Chasing Happiness

Chasing Happiness
46.Akademi scarlet



Di atas langit terlihat kendaraan dewa melesat cepat menembus awan,


di dalam kendaraan itu keadaan teras sangat santai.


Liu Yan terlihat sedang tidur, sementara itu Xiao Han asik berbincang dengan ninja yang baru di temui nya.


"Siapa nama mu ?"Tanya Xiao Han.


"Hao Chen, master spirit lv45 ninja tingkat shadow. Lalu bagaimana dengan mu ?"


"Entahlah, aku lupa dengan tingkatan ku, tetapi nama ku adalah Xiao Han"


Xiao Han memperhatikan keadaan di depan."Apakah masih jauh ?"


"Lumayan. Ku saran kan jangan terburu-buru, jika sudah masuk ke akademi, kamu tidak akan menemukan yang namanya kedamaian. Setiap hati kamu akan mati-matian bertahan hidup dari iblis paling jahat di akademi."


"Iblis ? Bisakah kamu menjelaskan sedikit tenang mereka ??"Tanya Xiao Han.


Ninja itu melirik ke arah Liu Yan, lalu kembali menatap Xiao Han di samping."Ya, salah satunya adalah wanita gila itu. Iblis yang ku maksud adalah perempuan, mereka sangat jahat sampai beberapa teman ku di keluarkan dari akademi."


"Memangnya hal seperti apa yang mereka lakukan sampai beberapa teman mu di keluarkan ?"


"Banyak, mereka suka mengganggu, lebih parahnya lagi mereka suka berkelahi dengan kita dan menyalahkan kita untuk masalah yang tidak kita perbuat."


Xiao Han hanya mengangguk-anggukkan kepala karena menurutnya Liu Yan tidak seburuk itu, meski dia memang suka menang sendiri, Liu Yan masih memiliki perasaan dan niat baik.


"Ah, iya. Anak baru, apakah kamu tau daerah ninja Utara ?"


Xiao Han menggeleng,"Tidak, apakah ada sesuatu yang harus ku ketahui ?"


"Tentu saja untuk itu aku bertanya. Akan ku jelaskan, bahwa daerah ninja Utara adalah tempat letaknya dunia yang terisolasi dari dunia lain, dan dunia ini bernama Cadia riverland


Lian reverland adalah dunia unik yang terisolasi dari dunia lain, semua ras hidup di bawah naungan akademi besar bernama Feng dragon.


Terdapat beberapa tempat di dunia Lian reverland, salah satunya rumah kita yaitu scarlet shadow.


Sedikit penjelasan tenang scarlet shadow, di tempat ini seseorang akan sangat tertutup dari tempat lain di Lian reverland untuk di tempah menjadi seorang ninja.


Selain scarlet shadow masih ada sebuah tempat bernama City of dragon, tempat ini berada di bagian utara Lian reverland.


Sebuah kota manusia terbesar di Lian reverland, karena kota City of dragon berada di sebelah lautan, menjadikan kota ini sebagai industri ikan terbesar serta memiliki armada laut yang sangat hebat.


Masih ada sebuah kota lain yakni perguruan Feng dragon, tempat ini terletak di bagian tengah Lian reverland pastinya berada di atas langit.


Perguruan ini termasuk yang terbesar dan mengambang di atas langit,


hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memasuki perguruan tersebut.


"Hanya itu yang harus kamu tau,


jadi jangan heran jika sebenarnya scarlet shadow berada sangat tertutup dari tempat lain di cadia reverland adalah karena semua penduduknya seorang ninja dan omoyujin."


Xiao Han mengagguk."Ternyata benua ini sangat luas, bahkan ini masih merupakan benua Qin Tan."


Hao Chen tertawa kecil."Tentu saja. Nah, kita sudah akan sampai di kawasan scarlet shadow."


Xiao Han menoleh ke bawah, ia melihat banyak dojo serta gerbang tori,


bahkan semua itu berada di tengah hutan rindang yang terjaga.


