Byanca A Sugar BaBy

Byanca A Sugar BaBy
BASB 53 : Bekerja?



Byanca terus mengalungkan tangan nya di leher Adelard agar badan nya tidak terjatuh, Byanca menyembunyikan wajah nya di dada bidang Adelard. Hari ini Byanca terus merasakan kantuk, padahal sebelum makan malam tadi Byanca sudah tidur. Dan kini, Byanca kembali mengantuk. Entah memang merasa mengantuk atau hanya akal akalan dari Byanca saja untuk menghindari serangan Adelard.


Tapi Byanca benar benar mengantuk, ia sedang tidak berpura pura tidur untuk menghindari serangan Adelard. Mungkin rasa kantuk nya, efek dari obat yang Byanca minum.


“Eeunghh,” erang Byanca saat Adelard meletakkan nya dengan perlahan di atas ranjang, lalu menyelimuti tubuh nya.


“Kau ingin kemana?” tanya Byanca dengan menyentuh tangan Adelard yang hendak pergi.


“Aku ingin melepas pakaian ku,” jawab Adelard, ia ingin melepas pakaian yang melekat di tubuh kekar nya. Karena sudah menjadi kebiasaan bukan, jika Adelard dalam keadaan tidak memakai baju dan hanya menggunakan celana pendek saja, atau bisa dibilang hanya menggunakan ****** ***** saja.


“Aku ingin tidur dengan memeluk tubuh mu.” Byanca membuka mata nya, menatap Adelard, pria itu berdiri menjulang tinggi di hadapan nya.


“Baiklah, tapi biarkan aku untuk melepas pakaian terlebih dahulu.”


Setelah Byanca melepas cekalan nya, dengan cepat Adelard melepas pakaian yang melekat di tubuh nya. Mereka tidak tidur bersama hanya dalam satu hari saja, sudah membuat mereka merasakan kerinduan pelukan satu sama lain ketika sedang tertidur.


Adelard menaiki ranjang, lalu membawa tubuh Byanca ke dalam pelukannya.


“Selamat tidur sayang.” Ucap Adelard dengan mengecup puncak kepala Byanca, tangan nya bergerak untuk mengusap usap rambut Byanca. Adelard juga akan langsung tidur, karena besok pagi Adelard harus kembali masuk kantor.


*


Kamar Mark seperti kapal pecah, pakaian yang mereka gunakan semalam berserakan di lantai, pakaian dalam mereka pun entah berada dimana, karena yang terlihat dari mata Angel adalah pakaian mereka yang tergeletak di lantai. Bukan hanya kamar ini saja yang berantakan, namun penampilan Angel juga sangat berantakan, wajah tanpa make up nya terlihat lelah, serta banyak kissmark di sepanjang leher nya, payudara hingga di paha bagian dalam Angel. Itu semua adalah karya dari Mark. Dan pelaku dari pembuat kissmark di tubuh Angel tentu saja Mark, pria itu kembali memejamkan mata nya setelah bertanya pada Angel apakah ia sudah bangun atau belum.


“Mark, apa kau tidak berangkat bekerja? Kak Cetta sudah pulang semalam,” tanya Angel, ia sudah bangun dari tadi, namun ia masih berada di atas ranjang, karena Mark terus memeluk tubuh nya, tidak membiarkan tubuh Angel terlepas dari dekapan nya.


“Mark, kau harus berangkat ke kantor,” ucap Angel lagi, karena Mark tidak menghiraukan ucapan nya. Mungkin Mark sangat lelah dan mengantuk, ya wajar saja, karena Mark lah yang memimpin kegiatan mereka. Angel tidak bisa mengimbangi gerakan Mark, pria itu sangat liar ketika sedang bercinta. Angel hanya bisa menerima setiap sentuhan yang diberikan Mark.


“Hhmm.” Mark berguman, ia masih sangat mengantuk, dan Mark masih ingin memeluk tubuh Angel. Menghirup aroma wangi Angel, meski tubuh Angel sudah berkeringat akibat kegiatan panas mereka semalam. Bukan hanya keringat yang menempel di tubuh Angel, namun ****** Mark juga ada di tubuh nya.


