Chaction: Chaos and Destruction

Chaction: Chaos and Destruction
Sine Forma



Disaat para manusia dan Rex sedang memperkuat pertahanan mereka,


Castella dan Arumi masih berusaha menahan kekuatan Abyss agar tidak terlepas. Keduanya melepaskan jiwa dari raganya untuk pergi ke dalam Abyss dan menghabisi semua monster yang akan menuju permukaan. Setiap detiknya mereka habiskan dengan menghadapi jutaan monster yang tidak henti-hentinya menyerang


Arumi:


Mengamuklah wahai sang angin!


Arumi:


Bakarlah mereka hingga tak bersisa!


Arumi menciptakan tornado api yang menghisap dan membinasakan


monster-monster yang tak terhitung jumlahnya. Sementara itu Castella menerobos masuk ke dunia penghubung Abyss dengan permukaan untuk menghabisi monster yang berukuran raksasa


Castella:


Cahaya pemurnian!


Castella memberikan penguatan pada tubuhnya yang dimana dapat membuatnya tak dapat disentuh oleh monster dan kekuatan Abyss itu sendiri


Castella:


Hiaaaaaa!!!!!!!


Castella berputar membuat lingkaran cahaya dan menghancurkan para monster raksasa


Bwush!


Tiba-tiba datang serangan berelemen api yang sangat besar menuju ke arahnya


Castella:


Kehampaan!


Castella menghilangkan serangan tadi


Castella:


’Gawat, serangan ini setara dengan Devanagari’


Castella tersadar jika mereka sudah menghabisi sebagian besar ”pasukan kecil” milik Abyss sampai-sampai Devanagari milik Abyss menyerangnya


Castella:


’Aku harus melawannya di permukaan’


Castella keluar dari dunia penghubung


Castella:


Arumi! Devanagari!


Arumi:


Apa?!


Brakkk!!!!


Keluarlah naga yang sangat besar ukurannya dari dunia penghubung


Castella:


’Ukurannya 6 kali lebih besar dari Devanagari milik Rex tanah’


Arumi:


Bagaimana melawannya?!


Castella:


Jangan khawatir


Cincin ditangan Arumi berkelap-kelip


Arumi:


Hah?


Castella:


Lakukanlah, Arumi


Seketika tubuh Arumi dipenuhi oleh zirah yang dulu Ia pernah gunakan


Arumi:


I-Ini....


Arumi menoleh ke arah Castella


Arumi:


Castella?!


Tubuh Castella memudar yang dimana kekuatannya berpindah ke zirah Arumi


Castella:


Arumi, kau adalah titik tengah antara


Abyss dan Lux


Castella:


Kau bisa menggunakan keduanya


Tubuh Castella sepenuhnya menghilang. Dari tangan Arumi, munculah tombak yang bentuknya sama seperti miliknya dulu, ingatannya akan peperangan kembali membara


Arumi:


Aku akan memenuhinya


Arumi mulai menggunakan kembali kekuatan lamanya, namun kali ini Ia menggabungkannya dengan kekuatan Castella sehingga Ia mencapai Sine Forma. Arumi berjalan mendekati Devanagari tersebut


Bwoooshhh!!!!


Arumi disemburkan api yang sangat kuat namun tak Ia tak dapat disentuh sama sekali


GRAAAAAAAA!!!!!!!


Devanagari tersebut mengarahkan ekornya ke Arumi


THUMP!!!!!!


Ekornya tertahan oleh pilar batu yang sangat besar


Arumi:


Reminiscendo Praeterita


(Mengenang Masa Lampau)


Arumi langsung menebas kepala Devanagari dengan tombak miliknya, lumpuhlah Devanagari tersebut


Arumi:


Evanescet


(Lenyaplah)


Arumi menyerap kekuatan Devanagari tadi hingga tak bersisa. Kekuatan yang diserap oleh Arumi dibuat menjadi permata kristal putih dan dipasangkannya pada senjatanya


Arumi:


Iudicium Tempus


(Masa Penghakiman)


Arumi:


Mox Adventu


(Akan segera tiba)


Arumi memusatkan tenaganya dan menembakannya ke dunia penghubung untuk memutus gerbang Abyss ke permukaan sementara waktu


’Arumi, kita harus mengumpulkan para Rex’


Arumi:


’Aku mengerti’


Sosok Arumi menghilang dan kembali ke ruang tak berujung bersama dengan Castella


Arumi:


Ugh....


Castella:


Apakah kau sudah mengerti apa yang akan terjadi kedepannya?


Arumi:


Jadi itu yang anda maksud


Castella:


Ya, meskipun aku mempunyai senjata


Castella:


Aku tetap akan menjadi senjata


Castella:


Kau memenuhi semua syaratnya Arumi


Castella:


Dunia ini bergantung padamu


Castella:


Masa lalu memang tidak dapat diubah


Castella:


Tapi masa depan, kau lah yang menentukannya


Arumi:


Aku mengerti


Arumi:


Jadi, cincin ini?


