Chaction: Chaos and Destruction

Chaction: Chaos and Destruction
Dari masa lalu!



Menjelang beberapa hari sebelum pernikahan, Castella pergi ke Lignum Finit untuk memanggil jiwa kedua orang tua Arumi


Castella:


’Datanglah’


Shuuu.....


Dua buah bola jiwa keluar dari dalam pohon


Castella:


’Berwujudlah’


Dua buah bola jiwa tersebut diubah menjadi wujud manusia utuh


?:


Ehh.....siapa...?


Castella:


Aku adalah Castella, orang yang memanggil kalian berdua kembali ke dunia kehidupan


??:


Salam kenal, aku Furumi, dia adalah Koyomi


Castella:


Salam kenal juga


Koyomi:


Jadi ada apa kami sampai dipanggil kemari?


Castella:


Aku ingin kalian berbicara dengan seseorang


Ctik!


Castella menjentikan jarinya


Shuu....


Sebuah gerbang tercipta dan muncul Arumi dari gerbang tersebut


Arumi:


Ada ap-


Furumi & Koyomi:


ARUMI!!!


Arumi langsung dipeluk erat oleh kedua orang tuanya


Arumi:


K-kalian?!


Furumi:


Kami merindukanmu!


Koyomi:


Senang rasanya bisa bertemu denganmu lagi


Arumi:


T-tapi....


Arumi teringat saat dia terpisah dari orang tuanya yang dimana Ia terpaksa menuruti kemauan Abyss karena kerajaannya telah diambil alih


Furumi:


Bagaimana keadaanmu???


Arumi:


I-ibu....ayah....


Arumi membalas pelukan mereka


Arumi:


Maafkan aku!


Koyomi:


A-Arumi! Terlalu kuat!


Arumi:


A-ah...! Maaf!


Arumi melonggarkan sedikit pelukannya


Furumi:


Kamu sudah dewasa sekarang ya?


Furumi:


Berapa usiamu?


Arumi melepas pelukannya


Arumi:


Ehh....aku tidak ingat usiaku berapa


Furumi:


Apa?! Bagaimana mungkin?! Bukankah Ibu sudah mengajarimu berhitung?!


Arumi:


Ta-tapi Ibu.....


Furumi:


Tidak ada tapi-tapi


Furumi menarik telinga Arumi


Castella:


’Ya ampun..indahnya’


Koyomi:


O-ohh...maaf kami melupakanmu nak


Castella:


Tidak apa, tidak apa


Koyomi:


Jadi tujuanmu memanggil kami adalah untuk mempertemukan kami dengannya?


Castella:


Ya kurang lebih begitu


Arumi:


Ayolah..dia hanya berbasa-basi


Swoofff.....


Arumi berpindah kebelakang Castella


Thup!


Arumi mengangkat Castella


Castella:


He-hei!


Arumi:


Ayah! Ibu! Perkenalkan calon suamiku sekaligus calon menantu kalian....!


Arumi:


Castella, Lord of Light generasi kedua


Teengggg.......


Furumi:


Lord...of Light...?


Koyomi:


Bagaimana mungkin Lord of Light mempunyai tubuh mungil seperti ini?


Koyomi:


Padahal Lord of Light sudah diperbincangkan di alam sana karena sudah mengalahkan Abyss


Arumi:


Castella, bersinarlah!


Arumi menyalakan cahaya khusus dari tubuh Castella


Ngiinggg.....


Furumi:


Silau....!


Castella:


Hei aku bukan lentera!


Arumi:


Kalian melihatnya kan??


Shuuu....


Arumi memadamkan cahaya Castella


Castella:


Hei turunkan aku!


Castella berusaha melepaskan diri


Furumi:


Arumi, kamu membuat Lord of Light kehilangan harga dirinya


Arumi:


Hmm...?


Arumi:


Dia ini bertubuh mungil, tidak apa


Arumi melempar-lemparkan Castella ke udara


Castella:


’Kenapa Arumi menjadi kekanakan seperti ini?’


Hwing


Castella berpindah ke bagian depan Arumi


Arumi:


Baiklah, sebenarnya aku ingin kalian hadir dalam pernikahan kami


Koyomi & Furumi:


PERNIKAHAN?!


Castella:


’Duhh.....’


Arumi:


Bukankah sudah kubilang tadi kalau dia itu calon menantu kalian??


Koyomi:


T-tapi bagaimana mungkin kamu....


Arumi:


Aku ini sudah dewasa


Furumi:


Pfftt...dewasa apanya? Umur saja tidak ingat


Arumi:


Hei hei, aku ini sudah berusia ribuan tahun, wajar saja aku melupakannya!


Furumi:


Tidak mungkin, kalau usiamu sudah ribuan tahun, kenapa tubuhmu masih muda?


Arumi:


Hehhhh......


Arumi lelah berkata-kata


Castella:


Yaaa..apa yang di katakannya itu benar


Castella:


Sekarang sudah di era Rex generasi ke-8


Furumi:


Eh?! Ke-8?!


Koyomi:


Arumi lahir saat generasi Rex ke-2 bukan?


Koyomi:


Usia seorang Rex mencapai 900 tahun, berarti usia Arumi saat ini berkisar 5400 tahun lebih


Furumi:


Hehhh?! Dia setua itu?!


Arumi:


Begitulah


Furumi:


La-lalu berapa usia Lord of Light?!


Castella:


Ehh..aku belum menginjak usia 20 tahun


Furumi:


Selisih usia kalian itu ribuan tahun!!!


Arumi:


I-ibu.....


Koyomi:


Tenanglah, usia hanyalah angka bukan?


Furumi:


Ta-ta-tapi ini.....!


