
Menjelang beberapa hari sebelum pernikahan, Castella pergi ke Lignum Finit untuk memanggil jiwa kedua orang tua Arumi
Castella:
’Datanglah’
Shuuu.....
Dua buah bola jiwa keluar dari dalam pohon
Castella:
’Berwujudlah’
Dua buah bola jiwa tersebut diubah menjadi wujud manusia utuh
?:
Ehh.....siapa...?
Castella:
Aku adalah Castella, orang yang memanggil kalian berdua kembali ke dunia kehidupan
??:
Salam kenal, aku Furumi, dia adalah Koyomi
Castella:
Salam kenal juga
Koyomi:
Jadi ada apa kami sampai dipanggil kemari?
Castella:
Aku ingin kalian berbicara dengan seseorang
Ctik!
Castella menjentikan jarinya
Shuu....
Sebuah gerbang tercipta dan muncul Arumi dari gerbang tersebut
Arumi:
Ada ap-
Furumi & Koyomi:
ARUMI!!!
Arumi langsung dipeluk erat oleh kedua orang tuanya
Arumi:
K-kalian?!
Furumi:
Kami merindukanmu!
Koyomi:
Senang rasanya bisa bertemu denganmu lagi
Arumi:
T-tapi....
Arumi teringat saat dia terpisah dari orang tuanya yang dimana Ia terpaksa menuruti kemauan Abyss karena kerajaannya telah diambil alih
Furumi:
Bagaimana keadaanmu???
Arumi:
I-ibu....ayah....
Arumi membalas pelukan mereka
Arumi:
Maafkan aku!
Koyomi:
A-Arumi! Terlalu kuat!
Arumi:
A-ah...! Maaf!
Arumi melonggarkan sedikit pelukannya
Furumi:
Kamu sudah dewasa sekarang ya?
Furumi:
Berapa usiamu?
Arumi melepas pelukannya
Arumi:
Ehh....aku tidak ingat usiaku berapa
Furumi:
Apa?! Bagaimana mungkin?! Bukankah Ibu sudah mengajarimu berhitung?!
Arumi:
Ta-tapi Ibu.....
Furumi:
Tidak ada tapi-tapi
Furumi menarik telinga Arumi
Castella:
’Ya ampun..indahnya’
Koyomi:
O-ohh...maaf kami melupakanmu nak
Castella:
Tidak apa, tidak apa
Koyomi:
Jadi tujuanmu memanggil kami adalah untuk mempertemukan kami dengannya?
Castella:
Ya kurang lebih begitu
Arumi:
Ayolah..dia hanya berbasa-basi
Swoofff.....
Arumi berpindah kebelakang Castella
Thup!
Arumi mengangkat Castella
Castella:
He-hei!
Arumi:
Ayah! Ibu! Perkenalkan calon suamiku sekaligus calon menantu kalian....!
Arumi:
Castella, Lord of Light generasi kedua
Teengggg.......
Furumi:
Lord...of Light...?
Koyomi:
Bagaimana mungkin Lord of Light mempunyai tubuh mungil seperti ini?
Koyomi:
Padahal Lord of Light sudah diperbincangkan di alam sana karena sudah mengalahkan Abyss
Arumi:
Castella, bersinarlah!
Arumi menyalakan cahaya khusus dari tubuh Castella
Ngiinggg.....
Furumi:
Silau....!
Castella:
Hei aku bukan lentera!
Arumi:
Kalian melihatnya kan??
Shuuu....
Arumi memadamkan cahaya Castella
Castella:
Hei turunkan aku!
Castella berusaha melepaskan diri
Furumi:
Arumi, kamu membuat Lord of Light kehilangan harga dirinya
Arumi:
Hmm...?
Arumi:
Dia ini bertubuh mungil, tidak apa
Arumi melempar-lemparkan Castella ke udara
Castella:
’Kenapa Arumi menjadi kekanakan seperti ini?’
Hwing
Castella berpindah ke bagian depan Arumi
Arumi:
Baiklah, sebenarnya aku ingin kalian hadir dalam pernikahan kami
Koyomi & Furumi:
PERNIKAHAN?!
Castella:
’Duhh.....’
Arumi:
Bukankah sudah kubilang tadi kalau dia itu calon menantu kalian??
Koyomi:
T-tapi bagaimana mungkin kamu....
Arumi:
Aku ini sudah dewasa
Furumi:
Pfftt...dewasa apanya? Umur saja tidak ingat
Arumi:
Hei hei, aku ini sudah berusia ribuan tahun, wajar saja aku melupakannya!
Furumi:
Tidak mungkin, kalau usiamu sudah ribuan tahun, kenapa tubuhmu masih muda?
Arumi:
Hehhhh......
Arumi lelah berkata-kata
Castella:
Yaaa..apa yang di katakannya itu benar
Castella:
Sekarang sudah di era Rex generasi ke-8
Furumi:
Eh?! Ke-8?!
Koyomi:
Arumi lahir saat generasi Rex ke-2 bukan?
Koyomi:
Usia seorang Rex mencapai 900 tahun, berarti usia Arumi saat ini berkisar 5400 tahun lebih
Furumi:
Hehhh?! Dia setua itu?!
Arumi:
Begitulah
Furumi:
La-lalu berapa usia Lord of Light?!
Castella:
Ehh..aku belum menginjak usia 20 tahun
Furumi:
Selisih usia kalian itu ribuan tahun!!!
Arumi:
I-ibu.....
Koyomi:
Tenanglah, usia hanyalah angka bukan?
Furumi:
Ta-ta-tapi ini.....!
