Bad Pregnancy

Bad Pregnancy
Tamparan



...~Happy Reading~...


Plakkk!


“Anjirtt!” pekik Claudia langsung memegang pipinya yang terasa cukup panas akibat tamparan keras dari seseorang yang di depan nya.


“Maksud anda apa hah?” tanya Claudia dengan suara meninggi menata kesal pada wanita dewasa di depan nya.


“Hah, jadi kamu cewek murahan yang sudah merayu Andrew, iya? Astaga, kamu masih bocah kemarin sore, kenapa sudah begitu berani menguasai anak saya hah!” bentak wanita itu yang ternyata adalah ibu dari Andrew, yakni mantan kekasih nya.


“Kurang ajar kamu ya, gara gara kamu, anak saya sudah jarang pulang ke rumah. Tidak hanya itu, bahkan gara gara kamu dia jadi pembangkang sekarang! Puas kamu menguasai anak saya hah, sudah puas kamu menguras harta anak saya! “ imbuh wanita itu semakin memekik kesetanan.


“Oh jadi tante mama nya Andrew?” tanya Claudia berusaha untuk setenang mungkin, “Maaf ya tante, anda salah alamat. Saya bukan lagi pacar dia, saya—“


“Ohhh setelah kamu dapetin semuanya kamu tinggalin dai begitu? Jadi setelah kamu berhasil menguras uang nya, kamu buang dia begitu saja? Bener bener wanita murahan kau ya!” pekik ibu ibu itu seolah tidak terima hingga memuat Claudia langsung menatap nya bingung.


Dirinya sebagai paar Andrew, tidak suka. Namun dirinya menyebut sudah putus malah semakin tidak setuju, maksud nya apa? Batin Claudia ingin mengumpat kasar.


“Kamu itu masih anak sekolah, lebih baik jaga perilaku kamu! Cantik cantik kok ngobral murah, ah atau jangan jangan kamu bukan hanya menjual tubuh ke Andrew saja?” ucap ibu ibu itu lagi dengan sinis.


“Maaf Tante, anda tidak berhak menilai saya seperti itu!” Claudia masih berusaha untuk menahan diri, ia mengepalkan tangan nya dengan kuat sampai gigi nya bergemurutuk.


“Hahaha tidak berhak kamu bilang? Laki laki yang membeli tubuh kamu itu anak saya sendiri. Bahkan, saya masih menyimpan video saat kita video call dulu. Jangan kamu kira saya tidak menyimpan video itu ya, saya punya video itu, video dimana kamu tengah menaiki anak saya untuk menggoda nya!”


Saat ini, dirinya sudah menjadi bahan per tontonan di depan gerbang sekolah. Bahkan, beberapa siswa dan siswi yang sudah berada di dalam sekolah pun ikut keluar untuk melihat drama perlabrakan dari ibu Andrew Browen kepada Claudia, siswi tercantik dan terpopuler di sekolah.


Bisik bisik tetangga mulai terdengar di telinga Claudia, dimana mereka menyebut dirinya sebagai perempuan murahan yang sudah menjual tubuh nya kepada artis papan atas, bahkan sampai menghasut Andrew Browen untuk menjadi anak durhaka.


Dan jangan lupakan kata kata dari ibunda Andrew Browen yang mengatakan bahwa memiliki video dirinya menunggangi Andrew. Gila, ini sangat gila, menunggangi apaan maksud nya, apakah dia merasa bahwa anak nya seekor kuda yang harus di tunggangi? Batin Claudia kesal dan marah.


Jangankan melakukan hubungan intim dengan Andrew, bahkan sekedar ***** ***** saja dirinya tidak pernah. Ciuman bibir selalu gagal untuk mereka lakukan, dan hanya sesekali Andrew mengecup kening nya, sudah tidak lebih.


Lantas siapa yang di maksud gadis yang di atas Andrew? Tentu saja itu adalah selingkuhan nya, sangat tidak mungkin jika itu Claudia. Karena dirinya hanya melakukan hubungan badan dengan Kiano, yang kini sudah menjadi suami nya.


“Asal tante tahu, anak tante itu bajingann! Dia brengsek dan kurang ajar. Dulu saya memang pacaran dengan nya, tapi saya tidak pernah melakukan apapun dengan nya. Dan asal tante tahu, dai selalu bermain wanita, maka sudah pasti jika wanita yang tante maksud itu selingkuhan dia. Dia yang—“


Plakkkk!


Belum sempat Claudia menyelesaikan ucapan nya, lagi lagi dirinya mendapatkan tamparan yang sangat menyakitkan dari wanita setengah tua tersebut, membuat air matanya kini benar benar sudah tidak bisa ia bendung lagi.


‘Sumpah, rasanya panas banget. Pengen nangis, tapi malu. Gak nangis tapi sakit, sialan, bangsattt!’ teriak Claudia dalam hati nya menatap tajam pada wanita di depan nya.


...~To be continue ......