“Sudah pagi Mark, kau harus berangkat ke kantor,” ujar Angel lagi, seharusnya Mark sekarang sudah berada di sisi Adelard. Ia mengelus rambut Mark yang tampak berantakan, karena tangan Angel yang terus bermain dengan rambut nya.


Angel melirik ke arah jam yang terpasang di dinding kamar ini, jam masih menunjukan pukul 9 pagi. Masih ada waktu empat jam lagi bagi Mark untuk bersiap siap berangkat ke kantor.


“Baiklah. Namun kau harus bangun, dan menyingkir dari tubuhku Mark. Aku ingin membersihkan badan ku.” Angel ingin membersihkan tubuh nya yang terasa sangat lengket, entah itu karena keringat yang membasahi tubuh nya atau karena terkena cairan yang dikeluarkan Mark di atas tubuh nya.


“Engh, aku masih ingin memelukmu Lia.” Mark sama sekali tidak membuka mata nya, ia justru semakin merapatkan wajah nya ke tubuh Angel. Membenamkan wajah nya di bawah ketiak Angel.


“Tubuh ku sangat lengket Mark,” ujar Angel, ia merasa geli saat wajah Mark yang berhadapan langsung dengan payudara nya. Ia dapat merasakan hembusan nafas Mark yang terasa hangat menerpa kulit nya.


“Apa kau ingin mandi?” Mark menggerakkan tubuh nya dan menyangga kepala nya dengan salah satu tangan nya, ia memandang Angel dengan tatapan jahil dan mesum nya. Rasa kantuk Mark seketika hilang, ketika ia memiliki sebuah ide jahil di dalam otak nya.


“Tentu saja, badan ku sangat lengket dan gerah,” jawab Angel dengan polos, ia tidak mengerti arti dari tatapan yang Mark berikan pada nya. Sepolos itukah Angel, atau ia hanya berpura pura tidak tahu saja.


“Baiklah, kita mandi bersama saja. Agar menghemat waktu, aku harus segera pergi ke kantor,” ucap Mark, dengan wajah yang menyakinkan.


“Mandi bersama?” Angel menaikan satu alis nya, meskipun mereka sudah melihat satu sama lain, namun akan terasa canggung bagi Angel jika harus mandi bersama. Dan Angel juga tidak sepolos itu, bagaimana jika Mark mengajak nya untuk bercinta lagi. Oh god, Angel tidak akan bisa mengabulkan permintaan itu. ************ nya masih terasa sakit, maka dari itu sedari tadi Angel tidak menggerakkan kaki nya, karena selangkangannya terasa sangat perih dan nyeri.


“Ya, kita mandi bersama.” Mark menatap Angel dengan tatapan seperti memohon. Tangan bergerak untuk menyelipkan anak rambut Angel di belakang telinga nya.


“Ah sepertinya tidak. Aku ingin berendam terlebih dahulu,” elak Angel, ia akan berendam saja, sembari merilekskan tubuh nya yang terasa remuk.


“Baiklah, kita berendam bersama. Akan menyenangkan jika kita melakukan nya bersama sama,” ucap Mark lagi, pria ini masih mencoba membujuk Angel agar mereka mandi bersama.


“Oh, apakah ini adalah hasil karyaku?” tanya Mark dengan menyentuh kissmark yang menghiasi leher serta dada Angel. Kissmark yang berwarna merah keunguan.


Hari ini Mark mendapat kabar dari Adelard bahwa mereka akan ke kantor setelah makan siang, tentu saja itu adalah keuntungan bagi Mark agar bisa lebih lama lagi dengan Angel.


Mereka mandi bersama yang namanya mandi bersama itu tidak ada yang sebentar, hampir satu jam mereka berendam dan mandi bersama. Rasanya menyesal karena menyetujui mandi bersama tapi tidak bisa di pungkiri bahwa Angel juga menikmatinya.