Atlas: Lightning From The Wild West

Atlas: Lightning From The Wild West
62: ORANG-ORANG ANEH YANG DIPANGGIL "PENYIHIR AGUNG"



Saat ini Indra harus memilih antara ayahnya, pamannya, atau seorang wanita yang baru-baru ini terungkap sebagai bibinya.


Ia tidak tertarik untuk menjadi seorang Penyihir Agung. Namun, hak untuk mengakses penuh Library of All Truth tidak bisa ia lewati, ia hanya ingin mencari informasi tentang Glimpse of Deaths, ia tidak peduli dengan informasi lain yang tercatat disana.


Sebelum itu semua, pertama-tama Indra harus memilih satu dari tiga Penyihir Agung yang berebut untuk menjadikannya calon Penyihir Agung dibawah nama mereka.


"Inferno, Frostbite, dan… Weather Painter. Nama-nama kalian sudah dikenal semua orang, kurasa reputasi kalian sebagai Penyihir Agung setara. Omong-omong soal itu, orang seperti apakah para Penyihir Agung itu?" Tanya Indra.


Avalance tersenyum tipis.


"Kami hanyalah kumpulan orang aneh, Indra." Jawab Avalance.


Penyihir Agung adalah para penyihir yang memegang kewajiban untuk melindungi dan menjaga keseimbangan dunia, mereka berada dibawah naungan organisasi yang disebut "Wizards of Atlas" yang didirikan oleh Valor, cucu kandung dari Pahlawan umat manusia, Avor.


Valor adalah pendiri sekaligus pemimpin Wizards of Atlas sekaligus juga menjadi atasan para Penyihir Agung. Para Penyihir Agung biasanya hanya menerima perintah langsung dari Valor, mereka memiliki tugas untuk melindungi kedamaian dunia, dibawah mereka masih ada anggota biasa yang siap melayani para Penyihir Agung. Semua Penyihir Agung juga dipastikan memiliki keabadian, jika ada Penyihir Agung baru yang belum mendapatkan keabadian maka WOA akan membantu mereka untuk mendapatkan Keabadian.


Keabadian yang dimaksud adalah umur yang panjang tanpa menua, mereka tidak bisa mati oleh umur. Namun, masih bisa mati jika seseorang bisa membunuh mereka.


Penyihir Agung terkuat sekaligus nomor satu saat ini bernama Nibiru, dia adalah Penyihir dengan sihir tanah terkuat di dunia. Pria itu juga sosok yang gila akan pertarungan, hal tergila yang pernah ia lakukan adalah membuat punah ras Avian yang merupakan manusia setengah burung. Nibiru memusnahkan ras Avian dengan satu meteor raksasa sebesar bulan, bukan hanya ras Avian yang lenyap dari muka bumi. Namun, benua yang dihuni ras itu juga lenyap dihantam meteor Nibiru. Sejak saat itu, apapun yang dilakukan oleh Nibiru diawasi ketat oleh Valor. Dia terlihat seperti pria berumur 24 tahun dengan rambut abu-abu dengan mata berwarna kuning.


Penyihir Agung nomor dua tidak kalah kuatnya dengan Nibiru. Namanya Vifirie, jika Ignis disebut Inferno atau api neraka, maka Pifirie pantas dianggap sebagai wujud dari neraka itu sendiri. Meski terdengar sedikit mengerikan, dia adalah orang yang ramah meskipun sedikit gila. Jika Nibiru gila akan pertarungan, maka Pifirie gila akan petualangan. Dia bertualang mengelilingi dunia, tetapi dia juga sering membuat masalah di perjalanannya, mulai dari masalah kecil seperti mengeringkan sumber air sebuah desa miskin, hingga masalah besar seperti menantang salah satu dari The Envoys.


Dia adalah wanita yang kecantikannya terlihat dari kekuatannya, dia memiliki rambut pirang dengan matanya yang berwarna merah, dia juga selalu menggunakan pakaian dan topi penyihir berwarna merah.


Nomor tiga adalah Ignis, ayah dari Indra. Meski dia nomor tiga. Namun, selisih kekuatan antara dia dengan Vifirie dan Nibiru sangatlah jauh. Walaupun begitu, dia adalah Penyihir Agung yang selalu menyelesaikan tugasnya dengan sempurna, dia dijuluki sebagai Inferno. Apinya bisa melebur apapun yang dia bakar, dia pernah berselisih dengan adiknya sendiri untuk waktu yang cukup lama, syukurnya hubungan mereka membaik saat ini. Dia memiliki sebuah kutukan yang diberikan oleh Chaos Dragon. Namun, belum ada yang tau kutukan apa yang diberikan Chaos Dragon kepadanya. Dia adalah pria berambut putih keabuan dengan mata berwarna biru dia selalu mengenakan pakaian berwarna terang.


