
Perut Qian Yu serasa ingin keluar ketika mencium aroma yang amat sangat tidak sedap setelah ia menggunakan bunga tadi sesuai dengan arahan Xiao Han.
"Ugh...Ya-ampun busuk sekali !"
Qian Yu memegangi perut dan mengusap sisa muntahan di pinggir bibirnya dengan tangan lain, lalu ia berdiri sedikit bungkuk dengan memandang ke arah Xiao Han.
"Han'gege, aku bersumpah akan menebas kepala mu jika kamu tidak memberi tahuku bunga apa ini sebenarnya."
Xiao Han tidak langsung menjawab pertanyaan Qian Yu, ia lebih dulu tertawa karena merasa lucu melihat ekspresi Qian Yu saat muntah.
Merasa kesal Qian Yu memukul pelan kepala Xiao Han, membuat pemuda itu seketika berhenti tertawa.
"Han'gege, Katakan padaku bunga apa ini ? kenapa baunya seperti kentut sigung ??"
Xiao Han menatap aneh Qian Yu, karena gadis itu seperti tidak tau bunga apa yang di berikan kepadanya.
"Tentu saja aromanya seperti kentut sigung, karena itulah bunga tersebut di berinama pilow kentut sigung."
Penjelasan Xiao Han malah semakin membuat rasa mual Qian Yu menjadi-jadi, iapun muntah beberapa kali sebelum kembali menatap Xiao Han.
"Jika Han'gege sudah menggunakannya, kenapa kamu tidak muntah seperti ku ?"
Xiao Han tersenyum polos sambil menunjukan sebuah daun tipis di tangannya."Itu karena aku menggunakan daun mint ini untuk menutupi bau busuknya, daun ini mampu mengeluarkan bau harum yang sangat kuat."
Qian Yu di buat semakin kesal oleh kejahilan Xiao Han hari ini."Jika begitu, kenapa Han'gege tidak memberikan daun itu kepadaku sejak awal ?"
Xiao Han menatap daun mint di tangannya."Aku hanya dapat menemukan satu daun ini di dalam hutan."
Mata Qian Yu mengeluarkan cahaya kebiruan. Berkat ecense spiritnya, kecepatan dan kekuatan Qian Yu bertambah 5 % Sehingga dengan mudah ia dapat mengambil daun mint dari tangan Xiao Han.
"Sekarang daun mint ini milik ku."Ujar Qian Yu sambil mengendus aroma daun di tangannya, seketika rasa mual yang di alaminya perlahan menghilang.
Karena daun yang membuat ia terhindar dari aroma busuk serbuk bunga pilow kentut sigung, otomatis Xiao Han langsung di serang oleh rasa mual ketika hidungnya mencium aroma yang tidak sedap dari tubuhnya.
Seketika Xiao Han muntah-muntah seperti Qian Yu, beberapa saat kemudian dia kembali bangkit berdiri dengan wajah sedikit lebih baik.
"Ughhh...Bau sekali."Ujar Xiao Han yang mulai terbiasa dengan bau menyengat yang menempel di tubuhnya.
Qian Yu menatap aneh Xiao Han yang berdiri beberapa kaki di depan."Han'gege, kenapa kamu meminta ku menggunakan bunga aneh tadi ? Lalu darimana kamu tau jika bunga itu tidak beracun."
"Beberapa hewan spirit biasanya memiliki penciuman yang sangat tajam, sehingga bunga ini cocok untuk membuat mereka menjauh karena bau busuknya yang sangat tajam."Jelas Xiao Han sambil berjalan keluar goa, di ikuti Qian Yu di sampingnya.
"Jika kamu menanyakan apakah bunga itu beracun ? Maka jika beracun aku akan mati lebih dulu, tapi lihatlah sekarang..Aku baik-baik saja."
"Jadi kamu juga tidak tau bunga itu beracun atau tidak, sebab kamu juga baru pertama kali menggunakannya ?"
Xiao Han mengangguk mendengar pertanyaan Qian Yu."Ya..Kamu benar,
aku hanya pernah mendengar bunga ini dari pembicaraan orang desa."
"Jika kamu tidak yakin, kenapa kamu berani mencobanya ?"Tanya Qian Yu dengan nada terdengar khawatir.
Xiao Han memperhatikan kondisi hutan di luar goa yang nampak sepi, lalu kembali menjawab pertanyaan Qian Yu.
