
Eios:
Ayo!
Eios dan Aiwaka langsung berlari menuju ke Devanagari milik Rex lahar
BRAAASSSHHHH!!!!
Devanagari tersebut menyemburkan lahar yanh sangat panas ke arah mereka
Eios:
Rex es!
Fuusshhh!!!
Lahar tersebut dibekukan oleh Vigndr dan ditendang kembali oleh Aiwaka ke arah Devanagari tersebut
GRRRAAAA!!!!
Devanagari tersebut kembali melemparkan lahar-lahar panas dari tubuhnya serta beberapa kali menghentakan tanah dengan kuat
Eios:
’Kekuatan mereka tidak akan sampai untuk menangkisnya’
Beberapa lahar mengarah ke pasukan
Eios:
Sigh!
Tanpa disadari, Vassago datang dan menahan lahar tersebut agar tidak mengenai para prajurit
Vassago:
Kami datang terlambat
Eios menyadari kekuatannya dari kejauhan
Eios:
’Kemana saja dia?’
Eios kembali menghadapi Devanagari Rex lahar
Eios:
Kalian ada ide untuk menghabisinya dalam satu serangan?
Nechryn:
Aku kurang yakin jika kekuatanku dapat melemahkannya hingga ke titik terlemah
Eios:
Bagaimana denganmu Rex es?
Vigndr:
Aku terpikirkan sesuatu dengan kekuatanku serta kekuatan air dan tanah
Eios:
Katakan saja
Vigndr:
Rex air harus memberikan serangan air yang sangat kuat pada monster itu
Vigndr:
Lalu aku akan membekukannya untuk menghentikan pergerakannya
Vigndr:
Kemudian Rex tanah akan memberikan serangan miliknya
Eios:
Mari kita coba
Eios pergi lebih dekat agar Nechryn dan Vigndr lebih leluasa memberikan serangan mereka
Eios:
Apa jarak ini sudah cukup?
Vigndr:
Ya
Eios:
Sahabatku! Sibukan monster itu!
Aiwaka:
Serahkan saja padaku!
Aiwaka pergi menghadapi Devanagari tersebut sendirian
Eios:
Mulailah
Vigndr:
Maaf, apa boleh aku meminjam kekuatanmu?
Vigndr:
Kekuatanku tidak cukup besar jika membekukan monster sebesar itu
Nechryn:
Dia benar, aku juga harus meminjam kekuatanmu
Eios:
Jangan khawatir, gunakanlah kekuatanku sebanyak yang kalian perlukan
Vigndr:
Terima kasih
Nechryn:
Aku mulai
Nechryn merapalkan mantra untuk memanggil air dalam jumlah yang sangat banyak, Vigndr pun ikut merapalkan mantranya
Eios:
’Sepertinya kekuatan yang mereka ambil cukup banyak, sebagian inti ku saja sudah hampir habis dibuatnya’
Nechryn:
Selesai!
Nechryn:
Selanjutnya!
Vigndr:
Baik!
Vigndr membekukan seluruh air yang ada Devanagari tersebut membeku dan tidak dapat bergerak karena ditahan oleh Nechryn dan Vigndr
Eios:
Sahabatku! Seranglah!
Aiwaka:
Baiklah!!!
Aiwaka mengangkat tangannya dan turun dengan kecepatan penuh
Shiinnggg......
Terciptalah tombak besar raksasa hasil dari kekuatan Aiwaka yang Ia fokuskan pada tangannya
Aiwaka:
HYAAAAA!!!!
Tombak tersebut menghantam Devanagari tersebut sampai membuatnya hancur tak bersisa, Eios pun sampai merinding saat melihat serangan milik Aiwaka
Vigndr:
Ada apa Rex api?
Eios:
K-kalian menyadarinya ya?
Nechryn:
Tentu, tubuhmu bergetar seperti ini
Eios:
Kalian benar
Eios:
A-a-aku terkejut dengan serangan sekuat itu
Eios:
Bahkan aku tidak merasakan jika dia menggunakan kekuatannya dengan serius
Nechryn:
Jangan heran dengan itu, Rex tanah adalah raja bagi seluruh daratan
Vigndr:
Benar, meskipun kekuatanku mirip seperti Rex tanah
Vigndr:
Perbandingan kekuatanku dengannya sangat jauh
Eios:
’Jika Rex es sendiri yang berkata seperti itu, maka kekuatan Aiwaka bukanlah sembarang kekuatan’
Dalam pandangan Eios, kekuatan Rex es berada setingkat dengannya serta Rex petir, Bahkan kekuatannya berada diatas Rex air dan angin
Eios:
’Baguslah jika begitu, karena meskipun sejarah akan terulang lagi, aku tidak perlu khawatir’
BWWOOOOOSSSHHHHHH!!!!!!
Dari samping mereka tiba-tiba muncul dua Devanagari yang berelemen logam dan kristal
Ryu:
Itu dia monster hari itu Ken!
Ken:
Kau pasti bercanda
Agi:
Tidak salah lagi itu monsternya!
Eios:
’Bagaimana mungkin?!’
Eios:
’Kami tidak menyadari kehadiran mereka!’
Devanagari logam menghantam Aiwaka dan Devanagari kristal menembakan petir yang kuat ke arah Eios
Vigndr:
Awas!
Eios, Nechryn, dan Vigndr membuat perisai untuk menahan serangan Devanagari kristal
Nechryn:
Mundurlah, kita tidak bisa menahannya!
Eios pun pergi menjauh
BAMM!!!
Aiwaka terkena hantaman Devanagari logam dan membuat lubang besar di tanah
Aiwaka:
Aku lengah
Devanagari logam kembali menyerang Aiwaka dengan hujaman logam-logam tajam
Bzzzttt!!!
Raiden datang dan membawa Aiwaka pergi menjauh
Aiwaka:
Terima kasih banyak Rex petir
Azami:
Kalian mundurlah, biar kami yang menghadapi mereka