Chaction: Chaos and Destruction

Chaction: Chaos and Destruction
Pergi



Sementara itu, Liang Wei dan Vassago yang berada di Saxa. Keduanya membantu para perawat untuk mengobati seluruh prajurit yang terluka. Vigndr dan Nechryn turut serta membantu mereka berdua


Liang Wei:


Suamiku, tolong bawakan sepasang perban ukuran kecil dan besar


Liang Wei:


Lalu antarkan pada Nechryn


Vassago:


Baik


Vassago pergi mengambil sepasang perban kecil dan besar


Vigndr:


Huft..menyedihkan sekali kita ini


Liang Wei:


Hm? Apa maksudmu?


Vigndr:


Kita tidak bisa membantu yang berada di garis depan


Liang Wei:


Lalu?


Vigndr:


Bukankah tugas kita para Rex adalah untuk melindungi manusia?


Liang Wei tertawa kecil mendengarnya


Vigndr:


Kenapa kau tertawa?


Liang Wei:


Kau tahu, sebelum aku menjadi Rex angin, kehidupanku hanya sebagai wanita yang memimpin sebuah kota


Liang Wei:


Aku hanya berdiam dalam satu ruangan, setiap harinya duduk dibelakang meja hanya untuk menangani laporan-laporan dari para penduduk


Liang Wei:


Aku bahkan sangat jarang sekali melihat kehidupan di luar ruangan itu


Liang Wei:


Sekarang, lihatlah, aku dapat menghabiskan waktu ku lebih banyak di luar ruangan


Vigndr:


Tidak ada hubungannya sama sekali


Liang Wei:


Tidak, kau tidak mengerti


Liang Wei:


Membantu menyembuhkan manusia juga salah satu bentuk perlindungan para Rex


Vigndr:


Itukan menurutmu, lagipula kau dan suami mu yang membawaku serta Rex air kesini


Vigndr:


Bahkan aku harus bersamamu terus


Liang Wei:


Ya, karena berbeda dari Rex air


Liang Wei:


Dia sudah terbiasa mengobati para prajuritnya


Liang Wei:


Dan kau terus-menerus mengeluh karena tidak bisa ikut bertarung, jadi aku harus mengawasimu terus


Vigndr:


Hmph!


Vassago berjalan melewati mereka berdua untuk mengantarkan perban kepada Nechryn


Liang Wei:


Kau lihat dia?


Vigndr:


Apa?


Liang Wei:


Dia adalah Rex angin pertama yang datang kembali setelah leluhurnya pergi menelantarkan kami ribuan tahun yang lalu


Liang Wei:


Kota kami dikunci dari dunia luar dengan badai yang sangat mengerikan


Liang Wei:


Dia juga lah yang membebaskan kami


Liang Wei:


Lalu, lihatlah, dia sangat bersemangat untuk membantu para perawat-perawat ini


Vigndr:


Aku tidak peduli


Liang Wei pun akhirnya jengkel mendengarnya, Ia menarik pakaian Vigndr dan memasang raut wajah marah padanya


Liang Wei:


Dengar, kau adalah Rex es, leluhurmu terlahir dari gabungan kekuatan Rex angin dan air


Liang Wei:


Karena itu, aku sebagai Rex angin memerintahkanmu untuk memberikan pelayananmu pada mereka yang terluka


Vigndr langsung ketakutan mendengarnya dan segera pergi menjauh dari Liang Wei


Liang Wei:


Kekanak-kanakan sekali


Vassago datang sambil bingung dengan ekspresi wajah Liang Wei


Vassago:


Ada apa?


Liang Wei:


Bukan apa-apa


Liang Wei memalingkan wajahnya


Vassago:


Ayolah, ada apa?


Vassago mendekatinya namun Liang Wei tidak menjawabnya


Liang Wei:


Aku sudah bilang bukan apa-apa


Vassago pun membelai Liang Wei


Vassago:


Katakanlah, ada apa?


Hati Liang Wei tak bisa lagi mengelak dan pada akhirnya menceritakan apa yang terjadi


Vassago:


Ya ampun, ternyata dia berpikiran seperti itu ya


Liang Wei:


Huft..aku menyerah membujuknya


Vassago:


Biarlah, lagipula dia akan sadar sendiri nantinya


Liang Wei:


Ya


Liang Wei menguap dan Ia mengantuk


Vassago:


Nampaknya permaisuriku sudah mengantuk dan ingin cepat-cepat beristirahat ya?


