
...~Happy Reading~...
“Kakak!” panggil Claudia saat melihat Kiano hendak bangkit dan pergi dari kamar nya.
“Ada apa lagi Clau?” tanya Kiano seraya menghela napas nya berat, rasanya ia sudah semakin kesal dan lelah dengan sikap Claudia yang polos namun sangat hobi memancing dirinya.
“Mau bobo bareng gak?” tawar Claudia dengan memasang wajah imut nya.
“Enggak!” Tolak Kiano dengan cepat menggelengkan kepala nya.
“Tapi Claudia mau,” ucap wanita muda itu kembali memanyunkan bibir nya, “Claudia sudah memikirkan semuanya.”
“Memikirkan apa?” tanya Kiano mengerutkan dahi nya menatap Claudia yang tengah duduk bersila di atas ranjang, sedangkan ia berdiri tepat di depan Claudia.
“Claudia mau menjadi istri kakak!” jawab Claudia dengan sangat yakin.
“Kita sudah menikah Clau, kalau kamu lupa. Dan kamu sudah menjadi istriku!” balas Kiano menggelengkan kepala nya, ia semakin tidak mengerti dengan perkataan Claudia yang begitu ambigu dan tidak jelas menurut nya, terlalu bertele tele.
“Ah kakak lama, gak peka sama kemauan Clau!” cetus wanita itu semakin sebal.
Namun, bukan Claudia namanya jika ia menyerah dan mengusir Kiano begitu saja. Dengan tiba tiba ia langsung menarik tubuh Kiano hingga membuat laki laki itu semakin terkejut dan langsung ambruk tepat di atas tubuh Claudia.
“Clau!” bentak Kiano spontan karena terkejut.
Berbeda dengan Kiano yang nampak marah karena ulah Claudia. Wanita itu justru malah tersenyum sambil mengusap rahang kokoh milik Kiano.
“Sssttt!” Claudia meletakkan jari telunjuk nya di bibir Kiano, memberikan isyarat agar laki laki itu tidak marah lagi, “Kakak sudah tua, jangan marah marah lagi, nanti cepet tua. “ imbuh nya berbisik.
“Kakak gak mau kan, kalau kita jalan berdua , orang akan mengira kalau Clau lagi jalan sama Papa,” ucap Claudia semakin terkekeh sendiri hingga membuat Kiano langsung mendengus kesal.
“Claudia mau membuka lembaran baru sama kakak. Clau mau belajar, belajar menjadi istri yang baik, menjadi ibu yang baik untuk anak anak kita kelak.”
“Clau akui, saat ini Clau belum mencintai kakak. Tapi Clau sudah nyaman ada di dekat kakak. Clau sepertinya sudah mulai sayang dan terbiasa sama kakak. Selama ini, kakak sudah memperlakukan Clau dengan sangat baik. Sabar dan begitu pengertian dengan kemauan Clau. Namun berbeda dengan sebaliknya, Clau masih menolak kakak dan selalu bicara tidak sopan sama kakak.”
“Maafkan Clau, tapi mulai saat ini Clau mau mencoba semuanya. Clau mau menua sama kakak, Clau mau sama sama kakak terus. Dan Clau akan berusaha untuk mencintai kakak, Will you also open your heart to me?”
Deg!
Mendengar perkataan Claudia yang begitu panjang dan lebar, seketika membuat Kiano langsung terdiam. Di satu sisi, ia merasa bersyukur karena Claudia sudah mau menerima dirinya sebagai suami. Namun, di sisi lain, ia akui masih ada perasaan yang mengganjal di hati nya.
Claudia belum mencintai nya, begitupun sebaliknya. Kiano sendiri juga belum bisa mencintai Claudia, karena hingga saat ini ia masih mencintai gadis lain dari masa lalu nya. Gadis yang sudah ia sakiti dan lukai hanya karena sebuah naffsu.
“Kakak, Will you also open your heart to me?” tanya Claudia lagi saat tidak mendapatkan jawaban dari suami nya, tangan nya kini semakin aktif untuk mengusap rahang kokoh Kiano hingga turun menuju leher nya, membuat laki laki itu seolah tersadar dan langsung memejamkan matanya dengan di sertai helaan napas panjang.
...~To be continue ......