Chaction: Chaos and Destruction

Chaction: Chaos and Destruction
Pesan untuk Nechryn



Setelah Saxa dan Tyga, kini Korapolas adalah tujuan selanjutnya dari pesan Castella. Sebuah bunga kecil yang tumbuh di tengah lautan yang sangat luas, secara perlahan Ia menyelam ke lautan untuk mencari Rex air.


Sementara itu, di perbatasan laut dengan Abyss, Ken dan Ryu beserta para pasukan bertarung untuk menahan kekuatan Abys**s. Berhari-hari lamanya mereka berdua berada di medan pertempuran, sampailah mereka di titik terjauh yang pernah dicapai para pasukan Korapolas


Ken:


Sial, ini tidak ada habisnya


Ken:


Apa tidak ada bala bantuan?!


Ryu:


Tidak akan mungkin ada bantuan!


Ryu:


Kita harus menghemat para prajurit yang ada!


Ken:


Argh..monsternya bertambah banyak tapi prajurit kita semakin sedikit


Ryu:


Lakukan saja yang terbaik untuk menahannya dan terus maju!


Ken:


Ya!


Ken dan Ryu melanjutkan pertempurannya. Setelah beberapa saat mereka bertarung, datanglah bunga kecil tersebut dan menyegel kekuatan Abyss


Ryu:


A-apa?!


Ken:


Kekuatan yang menyegel Abyss....


Ken:


Lord of Light memberi kita bantuan


Ryu:


Syukurlah!


Ken:


Habisi monster yang tersisa!!!


”HYAAAAA!!!!!!”


Para monster yang tersisa pun dihabisi, selesailah pertarungan mereka untuk sementara waktu


Ken:


Akhirnya selesai, ayo kembali


Ken dan Ryu serta para prajurit mundur dari medan pertempuran. Ditengah perjalanan, bunga kecil tadi hinggap di tubuh Ken


Ken:


Eh? Bunga ini bukanlah jenis bunga yang bisa berada di dalam lautan


Ryu:


Jangan terlalu dipikirkan


Ken:


Ya


Ken berusaha mencabutnya namun bunga tersebut tak dapat Ia gerakan sedikitpun, Ken pun berhenti sejenak


Ryu:


Ada apa?


Ken:


Gawat, bunga ini tidak mau lepas dari tubuhku


Ryu:


Apa bunga itu membuat tubuhmu sakit atau yang lainnya?


Ken:


Tidak


Ryu:


Kalau begitu lanjut jalan saja, minta seseorang mencabutnya nanti


Ken:


Baiklah


Ken kembali melanjutkan perjalanannya ke pos prajurit. Sesampainya mereka disana, terlihat para prajurit sedang berbaris


”Mereka sudah kembali!”


Para prajurit terkejut dengan kedatangan mereka


Ryu:


Ada apa ini?!


Agi pun keluar dari barisan dan menghadap mereka


Agi:


Mereka adalah bala bantuan yang hendak dikirimkan untuk membantu kalian


Ken:


Tapi pertarungannya sudah selesai


Agi:


Apa? Bagaimana mungkin?


Ken:


Lord of Light menyegel kekuatan Abyss


Agi:


Syukurlah, bagaimana keadaan para prajurit kalian?


Ken:


Dalam waktu beberapa hari ini, sebagian prajurit kami gugur disana


Ken:


Jasad mereka ditelan oleh Abyss


Agi:


Aku turut berduka


Ryu:


Itu bukan masalah, mereka sudah bersedia mengorbankan nyawa mereka


Ryu:


Jangan ada penyesalan dan tidak boleh ada


Ken:


Dia benar


Agi:


Aku paham


Ken:


Ngomong-ngomong, bisa tolong cabut bunga ini?


Agi:


Bunga apa itu?


Ken:


Tidak tahu, bunga ini tiba-tiba menempel padaku


Agi:


Hm..Sepertinya bunga itu bukan berasal dari sini


Agi:


Biar ku cabut


Agi berusaha menariknya namun tetap saja


sia-sia


Ken:


Huft..tidak bisa juga ya


Agi:


Sepertinya bunga ini memiliki kekuatan khusus


Agi:


Seharusnya Yang Mulia Nechryn bisa mengurusnya


Ken:


Aku harap begitu


Ryu:


Sudahlah, bersihkan dirimu dulu


Ken:


Ya, kami pergi dulu


Agi:


Silahkan


Ken dan Ryu serta para prajurit pergi membersihkan diri mereka di pos prajurit


Agi:


’Dari ceritanya, Abyss disegel oleh


Lord of Light, setelahnya bunga itu


menempel di tubuhnya’


Agi:


’Mungkinkah bunga itu berhubungan dengan Lord of Light?’


Ken dan Ryu selesai membersihkan diri mereka kemudian menghadap Agi


Ken:


Kami sudah selesai


Ken:


Tolong bawa kami menemui Yang Mulia


Ken:


Kami harus memberikan laporannya secara langsung padanya


Agi:


Ya, ayo


Ryu:


Tunggu sebentar


Ryu maju ke depan barisan para prajurit


Ryu:


Seluruh barisan, bubar!