Castella:


’Masalahnya menjadi rumit deh’


Castella:


Y-ya..itu bukan masalah


Arumi:


Dengar kan?


Arumi:


’Lembut’


Arumi memain-mainkan rambut Castella


Castella:


Lagipula meskipun usianya ribuan tahun, pemikiran makhluk hidup itu terbatas


Castella:


Seperti yang kalian lihat, dia masih saja bersifat kekanak-kanakan


Koyomi:


Hmm..dia benar


Furumi:


Ba-baiklah.....


Furumi:


Jadi kapan pernikahan kalian berlangsung?


Castella:


Beberapa hari lagi


Furumi:


Apa?! Kita harus segera mempersiapkan segalanya!


Castella:


Te-tenanglah, semuanya sudah siap, hanya tinggal kesiapan kalian sebagai wali bagi Arumi nantinya


Koyomi:


Hoo..begitu ya


Furumi:


Boleh aku lihat pakaian kalian?


Pukk....


Arumi menyandarkan kepalanya di atas kepala Castella


Arumi:


Tidak


Castella:


Biarlah itu menjadi kejutan nanti


Koyomi:


Masuk akal


Furumi:


Oh ya! Kita sampai lupa memperkenalkan diri kita sendiri!


Koyomi:


Oh! Benar, tidak sopan sekali kita ini


Azami:


Hmm~


Furumi:


Perkenalkan, aku Liliana Furumi


Koyomi:


Dan aku adalah Koyomi Viertas


Castella:


Koyomi, Furumi, Azami, satu kesatuan dari kata Mi semua


Koyomi:


Bwahahaha...sebenarnya nama Azami itu kuberikan agar dia menjadi wanita yang suka bertualang, percaya diri, dan berwibawa


Furumi:


Yahh..tapi sayang sekali dia jauh dari namanya


Azami:


Hmm~


Castella:


Hehhh...belum tentu begitu, Azami hanya menjadi manja dan kekanak-kanakan begini didepan kalian saja


Azami:


Hmm~


Koyomi:


Sudahlah, daripada itu, kita sekarang ada dimana?


Azami:


Diatas Abyss


Koyomi:


Apa?!


Castella:


Kalian sedang berada di puncak pohon Lignum Finit


Furumi:


Pohon?


Castella:


Azami, tunjukan pada mereka


Azami:


Baik


Ctik!


Azami membuka gerbang perpindahan yang menuju ke kediaman Raiden


Castella:


Lihat? Kita sedang berada di wilayah Rex petir


Furumi:


Besar sekali!!!


Castella:


Bahkan Devanagari saja hanya seperti serangga dibuatnya


Koyomi:


Wohh..luar biasa


Koyomi:


Ngomong-ngomong, kita dirumah siapa ini?


Castella:


Kediaman Rex petir


Koyomi:


Heh?!


Castella:


Lihatlah ke atas sana


Castella menunjuk ke arah pagoda besar di dekat kediaman Raiden yang terdapat simbol petir di puncaknya


Furumi:


Lalu seperti apa Rex petir di era sekarang?


Brukk!


Arumi dan Castella terjatuh ke tanah bersama


Arumi & Castella:


Jauh dari harapan kalian


Koyomi:


Tidak mungkin tidak mung-


”Hwaaaa!!!”


Terdengar teriakan Raiden yang sedang berlari dari dapur karena mengambil masakan yang dimasak oleh Sara


Sara:


Kembali!!!


Dug!


Raiden tersandung dan terlempar jatuh di hadapan keluarga Koyomi dan Castella


Raiden:


Aduhhh......


Sara:


Tertangkap!


Sara dan Raiden bertingkah seperti biasa


Sara:


Eh?


Koyomi:


Ti-tidak apa, lanjutkan saja


Raiden:


Hwoah! Ada tamu ternyata!


Bzztt!


Raiden berdiri dalam sekejap mata dalam kondisi bersih


Raiden:


Uhum! Ada kepentingan apa?


Castella:


Mereka adalah orang tuanya Azami


Raiden:


HA?!


Koyomi & Furumi:


Halo....!


Raiden:


To-tolong lupakan yang baru saja terjadi, itu tidak seperti yang kalian lihat


Azami:


Terlambat, mereka tidak akan melupakannya


Raiden:


Hwaaa...! Ini memalukan!


Plak!


Sara menepuk kepala Raiden


Sara:


Apa yang anda lakukan Nona Raiden, bersikaplah dewasa sedikit


Raiden:


Ta-tapi....


Furumi:


Oya oya, tenanglah, kami juga tidak terlalu suka hal-hal yang formal


Sara:


Ugh..maafkan kelakuannya


Azami & Castella:


Lihat?


Raiden:


Huff..diintinya yang tadi itu bukan hal yang penting


Raiden:


Jadi kita mulai dari awal


Raiden:


Aku Raiden, Rex petir generasi ke-8 dan ini Sara


Sara:


Salam kenal


Koyomi:


Aku Viertas Koyomi dan dia Liliana Furumi


Furumi:


Salam kenal juga


Castella:


Nah, Ibu, mereka juga kupanggil dari alam sana


Furumi:


Heh?! Apa maksudmu memanggilnya Ibu?!


Raiden:


Ha? Dia anak ku


Furumi:


Apa?! Tidak mungkin!


Raiden:


Mungkin!


Furumi:


Lord of Light itu tidak dilahirkan seperti manusia biasa dan Rex juga tidak menikah


Raiden:


Lalu apa masalahnya kalau dia anak ku?


Sara & Koyomi:


Huff.....


Puk!


Sara dan Koyomi menarik mundur Furumi dan Raiden


Castella & Azami:


Mereka satu pemikiran!