Castella:


Tenang saja, walaupun aku adalah senjata


Castella:


Arumi:


Yaaa....aneh rasanya jika aku menikahi senjataku sendiri


Castella:


Tapi aku sendiri adalah perwujudan Lux


Castella:


Mau bagaimanapun, orang yang menikah denganmu adalah cahaya itu sendiri


Arumi:


Baiklah, aku tidak akan keberatan


Arumi:


Ngomong-ngomong, kekuatan Devanagari ini?


Castella:


Biar ku periksa ingatannya


Arumi:


Ini


Arumi menyerahkan batu kristal tadi pada Castella


Castella:


Tunjukanlah padaku masa lalu


Ngiiiiingggg......


Mereka berdua terbawa ke ingatan Devanagari tersebut


”Schintax, namamu adalah Schintax”


Terdengar suara yang menggema


”Namaku Crali, Rex kabut”


Ngiinngg....


Mereka terpindah lagi


Crali:


Schintax! Temuilah rekanmu


Crali:


Strazo, Sorvus, Sirion


Crali:


Mereka adalah makhluk yang sama sepertimu


Crali:


Mereka diciptakan oleh Rex lahar, Rex kristal, dan Rex logam


Ngiingg....


Crali:


Schintax! Perkenalkan, ini adalah Deus, Uzia, dan Yotam


Diperlihatkan jika ciri-ciri kekuatan mereka sudah terlihat jelas, dari tubuh Deus terlihat logam-logam memenuhi badannya, Uzia mengeluarkan lahar dari tubuhnya, dan Yotam dipenuhi oleh kristal


Fsshhhh.....


Ingatannya terhenti


Castella:


Terlihat dari wujud ketiga Rex tadi, kekuatannya bisa setara dengan Rex api


Arumi:


Ya, aku melihatnya juga


Arumi:


Apa anda punya solusi menghadapi mereka?


Castella:


Tidak, aku hanya bisa berharap pada mereka


Arumi:


Siapa?


Castella:


Tentunya para Rex


Castella:


Apa kau tahu seberapa kekuatan para Rex yang sudah kau temui?


Arumi:


Perkiraanku, Rex air sudah pasti semakin kuat, karena permukaan laut sudah meluas


Arumi:


Sedangkan Rex api tidak berubah


Arumi:


Rex batu mengalami penurunan kekuasaan karena daratan berkurang


Arumi:


Rex angin saat ini adalah Rex terlemah


Arumi:


Dan untuk Rex petir sendiri tidak usah dikhawatirkan


Castella:


Lalu, kau dan Rex es?


Arumi:


Aku masih belum tahu pasti kekuatan Rex kehidupan akan sekuat apa


Arumi:


Kemudian, tentang Rex es sendiri


Arumi:


Kekuatannya akan sangat ganas di darat maupun laut


Castella:


Ehm..apakah semua ini sudah cukup?


Arumi:


Tidak ada baiknya memikirkannya terus


Arumi:


Lebih baik kita melihat perkembangan dunia saat ini


Castella:


Tidak boleh, entitas kita berdua melampaui hukum dunia


Arumi:


Serahkan padaku


Castella:


Hwoa..!!


Arumi berubah ke Sine Forma lagi


Arumi:


Tunjukanlah padaku semuanya!


Keluarlah 5 cahaya terang yang turun ke dunia para manusia saat ini, kelima cahaya tadi tersebar ke 5 wilayah. Dari wilayah Saxa, tumbuh sebuah pohon besar dengan daun berwarna coklat tanah. Di wilayah Tyga tumbuh bunga berwarna merah di seluruh daratannya. Sedangkan di wilayah Tonitru, cahaya tadi terhisap ke dalam pohon besar di belakang kediaman Raiden. Di wilayah Viestavas, tumbuh tanaman yang menjalar di dalam tanah. Sementara itu di wilayah Korapolas, tumbuhlah bunga teratai kecil.


Keseluruh tanaman tersebut memberikan Arumi ’penglihatan’ dunia manusia


Arumi:


Apa anda merasakannya?


’Manusia....telah diberi kekuasaan untuk mengendalikan elemen?!’


Arumi:


Saya sendiri cukup terkejut dengan perkembangan ini


’Ini mengejutkanku’


Arumi:


Lalu, anda melihat mereka juga?


’Ya, aku melihat semuanya’


Arumi merasa lega setelah ’melihat’ perkembangan dunia saat ini


Arumi:


Castella, aku punya sebuah permintaan


’Katakanlah’


Arumi:


Setelah perang melawan Abyss berakhir, helios para manusia harus ditarik kembali


’Benar juga’


Arumi:


Karena kekuatan itu istimewa dan hanya akan diberikan pada mereka yang memiliki tekad sekuat baja


’Aku paham, aku akan mengabulkan permintaanmu setelah syaratnya terpenuhi’