Castella:
’Masalahnya menjadi rumit deh’
Castella:
Y-ya..itu bukan masalah
Arumi:
Dengar kan?
Arumi:
’Lembut’
Arumi memain-mainkan rambut Castella
Castella:
Lagipula meskipun usianya ribuan tahun, pemikiran makhluk hidup itu terbatas
Castella:
Seperti yang kalian lihat, dia masih saja bersifat kekanak-kanakan
Koyomi:
Hmm..dia benar
Furumi:
Ba-baiklah.....
Furumi:
Jadi kapan pernikahan kalian berlangsung?
Castella:
Beberapa hari lagi
Furumi:
Apa?! Kita harus segera mempersiapkan segalanya!
Castella:
Te-tenanglah, semuanya sudah siap, hanya tinggal kesiapan kalian sebagai wali bagi Arumi nantinya
Koyomi:
Hoo..begitu ya
Furumi:
Boleh aku lihat pakaian kalian?
Pukk....
Arumi menyandarkan kepalanya di atas kepala Castella
Arumi:
Tidak
Castella:
Biarlah itu menjadi kejutan nanti
Koyomi:
Masuk akal
Furumi:
Oh ya! Kita sampai lupa memperkenalkan diri kita sendiri!
Koyomi:
Oh! Benar, tidak sopan sekali kita ini
Azami:
Hmm~
Furumi:
Perkenalkan, aku Liliana Furumi
Koyomi:
Dan aku adalah Koyomi Viertas
Castella:
Koyomi, Furumi, Azami, satu kesatuan dari kata Mi semua
Koyomi:
Bwahahaha...sebenarnya nama Azami itu kuberikan agar dia menjadi wanita yang suka bertualang, percaya diri, dan berwibawa
Furumi:
Yahh..tapi sayang sekali dia jauh dari namanya
Azami:
Hmm~
Castella:
Hehhh...belum tentu begitu, Azami hanya menjadi manja dan kekanak-kanakan begini didepan kalian saja
Azami:
Hmm~
Koyomi:
Sudahlah, daripada itu, kita sekarang ada dimana?
Azami:
Diatas Abyss
Koyomi:
Apa?!
Castella:
Kalian sedang berada di puncak pohon Lignum Finit
Furumi:
Pohon?
Castella:
Azami, tunjukan pada mereka
Azami:
Baik
Ctik!
Azami membuka gerbang perpindahan yang menuju ke kediaman Raiden
Castella:
Lihat? Kita sedang berada di wilayah Rex petir
Furumi:
Besar sekali!!!
Castella:
Bahkan Devanagari saja hanya seperti serangga dibuatnya
Koyomi:
Wohh..luar biasa
Koyomi:
Ngomong-ngomong, kita dirumah siapa ini?
Castella:
Kediaman Rex petir
Koyomi:
Heh?!
Castella:
Lihatlah ke atas sana
Castella menunjuk ke arah pagoda besar di dekat kediaman Raiden yang terdapat simbol petir di puncaknya
Furumi:
Lalu seperti apa Rex petir di era sekarang?
Brukk!
Arumi dan Castella terjatuh ke tanah bersama
Arumi & Castella:
Jauh dari harapan kalian
Koyomi:
Tidak mungkin tidak mung-
”Hwaaaa!!!”
Terdengar teriakan Raiden yang sedang berlari dari dapur karena mengambil masakan yang dimasak oleh Sara
Sara:
Kembali!!!
Dug!
Raiden tersandung dan terlempar jatuh di hadapan keluarga Koyomi dan Castella
Raiden:
Aduhhh......
Sara:
Tertangkap!
Sara dan Raiden bertingkah seperti biasa
Sara:
Eh?
Koyomi:
Ti-tidak apa, lanjutkan saja
Raiden:
Hwoah! Ada tamu ternyata!
Bzztt!
Raiden berdiri dalam sekejap mata dalam kondisi bersih
Raiden:
Uhum! Ada kepentingan apa?
Castella:
Mereka adalah orang tuanya Azami
Raiden:
HA?!
Koyomi & Furumi:
Halo....!
Raiden:
To-tolong lupakan yang baru saja terjadi, itu tidak seperti yang kalian lihat
Azami:
Terlambat, mereka tidak akan melupakannya
Raiden:
Hwaaa...! Ini memalukan!
Plak!
Sara menepuk kepala Raiden
Sara:
Apa yang anda lakukan Nona Raiden, bersikaplah dewasa sedikit
Raiden:
Ta-tapi....
Furumi:
Oya oya, tenanglah, kami juga tidak terlalu suka hal-hal yang formal
Sara:
Ugh..maafkan kelakuannya
Azami & Castella:
Lihat?
Raiden:
Huff..diintinya yang tadi itu bukan hal yang penting
Raiden:
Jadi kita mulai dari awal
Raiden:
Aku Raiden, Rex petir generasi ke-8 dan ini Sara
Sara:
Salam kenal
Koyomi:
Aku Viertas Koyomi dan dia Liliana Furumi
Furumi:
Salam kenal juga
Castella:
Nah, Ibu, mereka juga kupanggil dari alam sana
Furumi:
Heh?! Apa maksudmu memanggilnya Ibu?!
Raiden:
Ha? Dia anak ku
Furumi:
Apa?! Tidak mungkin!
Raiden:
Mungkin!
Furumi:
Lord of Light itu tidak dilahirkan seperti manusia biasa dan Rex juga tidak menikah
Raiden:
Lalu apa masalahnya kalau dia anak ku?
Sara & Koyomi:
Huff.....
Puk!
Sara dan Koyomi menarik mundur Furumi dan Raiden
Castella & Azami:
Mereka satu pemikiran!