Hidden Baby

Hidden Baby
Hidden Baby 82



Nana segera menghubungi Kai dan melaporkan apa yang telah terjadi di kantor. Dirga tetap dengan pendirian untuk tetap melakukan pertemuan dengan Jesy, sang bibit pelakor. ( Kata Reader )


Dari seberang sana Kai hanya bisa membuang kasar nafasnya. Entah mengapa bos-nya terlalu bodoh untuk menyadari wanita seperti apa Jesy sebenarnya.


"Jane, seperti aku harus kembali ke kantor. Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan. Kamu jangan aneh-aneh ya biar cepat sembuh." Setelah berpamitan Kai segera melajukan kendaraannya dengan cepat. Sepanjang perjalanan Kai terus mengumpat, mengatai bos-nya yang bodohnya tak berkurang.


Sementara itu, Dirga dan Jesy berada dalam satu ruangan namun, tidak hanya mereka berdua karena ada Nana diantara mereka. Nana sadar betul hadirnya hanya sebagai obat nyamuk saja tetapi, demi sebuah amanah dia rela menjadi patung sebelah Dirga.


"Pak Dirga, apakah sekertaris bapak tidak capek berdiri di tempat?" tanya Jesy.


"Oh, dia. Tidak dia sudah biasa seperti ini," balas Dirga.


Nana hanya bisa mengelus dadanya dan banyak mengucapkan kata sabar saat menghadapi atasannya.


Sabar Nana, demi bonus dari Kaisar. Lumayan bisa buat shopping.


"Oh iya Pak Dirga bisa sekertaris anda mengambil minum untuk saya? Rasanya Sanya ingin orange jus," pinta Jesy.


Namun, sebelum Dirga menjawab Nana sudah menelepon seorang OB untuk membawakan pesanan untuk Jesy, kemudian dia tersenyum kearah bos-nya.


"Maaf, aku sekertaris, bukan pelayanan," ucap Nana.


Jesy langsung mengeratkan giginya dan meremas rok. Bisa-bisanya, ada seorang sekertaris yang songong seperti itu. Jika terus seperti ini Jesy sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi.


"Pak Dirga, bagaimana sudah siap untuk membahas masalah pekerjaan? Jika sudah ibu Jesy boleh segera keluar."


"Kamu ngusir aku?" sentak Jesy.


"Maaf tapi pak Dirga ada jadwal meeting hari ini."


"Bukannya hari ini kosong?" tanya Dirga.


"Maaf Pak, baru saja Kaisar memberitahu dan dia sudah menunggu bapak dibawah."


*******


Jesy terpaksa harus keluar dengan penuh rasa kecewa. Di pikir dia menyelundup dengan mudah, namun nyata tidak semudah yang ia bayangkan. Lihat saja lain kali aku pasti bisa.


Benar saja, Kaisar sudah ada dibawah dan Memeng sedang menunggu Dirga. Tak banyak tanya, Dirga pun segera masuk kedalam mobik dengan di ikuti Kai yang menjadi sopirnya.


Tak ada percakapan diantara mereka, Kai memilih fokus dengan laju kendaraan namun, Dirga baru menyadari bahwa jalan yang Kai lewati adalah jalan menuju pulang kerumahnya.


"Kai, kita sebenarnya mau meeting dimana sih? Apakah ini meeting dadakan?" tanya Dirga.


"Iya Bos. Ada meeting dadakan kita. Bos tenang saja nanti juga sampai tempatnya dengan selamat. Tetapi sebelum itu anda harus siapkan mental kali aja klien kita tidak terima dengan keterlambatan kita. Maafkan aku yang lupa akan jadwal anda."


Dirga bernafas kasar. Jika tau ada jadwal meeting mana mungkin tadi dia memberikan ijin untuk menjemput Jane.


Sambil menautkan alisnya Dirga berkata, "Kamu ngapain bawa aku pulang? Bukankah kita ada meeting?".


"Kebetulan meeting dilakukan di rumah anda, Bos." jawab Kai dengan santai.


Dengan penuh rasa penasaran, Dirga mengikuti langkah Kaisar turun dari mobil. Semakin dekat dengan pintu, semakin berdebar pula detak jantungnya. Dirga berharap ini bukan suatu pertanda buruk untuk dirinya.


Disebuah sofa ruang tamu sudah ada ibu negara beserta sang anak yang sudah menunggu kedatangan Dirga dengan raut wajah yang mencekam, seolah ingin menerkam mangsanya.


"Ada apa ini?" tanya Dirga was-was.


.


.


.


Tenang Ga, meeting sama ibu negara 🤣🤣


Terimakasih yang sudah memberikan dukungan vote dan kembang kopi-nya, semoga selalu bahagia 🥰


Oh iya, Othor mau kasih rekomendasi novel bagus untuk kalian dan wajib kalian baca. Novel dari Emak Online Liana Kiezia



Judul Novel : TERJERAT CINTA BERONDONG KAYA


Blurb :


🚨 Area dewasa, bocil jangan coba-coba ngintip bahaya 🤣. Yang suka romantis, baper, komedi yuk mampir di anak ke 3 emak online ini.


🚦Mafia story, (Karya ini sesoan 2 Kehidupan kedua sang putri)


"Lepaskan aku Ken, cari pasangan yang seusiamu, kau masih muda!" Teriak Angelina Aya M.A.


"Tidak semudah itu wahai wanita! Saat kau menyetujui dokumen pernikahan kita, artinya kau hanya milikku, istriku! Meski harus kupatahkan kaki indahmu, aku tak keberatan. Karena aku sangat mencintaimu!"


Angelina Aya M.A melakukan hal yang konyol ketika ia masih mengalami cacat penglihatan yaitu mencari suami bayaran untuk memuluskan aksi membalas dendam pada mantan calon suaminya yang berselingkuh.


siap sangka mencari suami pengganti membawanya dalam jeratan seorang pria muda yang tajir melintir yang begitu mencintai nya hingga tahap obsesi.


Akankah pernikahan mereka akan bertahan setelah Aya tau jika suaminya lebih muda 7 tahun darinya?


Atau mereka akan berpisah sesuai dengan kesepakatan kertas di atas putih sebelum pernikahan mereka di langsungkan?


#Penasaran? Cuz mampir ya 😊