Chaction: Chaos and Destruction

Chaction: Chaos and Destruction
Hal yang tak diduga



Vassago pun dibawa ke Gong Tian, inti Rex miliknya diberi segel oleh Liang Wei dan dikembalikan padanya. Selanjutnya Vassago ditaruh diatas pilar untuk digunakan sebagai inti kekuatan kota Viestavas. Produksi Helios pun dimulai, seluruh prajurit dan armada langit diberi Helios agar memudahkan mereka bertarung di udara. Tak lupa Liang Wei mengambil sebagian besar kekuatan milik Vassago agar memperkuat eksistensinya sebagai orang yang memerintahkan Rex angin itu sendiri.


Dalam waktu beberapa minggu, armada langit kota Viestavas sudah memenuhi langit Viestavas


Liang Wei:


’Ini sudah cukup’


Huang Yui:


A-Wei, kita harus melepaskan pria itu


Liang Wei:


Tentu saja, produksi Helios dan armada kita sudah cukup


Huang Yui:


Lalu kekuatan yang kau ambil darinya?


Liang Wei:


Akan kugunakan sebagai serangan jarak jauh nantinya


Huang Yui:


Tapi apakah manusia boleh memakai kekuatan Rex itu sendiri?


Liang Wei:


Ide bagus, aku akan memecah kekuatannya menjadi 5


Huang Yui:


Apa?!


Liang Wei:


Dengan begitu inti miliknya hanya akan digunakan untuk mengendalikan naga itu


Huang Yui:


A-Wei, melakukan itu sama saja seperti kita melecehkan seorang raja!


Liang Wei:


Dia memang seorang raja, tetapi Ia tunduk padaku


Huang Yui:


A-Wei!


Liang Wei:


Yui, apa aku pernah berkata jika seseorang harus selalu menepati janjinya?


Liang Wei:


Janji itu harus ditepati, dan pria itu sudah menepatinya


Liang Wei:


Meskipun dia menjadi tidak berdaya di masa depan, dia tetap berada di bawah perlindungan kita


Yui terdiam mendengarnya, Liang Wei pun pergi ke ruangan dimana Vassago berada


Kreeettt.....


Vassago:


Huh?


Liang Wei:


Vassago, aku sudah memutuskan untuk memecah kekuatanmu menjadi 5 bagian


Vassago:


Lalu?


Liang Wei:


Kau akan ikut dalam pertempuran nanti untuk mengendalikan naga badai itu


Vassago:


Aku mengerti


Liang Wei:


Tugasmu di pilar itu sudah selesai


Vassago:


Baik


Vassago pergi dari pilar tersebut


Vassago:


Bagaimana persiapan tempurnya?


Liang Wei:


Berkat kekuatanmu, semuanya sudah melebihi apa yang kuharapkan


Liang Wei:


Aku juga mendapat pengetahuan tentang wilayah Rex lain dari inti Rex milikmu


Vassago:


Beritahu aku rencana selanjutnya


Liang Wei:


Kita akan memberikan bantuan pada wilayah lain dan menjalin kerja sama dengan mereka


Vassago:


Baguslah


Liang Wei:


Apa kau ingin menemui Rex yang lainnya?


Vassago:


Tidak, aku tak pantas bertemu mereka


Vassago:


Aku akan menunggu disini saja


Liang Wei:


Vassago:


Rex ya? Jangan bercanda, Rex angin bukanlah seorang pemimpin


Liang Wei:


Benar


Liang Wei berjalan mendekat dan mengangkat wajah Vassago


Liang Wei:


Tetapi kau adalah seorang pendamping


Liang Wei menarik tangan Vassago dan menaruhnya di dadanya kemudian memaksa Vassago memasangkan segel pada dirinya


Vassago:


Apa yang kau lakukan??


Liang Wei:


Ini adalah cara seorang Rex menikah bukan?


Vassago:


Jangan bercanda!


Liang Wei:


Aku tidak bercanda, lihatlah kedalam jiwaku


Liang Wei memasangkan mata kirinya dengan mata kiri Vassago. Vassago pun melihat kedalam jiwa Liang Wei, terdapat separuh inti Rex angin didalam jiwa Liang Wei


Liang Wei:


Benar bukan?


Vassago:


Tidak mungkin......


Vassago:


Kenapa harus disaat kita akan berperang?!


Liang Wei:


Kenapa? Lucu kau berkata demikian suamiku


Vassago seketika menjadi panik


Liang Wei:


Kau tahu, dalam beberapa hari ini aku menyukai sifatmu itu


Liang Wei:


Dan aku menyadari jika aku jatuh cinta padamu


Vassago:


Tapi bagaimana kau mengetahui caranya?


Liang Wei:


Seorang Rex mendapat keturunannya 50 tahun sebelum Ia meninggal


Liang Wei:


Keturunannya terlahir dengan menarik intinya


Liang Wei:


Para Rex tidak menikah sama sekali


Vassago:


Lalu bagaimana kau bisa tahu cara mereka menikah?!


Liang Wei:


Aku mempelajari prasasti yang ditinggalkan Rex terakhir yang memimpin kota ini


Liang Wei:


Ia menuliskan caranya


Vassago:


Aku tidak menyangka jika kau akan sampai sejauh ini


Liang Wei:


Mari kita lupakan itu


Liang Wei semakin mendekat ke Vassago


Vassago:


Kau sudah terlalu dekat


Liang Wei:


Jangan kaku seperti itu


Vassago terus mundur hingga akhirnya Ia terjatuh di atas sebuah kursi panjang


Vassago:


’Gawat’


Vassago berusaha bangkit namun Liang Wei menahannya


Liang Wei:


Tertangkap


Liang Wei berbaring diatas tubuh Vassago dan menyandarkan kepalanya di bahu Vassago


Liang Wei:


Sshh....


Liang Wei membuat Vassago tak berdaya


Liang Wei:


Kehangatan ini sungguh menenangkan


Liang Wei mengalungkan tangannya di leher Vassago dan tertidur pulas