Bad Pregnancy

Bad Pregnancy
Extra part 6



...~Happy Reading~...


Cuaca hari ini cukup cerah. Pada sore harinya, Claudia berencana mengajak putra nya untuk berjalan jalan.


Memasuki usia satu tahun, kini Taka sudah bisa berjalan, membuat Claudia semakin gemas dan suka membelikannya pakaian lucu.


"Sayang, ayo kita jalan jalan!" seru Claudia ketika sudah mengganti seragam sekolah nya dengan baju santai.


Ya, kini Claudia sudah aktif bersekolah lagi karena sudah memasuki ujian nasional, dimana sebentar lagi dirinya akan lulus.


Selama ini, bunda Ella bergantian dengan mama Kiara untuk mengurus cucu nya. Meskipun ada pengasuh yang mengurus Taka, namun tetap kedua oma nya itu tidak sepenuhnya percaya.


Jadilah, mama Kiara dan bunda Ella bergantian menginap di rumah Kiano dan Claudia selama satu minggu.


Jika minggu ini bunda Ella, maka minggu depan akan mama Kiara bersama papa Kaisar. Dan begitulah seterusnya, mungkin hingga nanti saat Claudia sudah lulus sekolah.


"Mau jalan jalan kemana?" tanya bunda Ella yang baru saja dari dapur untuk mengambil minum untuk Taka.


"Ke depan situ aja Bunda. Claudia mau cobain Taka pakai ini, mau ya Sayang ya," kata Claudia menatap anak nya dengan penuh harap.


"Itu apa?" tanya Bunda Ella penasaran dengan isi tote bag yang di bawa oleh putri nya.


Claudia hanya menyengir kuda saat mendapatkan pertanyaan seperti itu dari ibu nya. Karena takut kena amukan dari bunda Ella lagi, akhirnya Claudia langsung menggendong anak nya dan membawa nya ke dalam kamar.


"Claudi!" seru bunda Ella namun tak di dengarkan oleh Claudia.


"Udah, bunda istirahat aja. Kan udah capek jagain Taka seharian!" teriak Claudia sambil berlari menaiki tangga menuju kamar.


Dan tak butuh waktu lama. Claudia sudah berhasil mengganti baju Taka. Ia merasa anaknya semakin hari semakin menggemaskan, membuat nya sangat ingin mencubit pipi Taka.


"Kamu tahu Sayang, Mamim gemes banget sama kamu, ihhhh!" geram Claudia gregetan sampai membuat Taka hampir menangis, "Maaf ya maaf. Udah ini udah lucu, jangan nangis lagi ya. Nanti ganteng nya mamim ilang gimana, sekarang kita turun yok!" bujuk Claudia membuat bayi umur satu tahun itu langsung memanyunkan bibir nya seolah kesal dengan tingkah ibu nya.


Mungkin, jika Taka sudah bisa bicara, anak itu akan memberontak dan memilih pergi dari sisi ibu nya.


Taka merasa jauh lebih nyaman dan aman, jika bersama para Oma juga papa nya. Karena setiap kali, dirinya bersama dengan mama nya, maka akan berujung tidak ke beresan.


Taka akan selalu di jadikan eksperimen eksperimen Claudia setiap hari. Maka dari itu, Taka sering kali rewel jika bersama ibu nya.


'Fuhh ternyata jadi fotografer bayi sangat sulit,' gumam Claudia dalam hati.


"Apip! Apip!" teriak Taka ketika melihat dewa penolong nya pulang. Anak itu segera berlari mengejar mobil yang ayah yang kini berhenti tepat di depan gerbang rumah nya.


"Taka, jangan lari!" seru Claudia langsung mengejar anak nya, namun semakin di kejar, semakin cepat juga Taka berlari menghampiri sang ayah.


Kiano yang tersadar bahwa anak nya berada di luar, ia memilih segera turun mobil dan menjemput anak nya yang terlihat sedang berlari kecil ke arah nya.


Hap!


Kiano langsung menggendong anak nya saat sudah tiba, "Kenapa main di jalan, hem?" tanya Kiano langsung mencium pipi anak nya.


"Amim amim!" Taka menunjuk ke arah mama nya yang sedang berjalan, lalu ia menatap ayah nya lagi sambil berceloteh tidak jelas.


Seolah ia sedang mengadu bagaimana dirinya kembali di aniaya oleh ibu kandung nya.


"Dia itu gak nyaman pakai beginian, kenapa di pakaiin lagi?" tanya Kiano menghela napas nya ketika Claudia sudah tiba di depan nya.


"Huh dasar, tuyul tukang ngadu!" cibir Claudia mendengus sambil memanyunkan bibir ke arah anak nya.


"Sayang!" tegur Kiano menatap istrinya dengan penuh intimidasi.


"Tapi ini itu lucu Kak. Taka nya aja yang lebay, tukang ngadu. Ntar abis ini ngadu lagi ke Oma iya!" omel Claudia bercanda sambil berkacak pinggang.


"Oma, omaa!" Dan benar saja, seperti di suruh saat itu juga Taka langsung berteriak memanggil Oma nya.


"Iks kesel, anak kakak tukang ngadu!" Claudia menghentakkan kaki nya ke jalan lalu memilih pergi terlebih dulu meninggalkan anak dan suami nya yang kini justru sedang tertawa melihat kekesalan nya.


...🍁🍁🍁🍁...


...Mom spil hasil karya cantik dari Claudia 🙈🙈🙈...