
Sampailah Azami, Eios, Ken, dan Raiden di bagian pinggir medan perang. Disana mereka diperlihatkan banyak sekali mayat-mayat para prajurit yang terkena gelombang ledakan yang di medan perang
Raiden:
I-i-ini....!!!
Eios:
Cih..keterlaluan!
Azami mengeluarkan api ungunya dan membakar hangus semua mayat-mayatnya hingga menjadi abu
Azami:
Semoga jiwa kalian tenang
Wuuuussshhhhh.....
Angin pun meniup abu-abu itu ke langit
Vassago:
Kalian juga disini?
Eios:
Ya, aku juga menarik kalian serta para pasukanku
Eios:
Tapi aku tidak bisa menarik seluruh pasukan
Vassago:
Sudahlah, tidak semuanya bisa kau tangani seorang diri
Raiden:
Daripada itu, kalian berdua ini siapa?
Liang Wei:
Aku adalah Rex angin, istri dari mantan Rex angin yang sekarang ini adalah Rex pasir
Azami:
Eh?
Azami terkejut mendengarnya
Raiden:
Eh?
Azami:
Belum pernah ada kejadian ini di buku sejarah yang kubaca
Liang Wei:
Sudah pasti, karena ini adalah kejadian ini adalah yang paling pertama
Eios:
Ya, bahkan sampai merepotkan tiga orang Rex
Raiden:
Oh ya?
Eios:
Benar, Rex batu, Rex air, dan aku berusaha menanganinya
Liang Wei:
Untuk itu aku ingin meminta maaf karena merepotkan kalian
Liang Wei:
Akulah penyebabnya
Eios:
Lupakan, bagian yang terperinci nya tidak penting
Eios:
Sekarang musuh sudah tiba di depan sana
Vassago:
Baik, aku akan ikut
Eios & Liang Wei:
Tidak
Vassago:
Ha?
Eios:
Kau dan istrimu bukanlah petarung jarak dekat
Eios:
Lagipula elemen yang dimiliki musuh memiliki wujud pasti
Vassago:
Maksudnya?
Eios:
Rex petir, tolong perlihatkan padanya
Raiden:
Baik
Raiden mengubah tangannya menjadi bilah pedang kristal dan logam
Eios:
Lihat? Elemen pasir dan angin tidak dapat menghancurkan benda ini
Eios:
Bahkan saat ini kita hanya punya dua Rex saja yang punya elemen dengan wujud pasti
Eios:
Namun saat ini Rex batu menghilang
Vassago:
Apa?
Eios:
Biarlah, setidaknya kita harus menangani mereka dulu
Vassago:
Lalu siapa lagi Rex yang punya elemen dengan wujud pasti?
Raiden:
Kau sedang melihatnya
Vassago:
Oh ya?
Ken melambaikan tangannya
Ken:
Aku adalah Rex es sekaligus Rex air
Vassago:
?!
Vassago:
Bukankah Rex es dan air itu berbeda?
Ken:
Maaf, aku menggantikan mereka saat ini
Ken:
Vassago:
Ya ampun, bahkan posisiku lebih rendah dari manusia
Eios:
Hoi, kalian berdua cepatlah pergi, mereka sudah disini
Dari kejauhan terlihat tiga orang sedang berjalan ke arah mereka
Eios:
Dengar, aku akan memindahkan kalian ke wilayah perlindungan Rex batu
Eios:
Jika kami gagal menahan mereka, segeralah meminta pertolongan Rex batu
Liang Wei:
Bagaimana mencari Rex batu?
Eios:
Cari seorang wanita penyihir berelemen air
Liang Wei:
Aku mengerti
Bwooossshhhh.....
Liang Wei dan Vassago menghilang dalam kobaran api
Eios:
Baiklah, disini, di Tyga, wilayah perlindungan Rex api akan menjadi medan perang antar Rex
Eios:
Tidak ada pasukan maupun bantuan
Eios:
Jadi berusahalah sebisa kalian
Ken:
Hm
Raiden:
Ya
Raiden dan Azami menggunakan wujud
Raiden-Kogo
Eios:
Ayo
Eios, Raiden, dan Ken pergi menemui tiga Rex dari Abyss tersebut.
Sesampainya disana......
Yotam:
Datang juga kalian
Deus:
Senang bertemu kalian
Uzia:
Deus!
Deus:
Apa? Mereka juga sesama Rex
Eios:
Sepertinya Rex yang memiliki elemen panas sangat ramah ya?
Deus:
Dan siapa namamu?
Eios:
Eios, aku adalah Rex api
Deus:
Senang berkenalan denganmu
Eios:
Baiklah, bisa kita mulai?
Deus:
Tentu, pilihlah lawan kalian
Rex dari Abyss mengambil jarak diikuti oleh Rex dari Lux
Deus:
Oh, jadi kau lawanku ya?
Ken:
Maaf, tapi aku tidak seramah *Re*x api
Deus:
Tidak apa, aku paham
Deus berhadapan dengan Ken;
Uzia berhadapan dengan Raiden-Kogo; dan Yotam berhadapan dengan Eios
FFFSSSSHHHHHHH!!!!!!
Aura Lux dan Abyss saling beradu
Deus & Eios:
MULAI!
Ken langsung menghantam Deus sejauh mungkin dan pergi menyusulnya
Deus:
’Bagus juga caramu mencari tempat bertarung’
Sementara itu Raiden dan Uzia segera bertarung ditempat
Eios:
Mau pindah tempat dulu?
Yotam:
Tentu
Yotam dan Eios malah berjalan meninggalkan Raiden dan Uzia kemudian mencari tempat bertarungnya dengan cara yang damai
Eios:
Disini?
Yotam:
Boleh juga
Eios membawa Yotam ke tengah tanah lapang yang berada di Tyga
Eios:
Mari kita mulai
Yotam:
Ya
Eios dan Yotam pun mulai bertarung