
Hick
Hick
Hick
Terdengar suara sesenggukan dari dalam kamar mandi.
Raka yang masih terlelap di alam mimpi menjadi terusik karena suara tangisan tersebut. Raka raba disisi kanan tempat tidurnya yang kini sudah tak berpenghuni.
Raka kini meyakini kalau yang menangis di kamar mandi adalah istrinya. Raka menguap beberapa kali dan mendudukkan tubuhnya.
Cyra terlihat tidur dengan nyenyak di box bayinya.
Suara isakan kembali terdengar. Raka yang kesadarannya sudah pulih langsung bergegas menuju kamar mandi karena takut terjadi sesuatu pada sang istri.
"Ma...kamu kenapa?" tanya Raka yang langsung masuk ke kamar mandi. Saat itu Ayara sedang menunduk sambil memandang sesuatu yang dia pegang dengan erat. Sesuatu yang Raka sangat tau itu apa karena dulu sebelum Cyra lahir benda itu wajib mereka stock.
Ayara memandang wajah suaminya dengan kesal.
"Kan sudah Mama bilang harus KB pa, sekarang Mama hamil lagi ini gimana?" ucap Ayara terdengar frustasi.
Raka langsung tersenyum lebar mendengar kabar kalau istrinya kini telah hamil kembali.
Tak henti hentinya dia berucap syukur lalu membawa Ayara ke dalam pelukannya. Dia juga menghadiahi ciuman bertubi di puncak kepala istrinya.
Ayara kembali menangis lalu memukul mukul dada bidang suaminya. Bukannya dia tidak senang mendengar kabar bahagia ini, hanya saja usia Cyra masih sangat kecil untuk mendapatkan seorang adik.
"Tidak boleh menolak rezeki" ucap Raka sambil mengeratkan pelukannya.
"Bukan menolak hanya saja kasihan Cyra masih kecil pa" ucap Ayara menimpali.
"Iya papa ngerti, Maafin Papa ya" ucap Raka yang paham bagaimana perasaan istrinya saat ini.
Ayara pun menganggukkan kepalanya. Salahnya juga yang terbuai setiap suaminya meminta jatah dan selalu keluar di dalam padahal jelas-jelas dia sedang masa subur.
Cup.
Raka kembali menghadiahi ciuman di kening istrinya.
Ayara kembali menganggukkan kepalanya lalu semakin menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya. Mereka berpelukan begitu lama lalu entah siapa yang memulai lebih dahulu tau-tau saja mereka sudah saling bertukar saliva. Ciuman panas itu harus berakhir karena Cyra terdengar menangis di kamar.
Ayara dan Raka kembali berpandangan kemudian tertawa bersama dan segera menemui putri mereka.
....
5 Tahun kemudian.
Raka dan keluarga kecilnya serta Alam dan keluarga kecilnya serta Ibu mereka kini sedang melakukan piknik di kebun raya.
Satu tahun lalu Alam telah menikah lagi dengan seorang wanita cantik yang tidak lain adalah guru di sekolah Azka. Beberapa tahun saling mengenal dengan baik membuat Alam memutuskan menikahi guru dari Azka yang bernama Kayla tersebut
Selain cantik, Kayla sangat menyayangi Azka dan Amina seperti anaknya sendiri. Kayla yang dulunya besar dari keluarga broken home sangat memahami bagaimana perasaan Azka dan Amina, oleh karena itu dia tidak ingin kedua anak sambungnya mengalami hal yang sama.
Alam sangat beruntung karena mendapatkan istri yang baik seperti Kayla.
Tak jauh dari kehangatan keluarga yang sedang piknik itu, ada Novi yang terus memperhatikan bagaimana Alam memperlakukan istrinya. Alam memang tidak merangkul istrinya seperti apa yang Raka lakukan pada Ayara, tapi dia memberikan perhatian lewat tindakan misalnya mengambilkan makanan, membantu membukakan tutup botol dan hal kecil lainnya. Bodohnya Novi baru menjadari kalau Raka dan Alam memang memiliki love language yang berbeda. Kalau Raka lebih ke pysical touch sedangkan Alam lebih condong ke act of service.
Aku memang bodoh dan Aku menyesal. Maafkan Aku Al. Maafkan Ibu ya nak.
Novi sudah pernah beberapa kali mendekati kedua anaknya tapi rupanya kedua anaknya sudah tidak mengenali dirinya. Hati Novi begitu hancur karena telah kehilangan semuanya.
Novi kemudian memutuskan untuk menjadi TKW ke luar negeri sehingga bisa menghilangkan rasa cemburunya bila melihat kedekatan Alam serta anak-anaknya pada Kayla.
Selamat tinggal Al. Selamat tinggal Azka dan Amina sayang... Ibu akan pergi jauh dari kehidupan kalian. Tidak ada patah hati terdalam dari apa yang Ibu rasakan. Penolakan dari anak sendiri itu rasanya sangat sakit.
Jaga diri kalian baik-baik ya...
Ibu doakan kalian sehat dan bahagia selalu.
Ibu menyayangi kalian.
Dengan langkah gontai Novi kemudian pergi dari kebun Raya, meninggalkan keluarga kecil Raka serta Alam yang saat ini terlihat begitu bahagia.
Tamat ❤️
Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca cerita yang banyak kekurangannya ini 🥲😭❤️🥰