
Di Tyga, Eios dan Yotam masih belum bertarung dengan serius sama sekali, keduanya masih berduel tanpa kekuatan elemental sama sekali. Kedua Rex ini bertarung dengan tangan kosong, Eios sangat menikmati pertarungannya, beberapa kali serangannya mengenai Yotam tanpa menyebabkan luka sama sekali
Eios:
Aku unggul dalam bertarung tangan kosong ya
Yotam:
Nampaknya begitu
Yotam terus-menerus menangkis serangan Eios meskipun Ia tidak bisa menahan semuanya dan tidak dapat melawan balik
Eios:
Kau menangkis serangan-seranganku hanya untuk mengulur waktu?
Yotam:
Ahh..tidak, Abyss tidak mempunyai rencana seperti itu
Eios:
Eh?
Yotam:
Terkejut?
Eios:
Lumayan
Yotam:
Biar kuberitahukan padamu apa yang akan terjadi selanjutnya
Eios:
Benarkah?
Yotam:
Tentu, aku tak memihak Abyss sama sekali
Eios:
Hoo....
Eios:
Jadi apa yang akan terjadi selanjutnya?
Yotam:
Baiklah..
Yotam:
Tahap selanjutnya adalah penyerbuan lagi
Yotam:
Monsternya lebih mengerikan daripada Rex
Eios:
Ha?
Yotam:
Benar, kekuatanmu bahkan hanya bisa mengalahkan beberapa dari mereka saja
Eios:
Apa mereka punya kelemahan?
Yotam:
Entahlah, aku tidak tahu
Eios:
Hmm....baiklah
Eios:
Bagaimana ciri-ciri mereka?
Yotam:
Tubuh mereka enam kali lipat ukuran manusia
Yotam:
Hantaman mereka cukup kuat
Yotam:
Lalu, jalan mereka lambat
Eios:
Kapan mereka akan menyerang?
Yotam:
Mereka akan menyerang tepat setelah kami para utusan Abyss dikalahkan
Eios:
Hoo...serangan lanjutan setelah kami habis tenaga ya
Yotam:
Tenang saja, Deus masih hidup
Eios:
Ha?
Yotam:
Dia belum dihancurkan
Yotam:
Dan dia juga tidak menang
Eios:
Lalu bagaimana denganmu?
Yotam:
Aku? Kekuatan Rex ku sudah kuhabiskan sebelum melawanmu
Eios:
Kalau begitu para Rex masih bisa memulihkan tenaganya
Yotam:
Kau tidak mendengarkan? Kekuatan Rex tidak sanggup melawan mereka semua
Eios:
Kami masih punya senjata lagi
Yotam:
Apa menurutmu senjata itu sangat kuat?
Eios:
Ya, aku yakin padanya
Yotam:
Ohh..begitu ya
Yotam:
Baiklah, aku sudah memberitahumu semuanya
Eios:
Huh?
Yotam:
Sampai jumpa
Tubuh Yotam berkarat dan hancur menjadi abu
Eios:
Apa-apaan kau?
Tuk! tuk! tuk!
Sebuah inti Rex kosong terjatuh dari tubuhnya dan disebelahnya terdapat pesan
”Inti Rex ini sudah kuberi mantra penghancur, gunakan ini jika ada rekanku yang mengalahkan rekan kalian”
Eios:
Dia berkhianat sampai sejauh ini?
Shuuu....
Ken datang menghampiri Eios
Ken:
Nampaknya kau memenangkan pertarungannya
Eios:
Tidak, dia menyerah duluan dan mati sebelum aku membunuhnya
Ken:
?
Eios:
Dia berkhianat
Ken:
Oh
Eios:
Lalu, apa kau sendiri tidak apa-apa?
Ken:
Lawanku sudah kubekukan dan kusegel
Eios:
Hm..benar juga
Eios:
Bawa aku pada lawanmu
Ken:
Ha?
Eios:
Kita akan mengakhirinya
Ken:
Baiklah
Ken pergi ke tempat Deus disegel dengan diikuti oleh Eios
Ken:
Itu, disana
Eios:
’Ini adalah satu-satunya cara’
Eios melemparkan inti Rex nya ke atas kepala Deus
Sssshhhhhh.....
Deus pun lenyap dan inti Rex nya terjatuh diatas tanah. Eios langsung mengambilnya dan menyerap kekuatannya hingga habis tak bersisa
Eios:
Bantu aku menahan mereka
Ken:
Hah?
GGRRRRRRHHHHHHH.......
Keluarlah ribuan raksasa Abyss yang mengerikan
Ken:
Kau pasti bercanda
Eios:
Yahhh..tapi ini adalah musuh terakhir kita kan?
Graaaaaa!!!!!
Salah satu raksasa menyerang Eios dengan kepalan tangannya
Eios:
Hya!
Eios menghajarnya
Bum!
Tinjuan Eios hanya menghentikan kepalan tangan tersebut
Eios:
Oh gawat
Ken:
Sial!
Ken segera menebas habis raksasa tersebut dari atas
Eios:
Segera mundur, aku akan menghadang mereka
Ken:
Dengan apa?
Eios:
Dengan keyakinan!
Eios masuk ke kerumunan raksasa tersebut, mengambil pedang besarnya kemudian mengalirkan kekuatannya pada pedangnya dan berputar-putar ditengah kerumunan raksasa tersebut
Ken:
’Kulit mereka sangat tebal, mungkin aku harus melakukannya’
Ken membuat hujan besar yang menghujani seluruh raksasa, kemudian Ia bekukan
Ken:
’Bahkan membekukannya pun percuma’
Raksasa-raksasa tersebut melepaskan diri dengan mudahnya
Slashhhh!
Raksasa yang terkena putaran Eios terbunuh dengan mudah
Ken:
’Oh!’
Ken menyadari jika es yang mencair saat terkena panas akan menyebabkan kekebalannya menurun
Ken:
Rex api! Mundurlah!
Eios:
Ha?
Ken:
Tebaslah mereka dari depan!
Eios:
’Idenya konyol, tapi apapun itu baiklah’
Eios melompat pergi dari kerumunan raksasa tersebut
Eios:
Apa rencanamu?
Ken:
Aku akan membekukan mereka yang berada di paling depan
Ken:
Serang mereka dengan serangan milikmu yang paling panas
Eios:
Seberapa besar peluang kita bisa menang?
Ken:
Tentu tidak ada
Eios:
Haa..sial, nampaknya kita harus menghabiskan apa yang kita punya disini
Ken:
Mau tidak mau
Eios:
Mulailah
Ken pun membekukan seluruh monster yang berada di paling depan
Swuuushhh!
Eios menebas mereka satu per satu dengan serangan terkuatnya
Eios:
Matahari bersinarlah!
Eios menyerap kekuatan penuh matahari untuk memberinya tenaga tambahan melawan raksasa-raksasa tersebut
Eios:
Hyaaaaaaa!!!!!
Ken dan Eios terus menghabisi
raksasa-raksasa tersebut dengan sekuat tenaga mereka