
May sarah yang juga ikut menyaksikan live yang Raka siarkan mengepalkan tangannya erat-erat. Dia sangat marah dan geram melihat kemesraan yang Ayara dan Raka tampilkan. Apalagi saat live itu Ayara terlihat begitu cantik, sepertinya hormon kehamilan membuat wajahnya berseri. Walau tanpa makeup tebal, eyelash extension, sulam alis dan filler hidung seperti Maysarah, tapi Ayara sudah terlihat begitu cantik. Kulit kuning langsat, tubuh proporsional dan cukup tinggi untuk ukuran perempuan. Rambut panjang sedikit coklat, mata coklat alami serta hidung bangirnya. Apalagi bibirnya yang semerah cerry itu, Sekali lihat orang-orang bisa langsung menilai kalau Ayara memang sangat cantik.
May join tidak menggunakan akun aslinya tapi sengaja menggunakan akun bodong. Dialah yang selama ini menjadi provokator dan paling gencar menjelek-jelekkan Ayara. Tapi rupanya semua itu tidak mempan. May kembali berpikir untuk membuat Ayara semakin down.
Rencana awalnya adalah May akan menyerang Ayara di sosial media, sayangnya semua akun Ayara telah di private. Tidak ada celah untuk dia meneror Ayara. Begitu pula akun Raka, kolom komentar sudah dia nonaktifkan.
“Berpikir may… berpikir…” gumam Maysarah sambil mondar mandir di kamarnya.
“Tidak bisa menyerang di sosial media kenapa tidak di real life saja?. Pintar kamu may”.
Maysarah akan mencari informasi tentang Ayara pada Chiko.
“Kenapa aku baru kepikiran sama dia? Bukannya dia pernah bilang kalau mencintai istri Raka?”. May senang sekali sekarang, dia seperti menemukan oasis di tengah padang pasir.
“Aku akan bertemu Chiko besok”.
…
"Sayang, lihat deh. Akun ini yang paling-paling jahat komenannya" ucap Ayara sambil memperlihatkan salah satu komentar pedas yang ada di akun instagram Raka.
Raka membaca komentar tersebut dan menganggukkan kepala.
"Tapi sekarang sudah tidak akan ada yang komentar lagi, kamu tenang saja" ucap Raka sambil memberi ciuman di kening istrinya.
"Dimata aku hanya istriku ini yang paling cantik, bukan mereka yang menjalani pernikahan ini tapi aku. Apa perlu pendapat mereka? Tidak ada yang lebih cantik dari kamu sampai kapanpun. Selalu hanya ada kamu" tegas Raka meyakinkan istrinya.
Ayara berhambur kepelukan suaminya dan menangis hebat disana. Mentalnya belum sekuat itu untuk menerima hinaan dari orang-orang yang bahkan tidak dia kenal. Ayara sangat salut dengan mental selebritis yang dihina dan dihujat tiada henti. Benar dan salah tetap salah dimata warganet.
"Sudah jangan terlalu dipikirkan. Kita hidup di dunia nyata bukan di dunia maya." ucap Raka lalu kembali menghadiahi ciuman di kening Ayara.
"Pengen makan roti bakar coklat keju" ucap Ayara manja sekali. Padahal sudah hampir jam sepuluh malam dan mereka juga sudah makan malam.
"Aku buatin aja ya? Semua bahan-bahannya ada kok" ucap Raka sambil mengelus mesra pipi istrinya.
Dengan cepat Ayara menggelengkan kepalanya.
"Pengen beli di abang-abang depan jalan besar" rengek Ayara seperti anak kecil.
Dulu memang Ayara sudah manja, tapi semenjak hamil manjanya berkali-kali lipat meningkat.
Misal setiap pagi harus dipeluk, sebelum tidur harus dicium dan di elus perutnya serta masih banyak lagi hal manja yang Ayara lakukan.
Tapi Raka malah menyukai semua sifat manja yang Ayara tunjukkan, Raka merasa bangga serta dibutuhkan. Harga dirinya sebagai pria bisa terpenuhi dengan sifat manja yang Ayara punya.
Bersambung...