Hidden Baby

Hidden Baby
Hidden Baby 88



Dirga dan Vie masih tidak percaya dengan pelaku yang menabrak Vie beberapa hari lalu. Polisi telah berhasil menemukan mobil yang di gunakan untuk menabrak Jane beserta orang. Tak menyangka jika seorang Miss Queen bisa berbuat hal kriminal seperti itu. Bagaimana jika Kai tahu kenyataan bahwa kekasihnya sendiri yang sudah menabrak Jane. Apakah Kai akan memaafkan Miss Queen atau malah akan merah karena telah menghilangkan nyawa yang tak berdosa. Akibat ulahnya Jane harus depresi untuk beberapa hari.


Vie masih tak habis pikir mengapa Miss Queen samping hati untuk melakukan hal tersebut, mengingat dia seorang Miss di tempatnya mengajar.


Vie semakin yakin alasan Miss Queen melakukan ini adalah karena rasa cemburunya kepada Jane. Karena akhir-akhir ini Kai sering menghabiskan waktunya bersama Jane. Jika itu benar, Kai juga harus ikut bertanggung jawab.


"Sudah, gak usah kamu pikirkan terlalu dalam. Jangan karena masalah ini kamu stres dan menggangu tumbuh kembang anak ku. Biarkan polisi yang menangani kasus ini," ucap Dirga.


"Aku hanya tidak habis pikir saja mengapa Miss Queen tega melakukan hal seperti itu."


"Yah ... namanya masalah hati, Sayang. Begitulah cinta bisa membutakan mata dan hati. Kamu pokoknya jangan terlalu banyak pikiran, oke."


Sebelum berangkat ke kantor Dirga mengantarkan istrinya pulang terlebih dahulu.


"Ingat jangan banyak pikiran!" pesan Dirga.


"Iya, iya ...," sahut Vie.


*******


Mendengar bahwa kekasihnya adalah pelaku penabrakan Jane membuat Kai lemas seketika. Ingin marah kepada wanita itu, tetapi dia adalah kekasihnya. Namun, kelakuan Miss Queen ini sudah di luar batasnya. Dia telah telah menghilangkan nyawa yang tak berdosa dan hampir saja juga membunuh Jane yang tidak tahu apa-apa.


Langkah Kai tergesa. Saat ini ria ingin menemui kekasihnya. Ingin menanyakan mengapa dia sampai tega untuk membunuh seseorang yang tak bersalah. Kai ternyata salah besar, wanita yang ia banggakan bisa berbuat keji seperti itu, bagaimana jika kelak mereka membangun rumah tangga bersama dan tak bisa mengontrol emosinya, pasti akan lebih dari ini yang akan di lakukan oleh Miss Queen.


"Mengapa kamu lakukan ini, Queen? Apa salahnya Jane?" tanya Kai.


Miss Queen memberikan diri untuk menatap Kaisar yang terlihat marah kepada dirinya. Dengan senyum kecil Miss Queen berkata, "Harusnya kamu tau mengapa aku melakukan ini. Kami selalu mengabaikan ku dan memilih menghabiskan waktu bersama perempuan lain. Aku sebagai kekasihmu sangat tidak terima atas perlakuan mu. Ku kira dia akan mati dan kamu tidak akan pernah bisa bertemu dengannya lagi. Ternyata aku salah. Perempuan itu nyatanya masih hidup dan kamu semakin lengket dengannya. Sebenarnya kekasihmu itu aku atau dia?"


Kai terdiam untuk beberapa saat. Kai sendiri tidak tahu mengapa dirinya sangat peduli akan sosok Jane yang jelas-jelas bukan siapa-siapa dalam kehidupan.


"Bahkan kamu selalu menolak ajakan ku untuk bertemu dengan papaku dengan alasan ini itu tetapi kamu malah menghabiskan waktu bersama dengan perempuan itu. Sakit Kai, sakit ...!"


Gak ada pembelaan dari Kai karena nyatanya memang begitu kenyataannya, dia terlalu pengecut untuk bertemu dengan papa Miss Queen.


Belum sempat Kai untuk berbicara waktu berkunjungnya sudah habis. Miss Queen segera dibawa kembali masuk kedalam sel tahanan. Sebelum Miss Queen meninggalkan Kai dia berkata, "Kai, Aku tidak akan tinggal diam. Tak ada satu orangpun yang bisa memiliki kamu, kecuali aku."


Tubuh Kai seketika membeku sambil melihat kepergian Miss Queen. Dia tidak pernah membayangkan jika kekasihnya akan seagresif itu karena selama ini Kai hanya melihat Miss Queen yang lemah lembut kepada anak didiknya. Ternyata pandangan Kai salah, Kai terlalu meremehkan Miss Queen selama ini.


.


.


.


Sepertinya sudah tidak ada yang nyarin novel aku 😭😭 3nd sampai disini ya. Ramaikan dong Novelnya babang Excel biar rame ☺️