Hidden Baby

Hidden Baby
Hidden Baby 53



Dirga dan Vie membiarkan Arga masuk ke dalam ruang kerja Max. Tak bisa di pungkiri kedekatan Max dan Arga yang sudah terjalin lama membuat Arga terluka saat ia mendengar kabar bahwa Max akan segera menikah. Yang membuat Arga tidak terima adalah Max bukan menikah dengan Jane, melainkan orang asing.


Kedekatan Max dan Arga sudah terjalin sejak dua tahun yang lalu saat Jane sering membawa Arga saat jalan bersama dengan Max. Bahkan Vie juga mempercayakan Arga kepada Max. Tak sekalipun Vie ragu akan ketulusan Max.


"Ayah, Bunda, kalian tunggu disini. Alga mau bicala sama om Max."


Vie mengangguk pelan, isyarat bahwa mereka akan menunggunya diluar saja. Namun, tidak dengan Dirga yang keberatan atas permintaan Arga. Memang apa yang ingin di bahas dengan ba.ji.ngan itu.


"Sebenarnya apa yang ingin Arga bicarakan?" Dirga tidak terima saat ia harus menunggu di luar. Bocah kecil seperti Arga bisa apa?


"Beri waktu sebentar saja untuk Arga. Mereka sudah lama bersama. Selain Haikal, Max adalah orang yang dekat dengan Arga saat kamu tidak ada disisinya." Vie menatap Dirga yang tidak sabar menunggu anaknya di dalam ruangan.


Mata Dirga memicingkan matanya saat Vie menyebut pria lain di depan dirinya. Mungkin Dirga bisa terima jika Vie menyebut nama Max, tetapi Dirga tidak suka saat Vie menyebut nama Haikal. Karyawan yang menyimpan perasaan kepada Vie, namun selalu Vie tolak. Hingga sampai saat ini pria yang bernama Haikal masih tidak tahu malu masih mengharapkan cintanya Vie. Jelas-jelas Vie sudah menikah.


Tak lama pintu terbuka. Arga berjalan santai sambil menatap ayah dan bundanya.


"Alga udah siap. Ayo pulang."


Dirga menautkan alisnya. Titisannya memerintah dirinya layaknya seorang bos besar. Bibit penerus perusahaannya memang tidak diragukan lagi.


"Tadi Arga ngomong apa sama om Max?" tanya Vie, saat Arga sudah berada dalam pangkuannya.


"Tidak ada. Bunda kepo sama ulusan olang lain."


Vie menelan kasar ludahnya. Arga benar-benar sok dewasa.


\*\*\*\*\*


Hari ini Arga tidak mau pergi ke sekolah. Ia ingin menemui aunty-nya. Namun, saat sudah sampai di tempat aunty-nya ternyata kosong. Aunty-nya tak ada di rumah sewanya.


Vie segera menghubungi Jane, namun tak ada jawaban. Hal itu membuat Vie semakin panik. Ia takut akan telah terjadi sesuatu kepada Jane.


"Ayah sama Bunda halus cali aunty Jane." Arga menatap tajam kepada Dirga.


"Lho, Arga kok malah melototin, ayah? Ayah salah apa coba?"


"Kalau ayah gak pelgi libukan, aunty pasti tinggal di lumah kita. Semua karena ayah sama bunda yang pelgi liburan!"


"Lho, kok bunda juga ikut disalahkan, Ga? Kan opa yang nyuruh ayah sama bunda liburan. Marahnya sama opa, dong." Vie menyela.


Dirga tidak bisa untuk mencari Jane pagi ini karena ia harus bekerja. Tetapi Dirga telah menyuruh orang untuk mencari keberadaan Vie.


\*\*\*\*\*\*


Jam istirahat, Kai minta ijin untuk menemui Miss Queen kerena Kai yakin jika Miss Queen pasti masih berada di sekolah. Tak ingin membuang waktu Kai segera melaju ke tempat Miss Queen mengajar.


Benar saja dugaan Kai, Miss Queen masih berada di dalam bersama beberapa anak yang belum di jemput oleh orang tuanya.


