nafas, Enna sendiri pun sudah tidak bisa menahan tawa akhirnya tertawa.


"kalian tertawa senang sekali, ada apa?" tanya Sarla yang penasaran dengan kedua putrinya.


"tadi kami membuat Viro dan Vindy ketakutan sampai sampai Vindy jatuh ke tanah karena takut" ucap Enna menjelaskan saat mereka sudah duduk di sofa.


"iya bu, tadi Enna itu sangat marah sampai aku juga ketakutan tapi juga mencoba menahan tawaku, Enna benar benar berubah jadi kejam tadi" ucap Celestian yang meminum teh.


"tadi itu sungguh pertunjukkan yang sangat bagus, Enna sampai menampar Viro dua kali dipipi kanan dan kiri" Celestian menjelaskan semuanya.


"lebih kejam Celes, tadi Vindy mau menamparku dari belakang tapi ditahan Celes lalu Celes mengancam Vindy" ucap Enna yang ikut menjelaskan karena dia tidak mau disebut kejam sendirian.


"diancam bagaimana?" tanya Sarla dengan penasaran karena dia sendiri juga tahu putrinya itu suka mengancam orang yang tidka dia sukai.


"tadi Celes berbisik tapi Enna masih bisa mendengarnya kan Enna ini elf"


"Vindy tadi diancam tangannya akan dipotong jika berani sekali lagi lalu Vindy mengancam akan membawa ke pengadilan tapi Celes kembali mengancam Vindy masalah tentang Delli" ucap Enna menjelaskan.


"hahahahha......itu baru putri kami" ucap Vitsa tertawa dengan apa yang dialami Viro dan Vindy yang berani menantang kedua putrinya.


"hust...putrinya seperti itu malah senang" ucap Sarla seraya memukul paha suaminya itu.


"kasihan sekali mereka berurusan dengan putri-putri kita yang kalau benar benar marah itu kejam" ucap Vitsa yang masih tertawa, menertawakan kedua orang yang kalah telak dengan para putrinya itu sedangkan Sarla hanya menggeleng saja.


"tapi memangnya apa yang akan dilakukan oleh Vindy pada Delli?" tanya Sarla yang penasaran pada Celestian.


.


.


.


Jangan lupa like dan vote.


Untuk penjelasan Celestian akan ada di episode berikutnya karena aku capek ya.