Bad Pregnancy

Bad Pregnancy
Godaan



...~Happy Reading~...


Setiba nya di rumah, Kiano segera bergegas turun dan mencari keberadaan istrinya. Tanpa banyak membuang waktu, iapun segera pergi menuju kamar nya. Karena ia yakin bahwa istrinya pasti sedang berada di dalam kamar mandi.


Meskipun baru beberapa bulan ia menikah dengan Claudia, namun ia sudah cukup hafal dengan kebiasaan Claudia. Terlebih ketika wanita itu sedang kesal atau ingin menangis, pasti akan lari ke kamar mandi.


Tok ... Tok .. tok ..


“Clau, buka pintu nya!” Kiano terus mengetuk pintu kamar mandi nya, namun sang empu nya seolah enggan untuk menjawab apalagi membuka pintu.


Cklek!


Kiano berpikir akan susah membujuk Claudia untuk membuka pintu nya, namun ternyata ia salah. Hanya beberapa kali ketukan, pintu itu langsung terbuka, menampakkan seorang wanita yang berbalut handuk sebatas dada dan paha di atas lutut. Rambut acak acakan yang masih basah, entah mengapa membuat wanita itu semakin terlihat begitu seksii di mata Kiano.


Dan jangan lupakan bibir Claudia yang selalu cemberut memanyun kesal sejak tadi, yang mana selalu membuat Kiano selalu merasa gemas.


Glek!


Kiano menggelengkan kepala nya, menarik napas dengan cukup panjang, berusaha untuk menyadarkan dirinya sendiri, bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk berfikir ke arah SANA.


“Clau, tadi—“


“Tadi apa?” tanya Claudia dengan cepat memotong pembicaraan Kiano.


Wanita itu mendengus, melipat tangan di dada dengan bibir yang masih setia dengan cemberut kesal nya, sambil menghentakkan kaki nya ke lantai lalu meninggalkan Kiano begitu saja di ambang pintu toilet.


“Kakak mau bilang kalau tadi abis kedatangan tamu? Clau udah tahu!” imbuh Claudia nampak cuek, namun juga kesal.


“Dia—“


“Gak usah jelasin apa apa, Clau udah tahu dia siapa!” potong Claudia lagi membuat Kiano semakin speechless tidak bisa berkata kata.


“Kakak tahu gak sih, Claudi itu laper. Claudi mau ngajak kakak buat makan siang, tapi kakak malah asik pelukan di toilet. Emang gak ada tempat lain ya yang lebih elit sedikit? Ckckck, ngakunya sama sama dokter, cari tempat aja gak bisa!” cetus Claudia berdecak.


Ia tidak marah mendengar sindiran dari Claudia, karena memang perkataan dia benar. Hanya saja, ia menggeram menahan kesal lantaran posisi Claudia yang saat ini sedang duduk bersila di atas tempat tidur sambil mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil.


Entah mengapa akhir akhir ini dirinya semakin tidak bisa mengontrol dirinya, terlebih saat dirinya kembali membuka lembaran baru dengan Claudia. Saat mereka memutuskan untuk mengulang semuanya dari awal dan melalui malam panas kala itu.


Jangan salahkan Kiano yang memiliki oak sedikit me sum. Dirinya lelaki normal, melihat tubuh istrinya yang hanya berbalut handuk seperti itu, dan dengan tanpa dosa nya Claudia malah duduk bersila. Seolah mempersilahkan dirinya untuk segera menerkam, akan tetapi saat ini keadaan mood istrinya sedang tidak baik baik saja.


‘Aku bisa gila kalau lama lama kaya gini!’ gumam Kiano dalam hati langsung mengusap wajah nya dengan frustasi.


“Kakak tuh kebangetan tau gak! Clau sebel, Clau marah sama kakak, karena udah bikin mood Clau hancur! Kesel pokok nya, kesel maksimal!” seru Claudia persis seperti anak kecil yang meminta mainan kepada orang tuanya namun tidak di turutin.


“Terus sekarang maunya gimana? Aku minta maaf, kala udah buat kamu kaya gini,” ujar Kiano berusaha membujuk dengan selembut mungkin.


“Kakak sini!” Claudia menggerakkan tangan nya meminta Kiano agar ikut duduk dengan nya di tempat tidur.


Kiano menurut, ia segera menghampiri Claudia dan duduk di depan nya, membuat jantung nya semakin berdetak dengan begitu cepat.


“Mau makan? Aku masakin aja sekarang ya,” ujar Kiano berusaha menghindar.


“Clau sudah beli makanan di luar,” jawab Claudia sedikit menggigit bibir bawah nya.


Sejujurnya, ia merasa sedikit takut jika Kiano juga akan melarang nya. Ia sudah membeli banyak jajanan, karena berfikir Kiano akan pulang sore atau malam. Jadi ia bisa mewujudkan mimpi nya untuk mukbang jajan pinggiran jalan.


Namun siapa sangka, baru saja dirinya selesai mandi, Kiano sudah pulang.


‘Auto gagal ini nanti rencana gue, sial!’ gumam Claudia dalam hatinya bingung.


...~To be continue ......


...Yang bilang Claudia kaya bocah dan kekanak kanakan bin lebay. Harap maklum, itu emang kenyataan dia masih bocah. Dan jangan menuntut untuk dia bisa keibuan saat ini, mentang2 udah menikah dan punya anak. Jangan bandingkan diri kalian dengan Claudia ya....


...Dia anak ayah Stive, kamu anak siapa? 🙈 hehehe piss jangan tersungging, Mom hanya bercanda ... Luv luv untuk kalian yang suka dan yg gak suka juga sama Claudia......