Mata Miss Queen menangkap bayangan Kai masuk. Berpura-pura baik-baik itu ternyata sulit. Miss Queen tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya pada Kai atas kejadian kemarin, dimana Kai lebih sigap dalam membawa Jane, tanpa memikirkan dirinya lagi.


"Queen, kamu gak papa kan? Maaf untuk kejadian kemarin."


"Kenapa ponsel kamu gak aktif? Aku sangat khawatir."


"Iya, maaf hape aku low bat kemarin."


Jika biasanya Miss Queen akan mati-matian menggoda Kai, namun kali ini dia hanya terdiam, enggan banyak bicara.


Miss Queen yang belum tahu lebih dalam siapa itu. Yang ia tahu dirinya jatuh cinta pada pandangan pertama, begitu juga Kai, tanpa ingin tahu seluk beluk Kai.


"Jangan gitu dong, mana senyumnya?" Kai berusaha untuk menggoda Miss Queen.


Siapa yang tidak akan terpesona oleh pesona Kai. Hanya dengan ucapan manisnya saja sudah bisa meluluh hati. Miss Queen menarik tipis kedua garis bibirnya.


"Nah, gitu dong, kan cantik? Oh ya nanti malam aku jemput kamu ya. Kita makan diluar, oke?"


Dengan malu-malu Miss Queen mengangguk pelan. Siapa yang tidak bahagia jika akan diajak kencan lagi?


Cinta manis layaknya sebuah drama romantis benar-benar ada. Malam nanti Miss Queen harus bisa menunjukkan pesonanya agar Kai tak tergoda dengan wanita lain diluar sana. Karena hanya Miss Queen yang bisa memiliki Kaisar selamanya. Kalau sampai Author memisahkan mari kita demo bersama.


Di kantor Dirga belum juga bisa menemukan dimana keberadaan Jane. Hal itu membuat pikiran tambah runyam. Jika tidak mengingat pesan Vie yang harus segera menemukan Jane, untuk apa Dirga repot-repot memikirkan orang lain yang tak hanya sebatas karyawan biasa.


Saat itu juga Kai masuk kedalam ruangan bosnya. Melihat bosnya seperti setrika rusak, Kai bertanya, "Ada masalah apa bos?"


Dirga hanya melirik Kai sekilas saja.


"Pusing kepala mikirin orang hilang," ujarnya.


"Siapa yang hilang, Bos?" Kai terkejut.


"Si Jane. Gara-gara cinta dia putus asa dan sekarang tidak tau berada dimana. Bikin pusing kepala aja," gerutu Dirga.


"Apakah yang anda maksud adalah Jane manager pemasaran?"


"Nah, itu dia. Kamu tau dia berada dimana?".


Kai langsung bercerita tentang Jane. Tak ada satupun yang ia tutupi. Bahkan saat Kai menceritakan sampai meninggalkan kekasihnya hanya untuk menyelamatkan hidupnya, Dirga malam tertawa lepas.


"Teruslah anda tertawa, Bos," ucap Kai.


Dirga berhenti tertawa lalu segera menghubungi Vie, mengatakan jika Jane sudah ditemukan dan dia baik-baik saja. Nanti sepulang kerja Dirga akan membawa dirinya untuk menemui Jane.


Hayo-yo .. aku Up-nya telat. Moga aja masih ada yang nungguin novel ini Up hehe.


Belum edit masih banyak typo, Othor sibuk tapi demi kalian othor sempatin untuk up. Hayo kurang apa coba??


Oh ya kalau Othor adain give away kalian mau ikutan gak? Tapi meskipun gak ada yang mau ikut juga gak papa. Nanti pas novel ini End, seperti biasa Othor mau bagi². Tapi untuk novel Hidden Baby ini belum tau apa. kalau kalian bisa bawa novel ini masuk 20 besar, syukur² 10 besar mungkin hadiahnya lebih dari yang kemarin ya 🤭 othor terlalu pede wkwkw



Gimana? Tertarik?