Liang Wei:


Ehm..biarlah, ini karena aku terlalu banyak menguras tenagaku


Vassago:


Hahh..baiklah baiklah


Liang Wei:


H-hei?!


Vassago menggendong Liang Wei


Liang Wei:


Lepaskan, aku bisa berjalan sendiri


Liang Wei panik


Vassago:


Haha..sudahlah, biar aku yang mengantarmu


Liang Wei:


Lepaskan aku, ini memalukan


Liang Wei memukul-mukul dada Vassago


Vassago:


Tenanglah, tidak ada siapa-siapa


Liang Wei:


Pokoknya lepaskan aku


Vassago tak menghiraukannya dan tetap membawa Liang Wei ke kamar


Vassago:


Nah, kita sudah sampai Nyonya


Vassago pun menaruh Liang Wei diatas tempat tidur


Liang Wei:


Kau ini....


Vassago:


Sudahlah, kau harus beristirahat


Liang Wei:


Hmph!


Liang Wei membalikan badannya


Vassago:


Selamat tidur....


Vassago berjalan pergi meninggalkan kamar


Liang Wei:


Tunggu....


Vassago:


Hm?


Liang Wei:


Kau....


Liang Wei:


Belum memberiku kecupan sebelum tidur


Vassago:


Oya oya


Vassago kembali ke Liang Wei


Liang Wei:


U-uhm....


Liang Wei memejam matanya dan pipinya memerah


Vassago:


Tidur yang nyenyak ya


Vassago mengecup kening Liang Wei dan pergi keluar dari kamar


Vassago:


’Siapa sangka dia bisa semanis itu’


Vassago menoleh ke depan


Vassago:


!!!!!!


Ia dikejutkan oleh kehadiran Nechryn


Nechryn:


Maaf


Vassago:


Huff..ada apa?


Nechryn:


Para pasukan ingin berbicara denganmu


Vassago:


Aku segera kesana, kau bisa kembali ke tugasmu


Nechryn:


Ya


Nechryn pergi dari hadapa Vassago dan kembali melanjutkan pekerjaannya


Vassago:


’Pasukan ingin berbicara denganku?’


Vassago segera pergi ke pos para prajurit, disana Ia melihat seluruh pasukan berbaris dan diketuai oleh Fosfor


Fosfor:


Terima kasih karena sudah datang tuan


Vassago:


Ada apa?


Fosfor:


Kami semua ingin pergi menyusul para Rex didepan sana


Vassago:


Kenapa?


Fosfor:


Karena ini


Fosfor mengeluarkan secarik kertas


Fosfor:


Ini adalah kondisi rekan-rekan saya


Fosfor memperlihatkan isi kertasnya


Fosfor:


Lihatlah, sudah ada dua titik hitam, berarti dua rekan saya sudah gugur


Fosfor:


Lalu disini ada yang berkelap-kelip


Fosfor:


Saya yakin dia berada dalam bahaya


Vassago:


Tapi bagaimana mungkin rekanmu bisa di medan perang?


Vassago:


Sedangkan seluruh pasukan yang ada telah ditarik mundur oleh Rex api


Fosfor:


Entahlah, tapi saya tidak ingin rekan seperjuangan saya gugur semua


Vassago:


Aku mengerti, aku akan memimpin kalian untuk pergi ke sana


Fosfor:


Terima kasih tuan!


Vassago:


Tunggu sebentar, aku harus melakukan sesuatu


Vassago berlari ke dalam, Ia segera mengambil alat tulis dan secarik kertas, kemudian segera menulis surat untuk Liang Wei


Vassago:


’Ini sudah cukup’


Vassago menaruh kertasnya di bawah pintu kamar Liang Wei dan segera pergi memimpin pasukan


Vassago:


Berangkat!


Seluruh pasukan segera berlari menuju ke medan perang


Vigndr:


Ada apa ini?!


Vigndr pergi menemui Vassago


Vassago:


Diamlah disini, lindungi orang-orang disini


Vassago:


Dan juga, aku titip istriku padamu


Vassago menyusul para pasukan


Vigndr:


’Apa-apaan mereka?’