
May tidak mengerti kenapa tangannya dicekal dengan begitu erat dan tatapan orang tersebut juga begitu tajam padanya.
Orang tersebut menyeret paksa Maysarah untuk masuk ke dalam. Di dalam ruangan itu sudah ada Chiko, Boss hotel dan juga sugar daddynya Maysarah.
May menghampiri sugar daddynya.
"Sayang..." panggil May tanpa sadar pada sugar daddynya tersebut.
Dia tidak menyadari selain ketiga orang itu juga ada seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah istri dari sugar daddynya tersebut.
Istri dari sugar daddy tersebut yang bernama Yunita meremat gaun yang dia pakai. Ternyata kecurigaannya selama ini benar kalau suami tercintanya telah bermain api dengan selebgram yang saat ini namanya sedang naik daun.
Yunita menatap tajam pada Maysarah. Ada tatapan kebencian yang tergambar jelas di wajahnya.
Deg.
Maysarah baru tersadar kalau Sugar Daddynya ternyata ditemani istrinya. Sugar Daddy yang bernama Arlan itu saat ini wajahnya sudah pucat pasi. Selain ketahuan selingkuh dia juga terbukti bersalah atas kasus korupsi pembangunan jalan di wilayah XX.
Chiko tersenyum smirk pada Maysarah. Selama ini dia sudah merencanakan ini semua. Dia bekerja sama dengan boss dari Ayara seolah memang benar-benar memecat Ayara padahal tidak sama sekali.
Sebelum memberikan data lengkap Ayara, Chiko lebih dulu menemui pasutri tersebut dan memberitahukan semua rencana yang telah May susun. Chiko berpura-pura bersekongkol agar dia bisa memantau dan tau apa saja yang May rencanakan.
Tapi selain itu Chiko juga mendapatkan bonus kebobrokan May yang lainnya. Selain menjadi selingkuhan Arlan, May juga terbukti menjadi penerima aliran dana haram dari Arlan sehingga mereka menjadi saksi atas kasus korupsi tersebut.
Chiko juga sekaligus melaporkan semua kejahatan yang sudah Maysarah lakukan pada Ayara dan Raka. Chiko melakukan ini untuk menebus kesalahannya pada Raka dan juga Ayara selama ini.
Inilah akhir karir dari Maysarah. Dalam hitungan jam saja beritanya sudah tersebar luas dengan judul beragam.
Maysarah simpanan pejabat.
Maysarah menerima aliran dana gelap.
Selebgram terkenal masuk bui dan masih banyak lagi berita lainnya.
Yunita menarik rambut Maysarah dengan kuat karena dia begitu benci dengan wanita yang sudah rela menjual tubuhnya demi uang pada Arlan yang lebih pantas dia panggil Ayah.
“Dasar Ja lang !!! Wanita mu ra han !!!” umpat Yunita masih terus menjambak rambut May.
May tidak melawan karena disana sudah banyak wartawan yang mengambil gambar mereka.
Arlan sendiri tidak berani membantu Maysarah karena memang dia tidak berani pada istrinya. Selama ini Yunitalah yang berasal dari keluarga kaya dan Arlan menumpang hidup disana. Hingga dia akhirnya terpilih menjadi pejabat negara dan melakukan tindakan korupsi serta bergonta ganti sugar baby yang salah satunya adalah Maysarah. Untung saja Yunita terbukti tidak menerima aliran dana gelap itu hingga dia tidak harus ditahan seperti Maysarah.
Di dalam tahanan Maysarah hanya bisa menangis karena dalam hitungan jam saja hidupnya sudah berubah drastis.
May menekuk kakinya dan menangis dengan meletakkan wajahnya di atas paha. Bahunya naik turun pertanda dia menangis dengan begitu hebatnya.
“Mama… Apa yang harus May lakukan?” dalam keadaan terpuruk seperti ini May hanya bisa mengingat Ibunya yang sudah tidak ada lagi di dunia ini
“May menyesal Ma… selama ini yang May pikirkan hanya uang, kemewahan dan popularitas”.
“May melupakan semua petuah yang selalu mama berikan”.
“Maafkan May yang tidak bisa menjadi anak yang bisa membanggakan orang tua”
“Maafin May Mama…”
“Sekarang May tidak punya siapa-siapa lagi Ma”.
“Papa sudah bahagia dengan keluarga barunya”.
“Abang juga sudah menikah dan mempunyai keluarganya sendiri”.
“Hanya May yang tidak mempunyai siapa-siapa”.
“May sendiri Mama…”
“May ingin ikut Mama”
“May tidak bisa lagi melanjutkan hidup Ma. May malu Ma…”.
Kini Maysarah hanya bisa menyesali semua perbuatan yang sudah terlanjur dia perbuat.
Bersambung...