
Hukuman di hari kedua para Stellar tidak jadi dilanjutkan oleh Eios karena Eli.
Keesokan sorenya, Eios kembali dari latihannya dan hendak membersihkan tubuhnya yang kotor. Ia berjalan masuk ke pemandiannya kemudian mengistirahatkan tubuhnya sejenak, Ia teringat kata-kata Arumi hari itu
Eios:
’Sebenarnya apa maksudnya aku harus menahan emosiku saat bertemu Rex batu?’
Eios memutuskan untuk membuka lemari penyimpanan rahasia miliknya yang berada di pemandian, Ia segera membuat dinding pembatas agar tidak ada yang bisa mendekati pemandian. Eios menarik salah satu tuas tersembunyi di pemandian dan dari tengah kolam keluarlah lemari kecil yang berisi banyak sekali gulungan kertas dan buku
Eios:
’Baiklah, yang mana dulu?’
Eios memperhatikan setiap judul pada gulungan dan buku-buku tersebut
Eios:
’Eh? Kisah kelam sang Jenderal?’
Eios tertarik dengan salah satu judul buku tersebut dan mulai membacanya. Saat itu, para Stellar dan Eli sedang berjalan ke pemandian
Huang Yui:
Eli, wilayah kalian ini kan dekat dengan Abyss
Huang Yui:
Jadi berapa banyak prajurit yang gugur selama kalian disini?
Eli:
Prajurit yang gugur ya? Diawal masa kepemimpinannya hanya sedikit, namun setelah beberapa tahun, tidak terdengar korban
Eli:
Karena, setiap kali salah satu prajurit akan tewas, kekuatan Eios akan memulihkan luka mereka yang fatal dan menyisakan luka ringan
Eli:
Lalu rasa sakit para prajurit yang hampir tewas tadi diberikan padanya
Hera:
Bukankah itu akan menyakitkan? Mengingat banyak sekali prajurit yang berada di medan pertempuran
Eli:
Pada awalnya Ia merasakan sakit yang luar biasa di saat aku baru menginjak usia remaja
Eli:
Kala itu dia mencoba menyelamatkan prajurit dengan melakukan pengorbanan pada dirinya
Eli:
Dia merasakan kesakitan selama satu minggu lamanya, tidak ada yang bisa melakukan
apa-apa untuknya
Eli:
Di hari kedelapan, dia akhirnya terbebas dan terkena demam yang parah
Eiko:
Lalu bagaimana kalian mengobatinya?
Eli:
Tidak ada satupun dari kami yang mengobatinya saat itu, dia melarangnya
Eiko:
Kenapa begitu?
Eli:
Dia memaksa membangkitkan kekuatan pemulihan dan penyembuhan
Eli:
Setelah Ia berhasil membangkitkannya, demam nya sembuh dan mulai saat itu tidak terdengar kabar prajurit yang gugur di medan perang
Huang Yui:
Itu luar biasa!
Eli:
Ya, dia selalu membuat perkembangan pada pasukan dan penduduknya
Dugg!
Mereka tertabrak oleh dinding pembatas milik Eios
Suan:
Apa ini? Kita tidak bisa melewatinya
Eli memegang dinding pembatas tersebut beberapa saat
Eli:
Kali ini apa yang dia lakukan
Eli:
Dinding ini sudah kulihat sebanyak 5 kali selama aku hidup
Eli:
Jika dinding ini muncul, maka akan terjadi perubahan pada dirinya
Huang Yui:
Lalu bagaimana ini?
Eli:
Tunggulah, aku akan memeriksanya sebentar
Eli menyentuh dindingnya dan langsung melakukan telepati dengan Eios
Eli:
’Tuan, apa yang anda lakukan kali ini?’
Eios:
’Eli? Aku sedang membaca kisah leluhurku’
Eli:
’Apa kami boleh masuk?’
Eios:
’Masuklah’
Seketika tangan Eli menembus dinding pembatasnya
Eli:
Aku sudah meminta izin padanya, masuklah
Eiko:
E-eh? Dia berada di pemandian kan?
