
Beberapa hari sebelum Vassago pergi,
Liang Wei sudah kembali ke Viestavas dan dia diamankan oleh roh Rex angin ketiga.
Liang Wei tidak tenang sama sekali setiap harinya, kesendiriannya selalu membawanya pada pikiran yang aneh-aneh
Liang Wei:
Bagaimana kabarnya ya?
Liang Wei:
Cepatlah perang ini berakhir
Liang Wei mengingat-ingat lagi kehidupannya sebelum mengenal Vassago. Ia teringat akan dirinya yang selalu sibuk dengan pekerjaan setiap harinya dan menghabiskan waktu seorang diri
Liang Wei:
Ahh..aneh rasanya mengingat diri sendiri yang dulu
Liang Wei:
Apakah aku mengalami penurunan?
Liang Wei:
Atau mungkin aku menjadi semakin manja?!
Liang Wei menjadi berpikir yang aneh-aneh lagi hingga akhirnya Ia memutuskan untuk pergi tidur
Liang Wei:
Aku harus tidur!
Liang Wei pun memaksa dirinya untuk tidur, beberapa lama kemudian Ia tertidur pulas. Akibat kekhawatiran Liang Wei, Abyss memanfaatkannya untuk memasuki mimpinya
Liang Wei:
Huft..dia kapan kembali ya?
Vassago:
Yoo..kami kembali
Liang Wei:
Ah! Kau sudah pu-
Liang Wei melihat Vassago bersama dengan wanita lain
Liang Wei:
Siapa dia suamiku?
Vassago:
Dia adalah istriku
Liang Wei tak sadar jika Ia sedang bermimpi
Liang Wei:
Apa?!
Amarahnya pun tak tertahankan lagi
Liang Wei:
Beraninya kau!
Liang Wei menggunakan eksistensinya sebagai istri dari Rex angin dan mulai menyerap kekuatan Rex asli milik Vassago
Liang Wei:
Akan kuhancurkan kalian!!!
Liang Wei membuat badai menyelimuti Viestavas dan membuat para penduduk takut, roh dari Rex angin yang ketiga pun sampai harus turun tangan
Liang Wei:
Hyaaaaaa!!!!!!
Awan menjadi gelap dan angin berhembus kencang
’Apa yang terjadi?!’
Roh Rex angin ketiga langsung mencari tahu apa yang sedang terjadi
’Oh tidak, dia dikendalikan amarahnya’
Roh Rex angin ketiga melihat jika Liang Wei juga menyerap penuh kekuatan Vassago
’Gawat!’
Vassago yang berada di dekat gerbang Abyss pun merasakan jika tubuhnya menjadi berat sekali
Vassago:
Ada apa ini?!
Vassago pun terjatuh ke tanah
Vassago:
Ke-kekuatanku.....tidak bersamaku?
Vassago yang tanpa kekuatan *Re*x hanyalah manusia biasa
Brak!!!
Keluarlah segerombolan monster Abyss dari gerbang
Vassago:
Sial!!!!!
Vassago berusaha bangkit namun gagal dan malah terbaring lemas di tanah
Vassago:
’Ini adalah akhir bagiku’
Segerombolan monster itu sudah sampai di depan Vassago dan sempat menyerangnya beberapa kali hingga terluka parah
”HAAAA!!!!”
Datanglah Aiwaka menghantam habis segerombol monster Abyss tersebut
Vassago:
U-ugh..!
Aiwaka:
Kawan! Apa kau masih bisa bertahan?!
Vassago menggerakan tubuhnya beberapa kali
Aiwaka:
Bertahanlah!
Aiwaka menggendongnya ke pusat pertahanan
Aiwaka:
Segera obati dia dengan semua yang kita punya!!!
Seluruh orang pun langsung menuruti Aiwaka dan berusaha membuat Vassago agar tetap sadar
Aiwaka:
Aiwaka segera pergi menjemput Celene
Brak!
Aiwaka langsung berjalan masuk ke ruangan Celene dan mengangkatnya
Celene:
Hya!
Aiwaka:
Celene, aku memerlukanmu
Celene pun dibawa ke tempat perawatan Vassago
Celene:
Ada apa ini?
Aiwaka:
Dia terluka dan kehilangan kekuatannya
Celene:
Ahh..aku kehabisan obat untuknya
Aiwaka:
Gunakan apa saja untuk membuatnya terus hidup
Celene:
Baiklah, bawakan aku bahan-bahannya
Aiwaka:
Katakan saja
Celene:
Prajurit yang mempunyai Helios angin dan juga beberapa batu merah delima
Aiwaka:
Baik!
Aiwaka segera pergi mencari prajurit yang memiliki Helios angin dan juga menarik keluar batu merah delima dari tanah. Kepanikan yang terjadi terdengar hingga ke ruangan Eios
Cklak!
Eli:
Tuan! segera bantu pasukan perawat!
Eios:
Aku mengerti
Bwooossshhh!!!
Eios berpindah ke ruang perawatan
Eios:
Apa?!
Eios tidak merasakan sama sekali kekuatan Rex milik Vassago dan inti *Re*x-nya hanyalah inti Rex kosong
Eios:
Minggir!
Para perawat pun menyingkir, Eios terkejut dengan kondisi Vassago yang terkena korosi ( tubuhnya mulai hancur perlahan-lahan)
Eios:
Oh tidak!
Eios segera menyalurkan kekuatan regenerasi miliknya pada Vassago agar tubuhnya terus bertahan dari korosi
Eios:
Ayo! Bertahanlah!!!
Tubuh Vassago berhasil melawan korosinya dan kembali normal, namun jiwa Vassago berada di ambang "ketiadaan"
Eios:
Kalau begitu....
Eios menarik keluar setengah inti Rex nya dan memberikannya pada Vassago, Ia pun terselamatkan
Bwooosshhh!
Eios segera berpindah ke tempat Eli berada dan mengambil separuh inti Rex nya
Eios:
Maaf Eli, ini darurat
Eli:
Tidak apa
Bwooosshhh!
Eios kembali ke ruang perawatan dan segera membuat kekuatannya bisa beresonansi dengan Vassago
Eios:
Ayo! Ayo! Ayo!
Eios menghidupkan paksa inti Rex Vassago dengan menggunakan kekuatannya, jiwa Vassago pun kembali
Eios:
Jangan bergerak!
Eios pergi keluar untuk menyerap kekuatan panas matahari, karena setiap detik dari kesadaran Vassago, kekuatan Eios
terus-menerus dikorbankan
Eios:
Api akan terus menyala selama panas masih ada!
Eios membuat matahari bersinar sangat terang hingga membuat kekacauan di beberapa tempat. Nechryn yang merasakan ancaman dari cahaya tersebut segera menurunkan hujan deras di seluruh dunia
Nechryn:
Argh! Ini tidak bisa dibiarkan
Nechryn:
Wahai langit! Turunkanlah hujan bagi dunia ini!
Seluruh dunia mengalami hujan, namun hujan tersebut tak menyentuh tanah yang Eios pijak dan langit yang berada di atas Eios
Nechryn:
’Ada masalah apa ini?’