Chaction: Chaos and Destruction

Chaction: Chaos and Destruction
Terakhir



Di Tyga, Eios dan Yotam masih belum bertarung dengan serius sama sekali, keduanya masih berduel tanpa kekuatan elemental sama sekali. Kedua Rex ini bertarung dengan tangan kosong, Eios sangat menikmati pertarungannya, beberapa kali serangannya mengenai Yotam tanpa menyebabkan luka sama sekali


Eios:


Aku unggul dalam bertarung tangan kosong ya


Yotam:


Nampaknya begitu


Yotam terus-menerus menangkis serangan Eios meskipun Ia tidak bisa menahan semuanya dan tidak dapat melawan balik


Eios:


Kau menangkis serangan-seranganku hanya untuk mengulur waktu?


Yotam:


Ahh..tidak, Abyss tidak mempunyai rencana seperti itu


Eios:


Eh?


Yotam:


Terkejut?


Eios:


Lumayan


Yotam:


Biar kuberitahukan padamu apa yang akan terjadi selanjutnya


Eios:


Benarkah?


Yotam:


Tentu, aku tak memihak Abyss sama sekali


Eios:


Hoo....


Eios:


Jadi apa yang akan terjadi selanjutnya?


Yotam:


Baiklah..


Yotam:


Tahap selanjutnya adalah penyerbuan lagi


Yotam:


Monsternya lebih mengerikan daripada Rex


Eios:


Ha?


Yotam:


Benar, kekuatanmu bahkan hanya bisa mengalahkan beberapa dari mereka saja


Eios:


Apa mereka punya kelemahan?


Yotam:


Entahlah, aku tidak tahu


Eios:


Hmm....baiklah


Eios:


Bagaimana ciri-ciri mereka?


Yotam:


Tubuh mereka enam kali lipat ukuran manusia


Yotam:


Hantaman mereka cukup kuat


Yotam:


Lalu, jalan mereka lambat


Eios:


Kapan mereka akan menyerang?


Yotam:


Mereka akan menyerang tepat setelah kami para utusan Abyss dikalahkan


Eios:


Hoo...serangan lanjutan setelah kami habis tenaga ya


Yotam:


Tenang saja, Deus masih hidup


Eios:


Ha?


Yotam:


Dia belum dihancurkan


Yotam:


Dan dia juga tidak menang


Eios:


Lalu bagaimana denganmu?


Yotam:


Aku? Kekuatan Rex ku sudah kuhabiskan sebelum melawanmu


Eios:


Kalau begitu para Rex masih bisa memulihkan tenaganya


Yotam:


Kau tidak mendengarkan? Kekuatan Rex tidak sanggup melawan mereka semua


Eios:


Kami masih punya senjata lagi


Yotam:


Apa menurutmu senjata itu sangat kuat?


Eios:


Ya, aku yakin padanya


Yotam:


Ohh..begitu ya


Yotam:


Baiklah, aku sudah memberitahumu semuanya


Eios:


Huh?


Yotam:


Sampai jumpa


Tubuh Yotam berkarat dan hancur menjadi abu


Eios:


Apa-apaan kau?


Tuk! tuk! tuk!


Sebuah inti Rex kosong terjatuh dari tubuhnya dan disebelahnya terdapat pesan


”Inti Rex ini sudah kuberi mantra penghancur, gunakan ini jika ada rekanku yang mengalahkan rekan kalian”


Eios:


Dia berkhianat sampai sejauh ini?


Shuuu....


Ken datang menghampiri Eios


Ken:


Nampaknya kau memenangkan pertarungannya


Eios:


Tidak, dia menyerah duluan dan mati sebelum aku membunuhnya


Ken:


?


Eios:


Dia berkhianat


Ken:


Oh


Eios:


Lalu, apa kau sendiri tidak apa-apa?


Ken:


Lawanku sudah kubekukan dan kusegel


Eios:


Hm..benar juga


Eios:


Bawa aku pada lawanmu


Ken:


Ha?


Eios:


Kita akan mengakhirinya


Ken:


Baiklah


Ken pergi ke tempat Deus disegel dengan diikuti oleh Eios


Ken:


Itu, disana


Eios:


’Ini adalah satu-satunya cara’


Eios melemparkan inti Rex nya ke atas kepala Deus


Sssshhhhhh.....


Deus pun lenyap dan inti Rex nya terjatuh diatas tanah. Eios langsung mengambilnya dan menyerap kekuatannya hingga habis tak bersisa


Eios:


Bantu aku menahan mereka


Ken:


Hah?


GGRRRRRRHHHHHHH.......


Keluarlah ribuan raksasa Abyss yang mengerikan


Ken:


Kau pasti bercanda


Eios:


Yahhh..tapi ini adalah musuh terakhir kita kan?


Graaaaaa!!!!!


Salah satu raksasa menyerang Eios dengan kepalan tangannya


Eios:


Hya!


Eios menghajarnya


Bum!


Tinjuan Eios hanya menghentikan kepalan tangan tersebut


Eios:


Oh gawat


Ken:


Sial!


Ken segera menebas habis raksasa tersebut dari atas


Eios:


Segera mundur, aku akan menghadang mereka


Ken:


Dengan apa?


Eios:


Dengan keyakinan!


Eios masuk ke kerumunan raksasa tersebut, mengambil pedang besarnya kemudian mengalirkan kekuatannya pada pedangnya dan berputar-putar ditengah kerumunan raksasa tersebut


Ken:


’Kulit mereka sangat tebal, mungkin aku harus melakukannya’


Ken membuat hujan besar yang menghujani seluruh raksasa, kemudian Ia bekukan


Ken:


’Bahkan membekukannya pun percuma’


Raksasa-raksasa tersebut melepaskan diri dengan mudahnya


Slashhhh!


Raksasa yang terkena putaran Eios terbunuh dengan mudah


Ken:


’Oh!’


Ken menyadari jika es yang mencair saat terkena panas akan menyebabkan kekebalannya menurun


Ken:


Rex api! Mundurlah!


Eios:


Ha?


Ken:


Tebaslah mereka dari depan!


Eios:


’Idenya konyol, tapi apapun itu baiklah’


Eios melompat pergi dari kerumunan raksasa tersebut


Eios:


Apa rencanamu?


Ken:


Aku akan membekukan mereka yang berada di paling depan


Ken:


Serang mereka dengan serangan milikmu yang paling panas


Eios:


Seberapa besar peluang kita bisa menang?


Ken:


Tentu tidak ada


Eios:


Haa..sial, nampaknya kita harus menghabiskan apa yang kita punya disini


Ken:


Mau tidak mau


Eios:


Mulailah


Ken pun membekukan seluruh monster yang berada di paling depan


Swuuushhh!


Eios menebas mereka satu per satu dengan serangan terkuatnya


Eios:


Matahari bersinarlah!


Eios menyerap kekuatan penuh matahari untuk memberinya tenaga tambahan melawan raksasa-raksasa tersebut


Eios:


Hyaaaaaaa!!!!!


Ken dan Eios terus menghabisi


raksasa-raksasa tersebut dengan sekuat tenaga mereka