Serta banyaknya gerbang tori menjadikan ciri khas akademi scarlet yang sangat menjaga tradisi orang jepang.


"Di bawah sana adalah pintu masuk akademi, aku akan menurunkan kalian di sana."


Perlahan kendaraan dewa terbang merendah ke sebuah tangga yang di depannya terdapat jejeran gerbang tori.


Setelah sangat dekat dengan daratan Liu Yan dan Xiao Han turun dari kendaraan dewa, lalu kendaraan itu pergi dengan cepat entah kemana.


Li Yan berjalan lurus."Ikuti aku, mungkin kamu sudah di tunggu oleh guru besar."Jelas Liu Yan.


Xiao Han mengagguk lalu berjalan mengikuti Liu Yan, setelah melewati beberapa gerbang tori, Xiao Han dan Liu Yan masuk ke dalam akademi scarlet.


Di sana terdapat banyak bangunan bagus serta terlihat ada beberapa gadis cantik sedang berdiri di sebuah bangunan menatap ke arah Xiao Han.


"Apakah dia murid baru itu ?"


"Dia sangat tampan, tapi dia laki-laki, aku benci laki-laki. Setiap melihat mereka aku sangat ingin merobek kantong kemih mereka."


"Sabar adik Ling, jangan terlalu kasar dengan anak baru. Lagian baru kali ini ada yang good looking."


Ketiga perempuan itu terus menatap ke arah Xiao Han, mereka merasa penasaran namun juga sempat terpikat melihat sosok Xiao Han yang semakin tampan jika di lihat dari dekat.


Xiao Han menoleh ke beberapa arah dan menemukan banyak bangunan seperti kelas, juga terdapat banyak sekali pohon sakura yang tumbuh liar.


0


Setelah di perhatikan, ternyata tempat itu sangat sepi dan hanya ada beberapa wanita saja yang terlihat.


"Kemana yang lain ?"Tanya Xiao Han.


"Ah,itu semua karena ini adalah kawasan perempuan. Kawasan laki-laki berada di bagian dalam akademi."Kata Liu Yan dengan tatapan fokus pada jalan di depan.


Xiao Han hanya diam sambil memperhatikan keadaan sekitar, terlihat ada banyak gadis muda sedang memperhatikan Xiao Han, sebagian besar wajah mereka tertutup oleh kain cadar berwarna hitam.


Setelah berjalan beberapa lama akhirnya Xiao Han dan Liu Yan sampai di depan sebuah rumah khas jepang kuno.


Di teras rumah tersebut terlihat seorang pria tua sedang duduk berlutut menghadap ke sebuah pedang katana yang tersarung di lantai.


"Kamu sudah datang Liu Yan ?"Pria tua itu berkata sambil tersenyum ke arah Liu Yan.


Liu Yan segera membungkuk dan memberi hormat untuk pria tersebut."Terimakasih atas sambutannya, guru besar."


Pria tua itu mengelus janggutnya yang panjang."Ho Ho Ho, bagaimana dengan perjalanan mu kembali ?


"Kami baik-baik saja guru, anda tidak perlu berbaik hati."Kata Liu Yan dengan posisi masih membungkuk.


Xiao Han yang berdiri di samping Liu Yan merasa kebingungan, karena Liu Yan yang selama ini ia kenal suka mengatur sekarang terlihat sangat tunduk pada pria tua di depan.


Xiao Han sedikit mengerenyitkan dahi menatap ke arah pria tua di depan dengan batin bertanya-tanya, siapa pria tua itu sebenarnya ?


Setelah beberapa saat berbincang bersama Liu Yan, perhatian pria tua itu mengarah kepada Xiao Han.


"Siapa dia ? Liu Yan."


Liu Yan kembali berdiri lurus."Dia adalah pengganti Hayato,"Liu Yan melirik ke arah Xiao Han."Cepat ! beri hormat kepada guru besar."


Xiao Han melipat kedua tangan di depan dada."Tidak mau, aku tidak akan membungkuk kepada orang yang belum ku ketahui kemampuannya."