
Ayara melirik jam yang menempel di dinding ruang tamunya. Waktu sudah menunjukkan pukul 1 siang tapi Raka belum juga meninggalkan rumah Ayara.
Keras kepala sekali orang itu!. Dumel Ayara dalam hati.
Apa dia tidak bosan diam di sana sendirian?
Ah.. ngapain aku mikirin dia?
Ayara kemudian memilih memainkan pianonya tanpa bernyanyi. Dia sedang tidak mood bernyanyi.
Mendengar suara piano dari dalam rumah membuat Raka tersenyum. Dia sangat suka mendengar denting piano yang Ayara mainkan.
Sayang, Aku lapar.
Raka sengaja menulis pesan manja pada istrinya. Berharap Ayara bisa luluh hatinya.
Tapi ternyata Ayara hanya membaca pesan tersebut tanpa berniat membalasnya.
Huft.
Raka menghela nafas berkali-kali.
Saat itu juga ada pesan masuk dari Maysarah yang menawarkan kerjasama part dua. Rupanya belum ada satu hari konten mereka sudah mencapai satu juta views. Pencapaian yang luar biasa yang pernah May raih. Mungkin karena kolab kali ini Maysarah menggandeng 3 influencer sekaligus hingga penggemar dari kalangan yang berbeda berkumpul dan menjadikan konten tersebut viral.
Raka bisakah kita bertemu untuk kolab selanjutnya?
Tulis Maysarah pada pesannya.
Sebenarnya Raka terjun di dunia per yutuban bukan untuk mencari popularitas. Awalnya dia hanya ingin menambah penghasilan sekaligus memberikan cara baru belajar matematika. Tapi siapa sangka banyak yang tertarik dengan konten-konten yang Raka bagikan. Dan untuk kolaborasi dengan maysarah yang pertama karena Raka ingin memiliki uang yang cukup untuk pengobatan. Jadi sepertinya sekarang Raka akan kembali ke tujuan awal. Dia tidak ingin kolab lagi dengan Maysarah.
Raka tidak membalas pesan Maysarah tapi langsung menghubungi via telepon. Raka menyampaikan permohonan maafnya karena tidak bisa untuk kolaborasi lagi. Awalnya Maysarah kecewa, tapi lama-lama dia berusaha menerima keputusan Raka.
Ayara diam-diam menguping sang suami yang sedang menelfon.
Dia nelpon siapa sih? serius banget kayaknya?
Ayara sudah dalam mode kepo maksimal saat ini.
Terdengar beberapa kalau Raka menyebut nama Maysarah dan itu membuat Ayara semakin cemburu.
Sayang…Apa kamu tega melihat suamimu yang semakin kurus ini?
Tidak ada yang memasakkan aku makanan, tidak ada yang memelukku saat tidur, Semuanya sendiri.
Ayara mendengus sebal membaca pesan yang Raka buat.
Tangannya gatal untuk tidak membalas pesan Raka.
Siapa suruh jadi tukang selingkuh !!!!
Isi balasan pesan dari Ayara.
“Astaga…” ucap Raka membaca pesan Ayara.
Raka bangkit dari duduknya dan kembali mengetuk pintu rumah Ayara.
Tok
Tok
Tok
“Sayang, izinkan aku jelasin semuanya. Aku mohon sayang…” ucap Raka sambil terus mengetuk pintu Ayara.
“Ibu katanya ingin bicara sama kamu, kita pulang yuk mumpung cuti” ucap Raka pula.
“Sayang…Aku tidak pernah selingkuh. Aku bersumpah” ucap Raka sedikit berteriak.
Dasar pembohong. Jelas-jelas Aku lihat sendiri kamu berpelukan dengan wanita itu. Dumel Ayara dalam hati.
Lelah rasanya Raka membujuk dari tadi. Dia kemudian kembali duduk di kursi yang ada di teras tersebut. Lama menunggu Raka pun tertidur di kursi tersebut.
Ayara mengintip di balik tirai. Dia melihat sang suami yang tertidur dengan lelapnya.
“Yah malah tidur.. segitu saja perjuanganmu?” ucap Ayara kesal sendiri.
Bersambung...