Eli:
Tidak apa, selama dia berada di air, hanya kepalanya saja yang bisa kau lihat
Eli:
Tubuhnya tak akan terlihat sama sekali jika didalam air
Huang Yui:
Baiklah, ayo masuk
Mereka berlima memasuki pemandian dan disana mereka bertemu dengan kepala Eios
Hera:
Uwoah..benar-benar hanya kepalanya saja!
Eios:
Hm? Kalian sudah datang ya
Eios keluar dari kolam, namun tubuhnya tetap tidak terlihat sama sekali
Eios:
Silahkan
Eios mengambil pakaiannya yang baru dan pergi keluar
Huang Yui:
Tunggu dulu
Eios:
Apa?
Huang Yui:
Bisakah....bisakah kau.....
Eios:
Katakanlah
Huang Yui:
Emm..bisakah kau memberi tahu kami apa yang kau lakukan disini tadi?
Eli:
Itu dilarang!
Eios:
Tidak apa, aku akan menceritakan apa yang barusan kulakukan
Eios menceritakan kisah yang Ia baca pada mereka berlima
Eli:
Tuan, saya harap anda tidak akan membuat keributan saat bertemu dengan keturunan Rex batu
Eios:
Tidak, aku terpikirkan untuk mencari cara agar bisa kebal terhadap racun maupun kutukan
Eios:
Tapi ada baiknya jika aku bisa mengeluarkan kekuatan Rex milik ku secara paksa saat dikendalikan
Eli:
Lalu bagaimana jika anda dibunuh?
Eios:
Tentu saja itu mustahil, kekuatan regenerasi tubuhku setara dengan pemulihan abadi milik
Rex petir generasi pertama
Eios:
Dengan begitu tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk menyerang diriku saat dikendalikan
Eios:
Aku harap begitu
Eli:
Tuan, saya mohon untuk tidak melakukan kesalahan yang sama seperti leluhur anda
Eios:
Aku tidak bisa berjanji untuk itu, tetapi satu hal yang pasti adalah
Eios:
Jika aku dikendalikan Abyss, maka hanya
Rex batu lah yang bisa menghentikanku
Bwoooshhh.....
Eios berubah menjadi kobaran api dan menghilang
Eli:
Tuan?
Eios:
’Ada sesuatu yang mendatangi kita’
Eli:
’Saya mengerti’
Eli:
Fuhh....
Huang Yui:
Ada apa? Kemana dia pergi?
Eli:
Dia pergi ke perbatasan, ada sesuatu yang datang
Suan:
Itu pasti pasukan kita!
Hera:
Benar juga, dia berkata jika kita adalah tahanan kan?
Eiko:
Ayo kita menyusulnya
Huang Yui:
Ya!
Para Stellar berlari
Dugg!!!
Mereka dihentikan oleh dinding pembatas yang sama seperti tadi
Huang Yui:
Pembatas ini lagi?
Eli:
Kalian pikir akan pergi kemana? Bersihkan diri kalian terlebih dahulu
Huang Yui:
Tidak akan sempat
Eli:
Kalau begitu akan kubuat menjadi sempat
Huang Yui:
Lakukanlah!
Eli:
Apa kalian yakin? Ini memiliki resiko
Huang Yui:
Ya!
Eli:
Baiklah jika begitu
Beberapa saat kemudian......
Eli:
Selesai, bagaimana?
Hera:
Kau melakukannya dengan sangat hebat
Eiko:
Bahkan semuanya kau bersihkan dalam sekejap mata
Eli:
Ya ya, tapi jangan salahkan aku jika ada corak aneh pada tubuh kalian
”EHHH?!”
Eli:
Lihatlah pusar kalian
Para Stellar melihat pusar mereka
Suan:
A-apa ini?!
Huang Yui:
Kenapa bisa ada corak berbentuk api???
Eli:
Ehm..bukankah tadi aku sudah bilang jika ini ada resikonya
Eiko:
Apa resiko memiliki corak aneh ini?
Eli:
Sebenarnya corak itu pertanda jika kalian akan menjadi bawahan dia
Eli:
Entah apapun jabatan kalian nantinya
Para Stellar terdiam
Eli:
Ta-tapi itu semua bergantung padanya, dia bisa membebaskan kalian
”Fuuuuuu.....”