"Jika tidak berani mencoba, maka kita tidak akan bisa melihat hasil.
Aku lebih baik mati dengan membawa pengetahuan, daripada hidup di dalam pembodohan."
Xiao Han tersenyum manis sambil menatap Qian Yu di samping."Terimakasih atas pujiannya adik Yu."
Wajah Qian Yu merona."Si-siapa yang memuji mu, kamu saja yang terlalu banyak berhayal."Katanya sambil membuang muka.
Xiao Han hanya tersenyum kecil lalu kembali fokus dengan jalan di depan. Seperti biasa, Xiao Han selalu menenteng sebuah kapak di tangannya.
Beberapa saat berjalan bersama Xiao Han dan Qian Yu kembali masuk ke dalam hutan, kali ini keadaan hutan nampak sangat sepi dan sunyi, sampai menarik perhatian Xiao Han.
"Aneh sekali, tidak seperti biasanya hutan sunyi seperti ini..Bahkan suara burung pun tidak ada."Gumam Xiao Han sambil memperhatikan sekitar.
Qian Yu menarik-narik lengan pakaian Xiao Han, membuat Xiao Han melirik ke arahnya."Kenapa perasaan ku tidak enak Han'gege ?"
Seketika wajah Xiao Han berubah pucat saat melihat sesuatu setinggi pohon berlari ke arah dirinya dan Qian Yu dengan menghancurkan apa saja yang menghalanginya.
Xiao Han secepat mungkin menenteng tangan Qian Yu dan tidak sengaja mengambil jalan yang salah, sehingga ia tidak lagi dapat berjalan memutar karena seekor mahkluk besar di belakang sedang mengejar dengan cepat.
Merasa tidak tau sesuatu seperti apa yang terjadi sampai-sampai mereka harus berlari cepat, Qian Yu bertanya kepada Xiao Han."Han'gege, kenapa kita berlari lagi ?
Xiao Han nampak tegang."Lihat kebelakang."
Qian Yu menoleh kebelakang seperti apa yang di katakan Xiao Han.
Mata Qian Yu seketika melebar setelah mengetahui sesuatu seperti apa yang mengejar mereka.
Sangking terkejutnya Qian Yu cepat-cepat menyimpan katana yang dari tadi ia tenteng, masuk ke dalam alat penyimpan berbentuk kalung di lehernya.
Setelah semuanya selesai, Qian Yu mengeluarkan ecense spiritnya yang berbetuk seperti pagoda terbuat dari kaca berwana biru muda.
"Pagoda kaca, increase speed !!
Seketika laju kecepatan Xiao Han dan Qian Yu meningkat 5 % Kecepatan seperti ini terbilang sudah lumayan tinggi.
Mahkluk besar di belakang nampak masih mengejar, tubuhnya masih tidak terlihat jelas karena tertutup oleh pepohonan yang sangat rindang.
Tetapi saat mahkluk itu melangkah,
sudah cukup membuat guncangan yang lumayan kuat dan dapat di rasakan oleh Xiao Han dan Qian Yu.
Tanpa memikirkan apapun kecuali bagaimana caranya selamat,
Xiao Han dan Qian Yu berlari lurus menerobos semak sampai mereka berlari di antara pohon berukuran kecil.
Nampaknya Xiao Han dan Qian Yu memasuki sebuah kawasan hutan muda, karena area ini di tumbuhi banyak pepohonan berukuran kecil sehingga cahaya matahari dapat kembali di rasakan keduanya.
Xiao Han kembali menoleh kebelakang untuk memastikan hewan spirit jenis apa yang mengejar mereka, sesaat setelah melihat mata Xiao Han melebar dengan wajah memucat.
"Ba-Banteng iblis bercula satu !
Karena berlari di antara pohon kecil akhirnya terkuak lah hewan seperti apa yang mengejar Xiao Han dan Qian Yu.
Hewan itu adalah seekor banteng bercula tunggal berbulu merah tua dengan ukuran setinggi 9 Meter, hewan yang di kenal teritorial dan sangat pemarah ini tinggal di kedalaman hutan lebat dan sangat jarang di temukan.
Banteng itu nampak sangat marah oleh sesuatu, tidak heran semua hewan di hutan ketakutan dan bersembunyi agar tidak menjadi pelampiasan amarah banteng tersebut.