If You Leave My World

If You Leave My World
Netizen



Hati dan pikiran Ayara saat ini benar-benar bimbang. Dia ingin mempercayai apa yang Raka ucapkan tapi takut kalau ternyata semua itu hanya kamuflase semata (Disini Ayara belum tau kalau dari awal Chiko sudah tau tentang rahasia Raka).


Ayara membuka akun sosial medianya. Postingan Raka yang terlihat paling awal hingga dia bisa melihat apa saja yang penggemar Raka tulis.


Wah Kak Raka cocok banget sama Maysarah ‼️


Pak Guru ganteng dikelilingi dewi ...


Yang ini baru serasi ...


Gak ada niat nambah istri Pak? ...


Sukses selalu buat Kak Raka, mau dong daftar jadi istrinya...


Dan masih banyak lagi komen-komen dari penggemar Raka. Tapi yang paling menusuk di hati Ayara adalah komenan dari @nanoy_abigail


Ceraikan aja istrinya Kak, lebih cocok sama yang ini !


Ayara tidak habis pikir kenapa para netizen senang sekali melontarkan kata pedas dan menusuk hati seperti ini?


Bukankah harusnya mereka mendoakan yang terbaik untuk idola mereka bukannya malah menjodohkan dengan yang menurut mereka lebih baik dan menyakiti pasangan yang sebenarnya.


Huft.


Ayara kesal bukan main.


Dia memutuskan untuk mematioan ponselnya dan bergegas untuk tidur.


...


Keesokan harinya, Ayara celingak celinguk di depan jendela rumahnya.


"Iiihhhh... " dumelnya sambil menyilangkan tangan di depan dada.


"Segitu aja perjuangan dia? Dari kemarin malam malah tidak mengabari sama sekali. Nyebelin..." ucap Ayara kesal.


Dia bahkan menghentak-hentakkan kakinya karena Raka tidak datang membujuknya lagi.


Ayara mengecek hp nya berulang kali menunggu chat dari sang suami tapi tidak kunjung ada.


Mau menghubungi duluan tapi gengsi.


Ayara masih sangsi apakah Raka serius dengan niatnya untuk memperbaiki hubungan mereka. Buktinya sampai sekarang tidak ada kabar alias menghilang lagi.


Tok


Tok


Tok


Pintu rumah Ayara berbunyi. Ayara mengubah raut wajahnya agar terlihat judes karena dia mengira Rakalah yang datang.


Saat dia mengintip di jendela ternyata yang datang adalah Astrid.


"Lho kok mbak astrid tau aku tinggal disini?" gumam Ayara.


Segera dia membukakan pintu untuk rekan kerjanya tersebut.


"Mbak?" ucapnya saat membuka pintu.


"Boleh Aku masuk?" tanya Astrid karena Ayara masih terkejut.


"Ah... Iya mbak. Sampai lupa. Ayo masuk mbak" ucap Ayara malu sendiri.


Mereka kemudian duduk di ruang tamu.


"Mbak kok tau aku tinggal disini?" tanya Ayara setelah meletakkan secangkir teh dan kue kering untuk Astrid.


"Kemarin aku ke rumahnya Chiko, terus aku lihat mobil kamu , saat aku pas di depan rumah kamu, aku lihat kamu lagi pangku-pangkuan sama Raka, jadi aku gak jadi mampir" ucap Astrid sambil terkekeh.


Mendengar itu membuat wajah Ayara seketika memerah.


"Dari dulu kalian memang bucin banget ya? Aku iri deh sama kalian" ucap Astrid kembali terkekeh.


Ayara hanya bisa menunduk malu.


"Apalagi dia bela-belain kamu banget di sosmed ya. Tambah iri aku jadinya..hahaha" Astrid tertawa kecil.


"Maksud mbak?" tanya Ayara bingung.


"Itu kan ada netizen julid yang jelek-jelekin kamu dibalas Raka dengan kata-kata menohok. So sweet banget sih suami mu itu". Jawab Astrid.


Benarkah? Benarkah Raka membelaku di sosmed?


Rasanya Ayara belum bisa mempercayainya sebelum dia melihat langsung. Ayara kemudian membuka akun soamed Raka dan mencari yang dibilang Astrid.


Wajah Ayara langsung bersemu merah membaca pembelaan dari suaminya yang memang terlihat sweet itu.


"Cieee....sampai malu begitu" goda Astrid pula.


Ayara menutup wajahnya karena memang dia malu sekali sekarang.


Saat itu juga ponsel Ayara berbunyi.


Deni yang menelepon.


"Halo" sapa Ayara.


Terdengar Deni seperti menangis.


"Ay... Raka Ay..." ucap Deni terbata.


Jantung Ayara gelisah mendengar suara Deni yang terbata. Ayara takut terjadi sesuatu pada suaminya.


"Kenapa dengan Raka den?" tanya Ayara yang sudah panik.


"Kamu kesini ya ke rumah sakit international... Raka sedang berjuang" jawab Deni dengan nafas memburu.


"Raka kenapa den?" tanya Ayara semakin panik.


Tidak ada sahutan lagi dari Deni karena dia menutup teleponnya secara sepihak.


Perasaan Ayara kacau sekali , dia takut terjadi sesuatu pada Raka.


Bersambung...