Para Stellar terjatuh lemas
Eli:
’Aaaaaa..aku melakukan kesalahan’
Eli melakukan telepati dengan Eios
Eios:
’Eli, kebetulan kau menghubungiku’
Eli:
’Maaf merepotkanmu’
Eios:
’Hm?’
Eli:
’Aku tidak sengaja memberi mereka pembersihan total’
Eios:
’Bukan masalah, akan aku urus itu nanti’
Eios:
’Bawa mereka ke sini Eli, ada seseorang yang ingin bertemu mereka’
Eli:
’Baiklah, segera kesana’
Eios mengakhiri telepatinya
Eli:
Baiklah, dia akan mengurusnya nanti
Eli:
Ada orang yang ingin bertemu kalian
Eli memindahkan mereka ke tempat Eios berada
Bwooooshhhh.....
Mereka terpindah ke pantai yang sama seperti dua hari yang lalu
Eios:
Nah itu mereka
”Nona Wei!!!”
Huang Yui:
A-Wei!
Eios melakukan telepati lagi dengan Eli
Eios:
’Eli, ini sempurna!’
Eli:
’Apa maksudmu?’
Eios:
’Ikat mereka dan pegang talinya’
Eli:
’Hah?!’
Eios:
’Aku ingin menjahili mereka juga’
Eli:
’Astaga.....’
Eios:
Inikah orang-orangmu?
Liang Wei:
Benar
Eios:
Sayang sekali, mereka akan menjadi budak ku!
Eios:
Lihatlah mereka, diikat seperti peliharaan pada umumnya
Eios:
Aku akan memberikan mereka penyiksaan yang lebih mengerikan lagi!
Liang Wei:
Kurang ajar!
Liang Wei menggunakan kipas miliknya untuk membuat badai besar
Eios:
Tidak berguna!
Eios menghempas badai tadi dengan satu tebasan pedangnya
Eios:
Lemah, apa hanya ini?!
Eios membuat udara panas di sekitarnya
Liang Wei:
Kuhh....panas
Buummm!!!!!
Sebuah meriam udara menghantam pantai dan membuat udara panas tersebut menghilang
”Dasar Rex hina”
Vassago terjun dari langit dan menghujam langsung ke arah Eios
Eios:
Jadi dirimu kah salah satu Rex itu?
Eios langsung menghantamkan pedangnya ke Vassago hingga membuatnya terluka parah
Liang Wei:
Vassago!
Vassago:
Tch..dia memaksaku untuk bertarung
Vassago membuat perisai badai yang menghempaskan segala yang Ia sentuh
Eios:
Bagus! Majulah!
Eli:
’Gawat, ini sudah berlebihan!’
Eli:
Tuan!
Eios:
Hm?
Eli:
Sudah cukup bermain-mainnya!
Eios:
Oh ya, benar, maaf maaf
Vassago:
Keterlaluan!
Vassago melaju dengan cepat kearah Eios
Eios:
Ya ampun
Eios menghancurkan perisainya dengan ujung pedangnya hingga menembus dada Vassago
Eios:
Kekuatanmu ternyata tidak seberapa kawanku
Eios mengangkatnya dan membantingnya ke pasir dengan sangat kuat
Liang Wei:
Hentikan!!!
Liang Wei berlari mendekati Vassago
Eios:
Giliranmu
Eios mengangkat pedangnya
Vassago:
Hen..tikan....
Vassago berusaha bangkit
Eios:
Percuma saja
Eios mengayunkan pedangnya
PANGGG!!!!!
Eios:
Ouch!
Eli:
Sudah cukup
Eios:
Baik, aku salah
Liang Wei:
Vassago, bertahanlah!
Eios:
Bahkan kau tidak punya kemampuan regenerasi
Eios menempelkan ujung pedang besar miliknya tepat di dahi Vassago dan memulihkan lukanya
Vassago:
Ughhh.....
Eios:
Bangkitlah, lukamu sudah hilang sepenuhnya
Liang Wei membantu Vassago bangkit
Liang Wei:
Kau..apa maksudmu melakukan semua ini?
