Byanca A Sugar BaBy

Byanca A Sugar BaBy
BASB 35 : Pandai merayu



Byanca melepas kain yang ia gunakan untuk menutupi tubuh nya, lalu kain itu Byanca bentang di atas pasir putih di pinggir pantai. Kemudian Byanca membaringkan tubuh nya di atas pasir yang beralaskan kain yang ia bawa tadi.


“Perfect,” ujar Byanca ketika ia memakai kacamata hitam nya. Setelah menghadap ke arah sinar matahari kini posisi Byanca beralih tengkurap, agar punggung nya pun terkena sinar matahari. Dengan posisi tengkurap seperti ini Byanca dapat melihat Adelard yang tengah berenang di tepian air laut.


Adelard tadi berkata jika di tepian laut saja sudah dapat melihat keindahan bawah laut pantai ini, tak lupa Adelard menggunakan kacamata snorkeling agar mata nya tidak perih terkena air asin laut.


Byanca menggunakan bikini bercorak cheetah yang menambah kesan seksi dalam diri Byanca nya. Dan Adelard hanya menggunakan celana pendek pantai nya dengan bertelanjang dada.


Saat sedang fokus berjemur, Byanca merasakan sentuhan pada kaki nya.


“Ck, kau menggangguku saja,” omel Byanca karena Angel mengganggu nya dengan menggoyang goyangkan kaki nya.


“Apa kau hanya disini sendiri?” tanya Angel karena ia tidak melihat orang lain selain Byanca.


“Tidak.” Jawab Byanca singkat, ia kembali tidur dengan posisi tengkurap.


“Ck, aku bertanya serius By.” Ange; mendudukan dirinya di samping badan Byanca, memandangi hamparan laut yang membentang luas di depan mata nya.


“Apa kau pikir aku berbohong, lihat di depan matamu. Apa kau tidak melihat nya.”


Yang Byanca maksud adalah Adelard yang tengah menyelam, meskipun begitu badan Adelard masih terlihat mengambang di atas air.


“Oh kau bersama kak Cetta,” ujar Angel ketika sudah melihat keberadaan Adelard.


“Lalu dimana yang lain, apa belum keluar dari kamar?”


Saat Angel keluar dari kamar nya tadi pun ia tidak melihat yang lain nya di dalam villa, Angel hanya melihat para pelayan dan bodyguard saja.


“Entahlah, mungkin mereka masih tidur dengan nyenyak,” jawab Byanca dengan memejamkan mata nya.


Angel hanya mengangguk angguk menanggapi perkataan Byanca.


“Omong-omong dimana Mark?”


“Masih bersiap-siap sebentar lagi kesini.”


“Ah ****.” Angel mengumpat karena ia terus memikirkan malam mereka semalam, bukan hanya memikirkan bentuk tubuh Mark yang sangat menggoda nafsu nya, membayangkan kejadian semalam membuat pipi Angel merona merah.


“Apa kau baru saja mengumpat.” Byanca melirik tajam Angel, ia mendengar dengan jelas jika Angel mengumpat.


“Hmm ya, aku ingin menyusul kak Mark,” Angel berjalan perlahan menjauhi Byanca, ia tidak ingin melihatkan wajah meronanya pada Byanca. Bisa-bisa nanti Byanca bertanya apa yang sudah terjadi semalam.


Adelard menyudahi kegiatan menyelam nya, ia sudah puas melihat lihat biota laut yang indah.


Adelard berjalan menuju tepian pantai dimana Byanca sedang berjemur dalam posisi tengkurap.


“Kau tidak merasa panas sayang?” tanya Adelard sembari duduk di atas pasir, ia menyisir rambut basah nya ke belakang menggunakan jari jari tangan nya.


“Sejak kapan kau duduk disitu Cetta.” Byanca tidak menyadari kedatangan Adelard karena ia menyembunyikan wajah nya di antara kedua tangan nya.


“Sepertinya kau sangat menikmati sinar matahari membakar kulit putih mu.” Adelard sudah dapat melihat perbedaan kulit Byanca sesaat sebelum ia pergi berjemur, dan kini kulit Byanca sudah terlihat sedikit coklat.