”Baik!”


Para prajurit tadi langsung bubar dan kembali ke dalam pos


Ryu:


Selesai. Ayo


Mereka bertiga pergi menghadap Nechryn di istananya


Kreeettttt.....


Agi membuka pintu


Agi:


Tunggu sebentar, aku harus memberi tahu


Ken:


Ya


Agi masuk kedalam istana


Ken:


Hei Ryu, bagaimana mungkin kau bisa terluka karena serangan Abyss


Ryu:


Saat itu, aku serta para prajurit baru saja datang. Namun, tanpa disadari, segerombolan makhluk Abyss sudah berada dekat dengan pos prajurit


Ryu:


Mau tidak mau aku harus menjadi umpan dan menghambur formasi mereka


Ryu:


Yaa..beruntungnya aku selamat


Ken:


Seperti apa gerombolan mosnternya?


Ryu:


Hanya monster biasa, tapi ada satu monster yang berukuran sangat besar sekali


Ryu:


Monster itu berukuran tiga kali lipat naga badai milik Rex angin


Ken:


Yang benar saja?!


Ryu:


Memang sulit dipercaya, tapi monster besar itu mundur setelah monster-monster kecil dikalahkan


Ryu:


Tapi dia menembakan petir yang sangat kuat sekali, diperlukan seluruh pasukan untuk menahan serangannya


Ken:


Sial, kekuatan Abyss pastilah sangat besar


Ryu:


Tentunya


Tap! Tap! Tap! Tap!


Agi kembali


Agi:


Silahkan masuk, Yang Mulia Nechryn sudah menunggu kalian


Ken:


Ya


Ken dan Ryu pergi menghadap Nechryn


Kreeettttt......


Pintunya terbuka, Ken dan Ryu segera masuk


Nechryn:


Silahkan duduk


”Baik!”


Ken dan Ryu duduk


Nechryn:


Jadi bagaimana?


Ken:


Ditengah pertarungan, kekuatan Lord of Light menyegel Abyss


Ken:


Jadi untuk sekarang kita bisa tenang


Nechryn:


Bagus


Nechryn:


Berapa banyak prajurit yang gugur di medan pertempuran?


Ken:


Hanya setengah kelompok saja Yang Mulia


Nechryn:


Syukurlah


Nechryn:


Aku sudah mendengar dari Agi tentang bunga yang menempel pada tubuhmu


Ken:


Benarkah? Jadi apa anda bisa mencabutnya?


Nechryn:


Biar kucoba


Nechryn menciptakan arus air dan menarik bunga tersebut dari tubuh Ken


Nguuunggg....


Bunganya bersinar


’Salam Rex air’


Nechryn:


Lord of Light


Brakk!!!


Ken dan Ryu langsung berlutut setelah mendengarnya


’Hm? Suara ribut apa itu?’


Nechryn:


Mereka memberi hormat pada anda


’Mintalah mereka untuk bangkit, aku ingin menyampaikan sesuatu pada mereka’


Nechryn:


Kalian mendengarnya?


”Dimengerti”


Ken dan Ryu langsung bangkit berdiri


’Baik, akan aku lanjutkan’


’Rex air, pergilah ke wilayah Rex tanah’


’Disana adalah titik pertemuan para Rex’


Nechryn:


Dimengerti


’Lalu, aku merasakan sedikit kekuatan Abyss disini’


’Diantara kalian yang ada disini, apa ada yang berkaitan dengan Abyss?’


Ryu:


Itu adalah saya


’Hm? Apa yang terjadi padamu?’


Ryu:


Saya pernah terkena serangan Abyss


’Rupanya begitu’


Sruuutt....


Asap hitam keluar dari tubuh Ryu dan dihisap oleh bunga tersebut


’Untung saja Abyss tidak langsung melahap inti helios milikmu’


Ryu:


Terima kasih banyak tuan!


’Bukan masalah’


’Rex air, ingatlah pesanku tadi’


Nechryn:


Baik


Shuuu....


Bunganya kembali seperti semula


Blup!


Nechryn membuat gelembung khusus untuk bunga tersebut


Nechryn:


Sepertinya tugas kalian disini sudah selesai


Nechryn:


Perang sudah dekat


Ken:


Kami mengerti


Ken:


Bagaimana anda pergi ke wilayah Rex tanah?


Nechryn:


Tenang saja, aku sudah mendapatkan solusinya


Ken:


Baik, kalau begitu kami pamit dulu


Nechryn:


Tunggu, ambilah ini


Nechryn menyerahkan helios berelemen air kepada Ken dan Ryu


Nechryn:


Semoga ini membantu kalian untuk kedepannya


”Terima kasih Yang Mulia”


Keduanya membungkuk hormat pada Nechryn dan pergi meninggalkan istana


Agi:


Sudah selesai?


Ken:


Sudah


Agi:


Jadi apa yang akan kalian lakukan selanjutnya?


Ken:


Yang Mulia akan pergi ke wilayah Rex tanah


Agi:


Lalu kalian?


Ken:


Entahlah, masih belum ada perintah langsung dari Yang Mulia


Agi:


Aku mengerti