Chaction: Chaos and Destruction

Chaction: Chaos and Destruction
Obrolan para Rex



Eios:


Ini tentang musuh selanjutnya yaitu para Rex di pihak Abyss


Eios:


Pertama-tama, Rex dari Abyss mempunyai elemen yang sama seperti ketiga permata tadi


Eios:


Kedua, mereka berjumlah empat


Nechryn:


Maaf menyela, tapi monsternya hanya tiga saja


Eios:


Itu dia permasalahannya


Eios:


Kita tidak tahu elemen apa yang dikuasai oleh salah satu Rex itu


Eios:


Tapi aku punya satu kesimpulan tentang elemen jenis apa Rex yang satu itu


Eios:


Jenis elemennya adalah sihir dan bukan petarung jarak dekat


Eios:


Dan juga dia mampu menyembunyikan keberadaan sesuatu dengan sangat sempurna


Eios:


Apa kalian setuju dengan kesimpulanku?


Aiwaka:


Aku setuju saja, karena serangan dadakan yang terjadi saat itu


Eios:


Sudah pasti kita berempat setuju, karena kita sendiri yang berada disana


Vassago:


’Dia menyindirku’


Raiden:


Sekarang katakan bagaimana kita akan melawan mereka?


Eios:


Sederhana saja menurutku


Eios:


Logam akan kalah dengan panas


Eios:


Kristal akan mudah hancur saat terkena serangan milikmu Rex petir


Eios:


Lalu lahar pasti susah menghadapi ganasnya air dan dinginnya es


Eios:


Kemudian, khusus untukmu buatlah arus angin yang kuat agar keberadaan mereka tidak dapat disembunyikan oleh sihir


Vassago:


Hwoa..secara khusus?!


Eios:


Ya, karena kau datang terlambat


Vassago:


Baiklah


Eios:


Apa kau puas dengan jawabanku Rex petir?


Raiden:


Ya


Raiden:


Ayo pergi Azami


Azami:


Sekarang?


Raiden:


Ya


Raiden menghilang menjadi kilatan petir


Azami:


Maafkan sikapnya, dia saat ini sedang tertekan


Azami kemudian pergi juga


Aiwaka:


Tertekan? Oleh apa?


Eios:


Jangan dipikirkan, wanita itu memang rata-rata aneh


”OII!!!”


Nechryn dan Vigndr menatap dingin ke Eios


Eios:


Kutarik kembali ucapanku


Eios:


’Itu kenyataannya’


Aiwaka:


’Sekuat-kuatnya pria, sudah pasti dia tidak akan menang melawan wanita’


Celene berjalan mendekat ke Aiwaka kemudian berbisik padanya


Celene:


Hei, sepertinya aku tahu sesuatu tentang Rex petir


Aiwaka:


Benar juga, kau kan ada disana untuk mengobati mereka


Vigndr melihatnya dan langsung berkata


Vigndr:


Nampaknya kalian berdua sedang membahas sesuatu yang menarik disitu


Vigndr:


Apa kami boleh mendengarnya juga?


Aiwaka:


Ba-baiklah, aku akan beritahu


Aiwaka:


Singkatnya wanita manis dis-


Plak!


Aiwaka:


Aa!


Celene:


Jangan berani-beraninya kau berkata begitu


Ucap Celene dengan tatapan tajamnya


Aiwaka:


A-aku mengerti!


Nechryn:


’Keren!’


Vassago:


’Aku harap istriku tidak seperti itu’


Vigndr:


’Nampaknya disini wanita unggul’


Aiwaka:


Baiklah kita ulang lagi dari awal


Aiwaka:


Sederhananya, wanita ini tahu sesuatu tentang apa yang terjadi pada Rex petir


Eios:


Ceritakan saja apa yang kalian semua ketahui disini


Nechryn:


Ya, Rex api benar, lagipula kau sudah mendapat kepercayaan kami semua


Celene:


Eh? B-baiklah.....


Celene terdiam sejenak


Celene:


Jadi sebenarnya saat aku mengobati Rex petir dan rekannya, salah satu sahabat mereka bernama Sara mengorbankan dirinya untuk pengobatan itu


Celene:


Akibatnya, sahabatnya tidak bisa berbicara dan kehilangan penglihatannya


Eios:


Pantas saja


Eios:


Apa yang menyebabkannya bisa kehilangan penglihatan dan tak dapat berbicara seperti itu?


Celene:


Aku menyerap kekuatannya agar kekuatan Rex petir dan rekannya bisa pulih


Celene:


Dan itulah yang terjadi padanya


Eios:


Ugh..aku sebagai Rex api memberikan rasa hormatku padanya


Nechryn:


Tunggu dulu, apa dampak dari pengobatan itu tidak bisa kita obati?


Celene:


Sejauh ini menurutku tidak


Celene:


Karena unsur kehidupan dari mata hingga mulutnya terhisap habis


Vigndr:


Eh? Kalau begitu apa dia juga tuli?


Celene:


Untuk saat ini tidak, tapi jika Ia mengorbankan dirinya lagi untuk pengobatan kedua


Celene:


Ia mungkin tidak dapat mendengar dan bergerak


Aiwaka:


Seburuk itukah keadaannya?


Celene:


Ya, begitulah


Suasana menjadi hening


Vassago:


Tidak dapat berbicara dan melihat ya?


Vassago:


Aku punya ide


Celene:


Hm?


Vassago:


Helios ini mampu membuat suara dengan mengendalikan angin


Vassago:


Helios ini juga dapat membuat seseorang merasakan wujud sekelilingnya dengan mengetahui ruang kosong yang diisi oleh angin


Vassago:


Memang tidak seperti yang asli, tapi tidak terlalu buruk bukan?


Eios:


Boleh juga


Eios:


Baiklah, cukup sampai disini saja dulu pembahasannya hari ini


”Sampai jumpa”


Para Rex serta pendampingnya pergi meninggalkan ruangan dan kembali ke tugas bagiannya masing-masing kecuali Vassago yang akan mengantarkan helios untuk Sara