“Aku ingin memiliki kulit eksotis seperti wanita asia Cetta.” Byanca menyukai kulit putih nya saat ini, namun Byanca menyukai warna kulit asli yang dimiliki oleh wanita asia.


“Aku menyukai kulit mu apa ada nya By, tak perduli eksotis atau tidak warna kulitmu,” jawab Adelard yang mampu membuat Byanca tersenyum bahagia setelah mendengar nya.


“Kau mulai pandai merayu.” Byanca menjadikan paha Adelard sebagai bantalan nya tidur. Mereka berdua terlihat mesra dengan duduk berdua di pinggir pantai sambil bercengkrama.


“Bisakah kau melakukan ini ke punggungku?” Byanca memberikan gel sunscreen pada Adelard, meskipun sudah sedikit telat, karena Byanca tidak bisa mengoleskan nya sendiri di punggung nya.


Byanca menahan ******* nya saat tangan Adelard mulai menyapu punggung nya dengan gel yang terasa dingin di kulit nya.


Adelard dengan sengaja mengoleskan gel pada punggung Byanca dengan usapan menggoda.


“Aku lepas sebentar.” Adelard melepas ikatan tali bikini Byanca yang berguna untuk menyangga payudara nya.


“Hmmm.” Byanca menahan ******* nya saat tangan Adelard melepas ikatan nya secara sensual.


Adelard kembali mengoleskan gel nya, ia sengaja mengoles nya sampai ke sisi payudara Byanca. Adelard sengaja menyenggol nya, dan memijat nya dengan alasan ingin meratakan gel nya.


“Jangan menggodaku Cetta,” bentak Byanca, karena Adelard semakin gencar menggoda nya.


“Aku tidak menggodamu By, memang seperti ini bukan cara meratakan gel nya,” elak Adelard, namun tangan nya masih berada di sisi gundukan Byanca.


“Kau menyentuhnya,” omel Byanca, ia tahu jika Adelard sengaja menggoda nya.


“Kau yang menggodaku By,” bisik Adelard dengan sentuhan terakhir meremas gundukan Byanca dari arah belakang.


“Kau mesum Cetta.” Byanca berusaha memukul badan Adelard dengan menutupi kedua ***********, karena Adelard belum mengikat kembali tali bikini di bagian punggung nya.


“Hei, hei, apa kalian akan bercinta di pinggir pantai.”


Tiba tiba saja suara Stella menghentikan kegiatan Byanca yang memukul badan Adelard.


“Ck, kau mengganggu mereka sayang. Lihat lah, Adelard sudah melepas tali bikini Byanca,” ujar Bryan, mereka dapat melihat jika tali bikini Byanca terlepas.


“Jika kalian ingin bercinta, masuklah ke kamar kak.” Kini giliran Angel yang mengeluarkan suara nya.


“Byanca yang memaksaku ingin bercinta di pinggir pantai, ia ingin melakukan hal yang berbeda,” ucap Adelard dengan tersenyum mesum ke arah Byanca.


“Hentikan omong kosongmu Cetta.” Byanca merasa malu karena semua orang berpikiran jika dirinya akan bercinta dengan Adelard di pinggir pantai.


“Dan kalian jangan berpikiran macam macam, Cetta hanya mengoleskan gel sunscreen ke punggung ku.” Byanca menunjuk mereka bertiga dengan tatapan tajam nya.


“Dan kau pasang kembali ikatan nya,” tunjuk Byanca tepat di depan wajah Adelard.


Byanca membalikkan badan nya, agar Adelard lebih mudah mengikat tali bikini Byanca.


“Aku kira Mark bersama dengan kalian,” ucap Stella dengan membentang kain nya di atas pasir disusul dengan Angel.


“Dia sedang menyelam,” jawab Angel


“Sayang, mari kita juga menyelam.” Bryan mengajak Stella untuk berenang.


“Ayo.”


“Kau juga pergi sana, Mark akan kesepian disana,” ujar Adelard mengusir Angel.


“Tanpa disuruh pun aku akan pergi, aku tidak ingin menyaksikan kalian bercinta secara langsung,” jawan Angel lalu pergi menyusul Mark.


“Itu karena kau sangat mesum, jadinya Lia berpikir buruk,” ujar Byanca pada Adelard.


“Pria mesum ini hanya mesum padamu sayang.”


“Ck.”


Tbc.