Bad Pregnancy

Bad Pregnancy
Bertemu Andrew



...~Happy Reading~...


“Jadi Claudia mendengar semua pembicaraan kalian?” tanya bunda Ella langsung membuka suara ketika melihat rekaman layar cctv yang memperlihatkan bahwa Claudia berdiri cukup lama di depan ruangan dokter, dimana saat itu ada Kiano dan juga ayah Stive yang sedang bersitegang.


“Apa yang kalian bicarakan?” tanya bunda Ella lagi dan kini langsung menatap tajam pada suami nya.


Ya, hanya suaminya, karena bunda Ela yakin bahwa ini ada sangkut paut nya dengan Stive. Karena sangat tidak mungkin, jika Kiano yang membuat putri nya pergi. Hampir sama seperti kasus yang di alami Clayton dulu, dimana suami nya itu terlalu banyak ikut campur hingga membuat menantu nya menderita. Dan kini, ia juga yakin bahwa suami nya juga yang selalu menindas Kiano, maka dari itu ia langsung menyalahkan Stive, bukan Kiano.


“Aku hanya diam!” jawab ayah Stive langsung memalingkan wajah nya ke samping.


“Gak mungkin, Claudia pasti mendengar sesuatu dari dalam sana. Kalau gak gitu, dia gak mungkin pergi dan menghilang!” kata bunda Ella tetap kekeuh, “Kamu lihat, sejak dari dia berdiri di dean ruangan dokter, dia masuk lift dan pergi ke—“


Bunda Ella kembali menatap pada layar monitor di depan nya, namun sayang Claudia tidak terlhat di layar mana pun lagi setelah memasuki lift.


“Kemana lagi? Kenapa menghilang?” gumam bunda Ella mengerutkan dahi nya.


“Di lantai lima, tidak ada cctv nya. Jadi kemungkinan, Claudia turun di lantai itu,” ucap seorang dokter yang di paksa untuk ikut bertanggung jawab atas hilang nya Claudia.


“Saya akan mencari ke sana.” Kiano segera pergi meninggalkan ruangan pengendali itu dan bergegas menuju lantai lima, yang di duga tempat Claudia keluar dari lift.


‘Clau, kamu dimana? Aku mohon kembalilah,’ gumam Kiano sambil terus berlari mencari keberadaan Claudia ke setiap sudut ruangan di lantai itu.


Brukk!


“Maaf,” ujar Kiano dengan sopan.


“Gunakan mata kamu saat berjalan!” ucap keluarga pasien terlihat begitu kesal dari nada suara nya.


Tunggu! Kiano merasa seperti mengenal suara itu. Meskipun wajah nya tidak begitu terlihat lantaran memakai topi, kaca mata dan masker, namun dari suaranya Kiano yakin bahwa pernah mendengar nya, tapi dimana?


“Tunggu!” panggil Kiano seketika membuat langkah kaki nya terhenti.


“Bukankah kau laki laki yang waktu itu sengaja membuat skandal dengan Claudia?” tanya Kiano lagi membuat mata laki-laki di balik kaca mata itu langsung membulat dengan sempurna.


“Anda salah orang!” jawab nya lalu hendak pergi, namun lagi lagi di tahan oleh Kiano.


“Andrew Browen, dua puluh lima tahun. Tega mengkhianati seorang gadis kecil hanya demi sebuah karir. Namun saat karir itu mulai meredup, kau kembali mendekati nya dan sengaja membuat skandal besar untuk mengangkat nama mu lagi, sampai harus membuat ibu mu angkat tangan dan memberikan dua kali tamparan di wajah Claudia,” imbuh Kiano dengan tatapan yang begitu tajam.


Masalah yang sekian lama tidak pernah di bahas lagi karena permintaan Claudia. Kini pada akhirnya kembali Kiano ungkit saat kembali menemukan dalang masalah dari tamparan yang di dapatkan Claudia beberapa bulan yang lalu.


Ya, selama ini Kiano diam diam mencari tahu semua tentang Claudia. Ia juga mengorek semua orang yang pernah dekat dengan istri nya. Meskipun dirinya terlihat cuek dan dingin, namun ia begitu hafal dengan sikap, sifat serta kebiasaan demi kebiasaan Claudia.


Hanya satu yang Kiano tidak tahu, yakni tentang penyakitnya Claudia. Dan itulah yang paling ia sesali hingga kini membuat nya harus kehilangan wanita nya.


...~To be continue .......