Eios:
Tidak ada niat jahat, aku hanya ingin
bermain-main
Eios:
Benar bukan bocah-bocah nakal?
Para Stellar mengkerutkan dahinya sambil menatap kesal ke arah Eios
Eios:
Ya, nampaknya seperti itu
Eios:
Jadi, masalahnya sudah selesai
Eios:
Apa kalian masih punya masalah yang harus dibahas lagi?
Eios:
Anak buahmu sudah disini dan tentu saja tidak ada luka atau goresan sedikitpun pada tubuh mereka
Liang Wei:
Dimana senjata suci milik mereka?
Eios:
Mainan itu? Ada kusimpan di kamarku
Liang Wei:
Senjata itu berisi sebagian kekuatannya
Eios:
Benarkah? Tidak heran seperti mainan
Vassago:
Cukup sudah kau merendahkan kami
Vassago:
Aku menantangmu untuk duel
Eios:
Apa ini? Tawaran? Dengan senang hati kuterima
Vassago:
Wei, aku harus memakai kekuatan penuhku
Liang Wei:
Lakukanlah
Vassago:
Terima kasih
Vassago menarik kembali semua kekuatannya yang terpecah
Vassago:
Bersiaplah!
Eios:
Aku takut
Eios menancapkan pedangnya ke pasir dan membuat kuda-kuda bertarung dengan tangan kosong
Eios:
Ayo mulai
Vassago mulai menyerang dengan tebasan pedang miliknya, namun Eios menandingi tebasan pedang milik Vassago hanya dengan tangan kosong
Ctash!
Pedang Vassago patah dan Eios teralihkan oleh patahan pedangnya
Vassago:
’Ini kesempatanku’
Vassago mengarahkan tendangannya ke wajah Eios
Thump!
Tendangannya ditangkis oleh Eios
Vassago:
Tch!
Vassago menambah kecepatan serangannya, kini Ia melepas pedangnya dan beradu fisik dengan Eios
Eios:
’Astaga, semua serangannya seperti angin sepoi-sepoi’
Vassago terus mempercepat serangannya hingga di titik maksimal
Vassago:
Heaaaaa!!!!!
Eios masih menangkisnya dengan wajah yang santai
Eios:
Membosankan
Eios mengarahkan satu tinjuan penuh ke samping wajah Vassago
BRAAAASSSHHH!!!!
Langit dan laut terbelah karena Eios
Eios:
Ups, aku hampir mengenai wajahmu
Semua yang berada disana tercengang melihatnya
Eios:
Menantangku adalah sebuah kesalahan, apalagi jika kau menantangku disaat matahari memberikan sinarnya yang sangat terang
(Matahari yang bersinar terang dengan artian cahaya Matahari Terbit, Cahaya Matahari di Tengah Hari, Cahaya Matahari Terbenam)
Eios:
Lagipula, kekuatanmu belum terlatih sama sekali
Eios mengambil pedangnya dan berjalan meninggalkan mereka
Eios:
Jika kau ingin berlatih menggunakan kekuatanmu, maka disinilah tempatnya
Bwoooosshhhh......
Eios hilang dalam bentuk kobaran api
Eli:
Ugh..maafkan perbuatannya
Vassago:
Tidak, bukan masalah
Liang Wei:
Kau tidak apa?
Vassago:
Ya
Eli menghilangkan tali yang mengikat para Stellar
Eli:
Huft..sepertinya kalian harus menemui dia terlebih dahulu
Huang Yui:
Dia itu....menyeramkan juga kalau serius
Vassago:
Hei, kau yang disana
Eli:
Aku?
Vassago:
Ya
Eli:
Ada apa?
Vassago:
Bawa aku menghadapnya
Liang Wei:
Apa?
Vassago:
Aku ingin berlatih menggunakan kekuatan ini
Liang Wei:
Lalu bagaimana dengan pasukan kita?
Vassago:
Antarkan mereka ke wilayah Rex petir
Liang Wei:
Baiklah
Liang Wei memberikan isyarat pada pasukan untuk segera pergi ke wilayah Rex petir
Liang Wei:
Aku akan ikut bersamamu