Avalance adalah Penyihir Agung nomor 4. Dia sama hebatnya dengan Ignis saudaranya, dia juga dijuluki Frostbite. Avalance juga selalu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Satu-satunya hal yang mengganggu orang-orang yang menemuinya adalah kutukannya. Kutukan Avalance berasal dari Chaos Dragon yang juga merupakan salah satu dari The Envoys. Kemanapun ia pergi, dalam radius 7 kilometer akan turun salju yang akan terus turun hingga Avalance menjauh dari radiusnya. Hebatnya, Avalance mampu memanfaatkan kutukannya untuk meningkatkan Sihir Esnya ketingkat yang belum pernah dicapai oleh siapapun. Dia memiliki warna rambut dan mata yang sama seperti Ignis, hanya saja wajah mereka berdua terlihat berbeda dan Avalance biasanya hanya menggunakan pakaian berwarna putih.


Weather Painter atau Mesfera adalah Penyihir Agung nomor 5, dia tidak suka ketika dipanggil dengan nama Mesfera, dia lebih suka orang-orang memanggilnya dengan julukannya, yaitu Weather Painter. Dia juga merupakan adik dari Ignis dan Avalance. Dia menguasai 5 dari 7 elemen dasar, dan semuanya ia kuasai hingga tingkat yang tidak bisa dicapai oleh orang biasa. Saking hebatnya ia menguasai sihir-sihir itu, ia mampu memanipulasi cuaca sesuka hatinya, ketika sedang bertempur dia membawa lima senjata aneh yang berbentuk seperti botol cat dengan lima warna berbeda seperti Merah, Kuning, Hijau, Biru, dan Ungu. Dia juga memiliki sepasang perisai yang mengambang di belakang tubuhnya, perisai itu berbentuk seperti pagar kayu dan terlihat hampir transparan. Karena kemampuan mengendalikan cuaca dan lima senjata berwarna itulah ia disebut "The Weather Painter" Mesfera ditugaskan untuk menjaga markat Wizards of Atlas.


Penyihir Agung ketujuh bernama Einsla, pria itu adalah sahabat baik Weather Painter, bahkan dialah orang yang membuat julukan itu. Einsla tidak tampil mencolok, dan tugasnya hanyalah menjaga Library of All Truths. Meski begitu, dialah alasan kenapa tidak ada satupun pengetahuan terlarang di tempat itu tidak pernah tercuri, dia adalah Penyihir yang bisa mengendalikan waktu. Namun, ada batasannya.


Opstann pernah berada di posisi kesembilan. Namun, setelah terbongkarnya kejahatannya, ia diusir dan posisi kesembilan untuk sementara dikosongkan.


Penyihir Agung nomor 10 adalah Penyihir Agung dengan wujud paling muda, meski begitu dia adalah senior dari Ignis, Avalance, dan Weather Painter. Namanya adalah Xavi, diaa berwujud seperti bocah laki-laki berumur 10 tahun, meski terlihat seperti bocah ingusan. Dia sebenarnya paling bijak diantara mereka semua.


Peringkat para Penyihir Agung tidak hanya berdasarkan kekuatan, tapi juga prestasi contohnya Einsla yang bisa saja menempati posisi ke empat atau lima jika dia tidak terpaku pada pekerjaannya menjaga Library of All Truths. Namun, Nibiru dan Vifirie adalah contoh Penyihir Agung yang mengandalkan kekuatan mereka untuk berada di puncak.


"Mereka semua terdengar seperti orang-orang yang sangat kuat, terutama Nibiru dan Vifirie." Ujar Indra.


"Aku jadi ragu aku bisa berhasil mendapatkan kursi untuk seorang Penyihir Agung." Lanjut Indra.


Ignis dan Weather Painter tertawa terbahak-bahak.


"Kenapa mereka tertawa, paman?" Tanya Indra kepada Avalance.


"Di kepala Nibiru hanya ada pertarungan, dia tidak memiliki waktu untuk mencari kandidat, lalu Vifirie sudah tidak diizinkan untuk membawa kandidat setelah kandidat terakhir yang ia bawa adalah pengkhianat setelah diangkat menjadi Penyihir Agung." Jawab Avalance.


"Maksudmu… Sebelum menjadi Penyihir Agung, Opstann adalah kandidat yang dibawa oleh Vifirie?" Tanya Indra lagi.


Indra mengetahui bahwa orang yang dimaksud Avalance adalah Opstann, sebenarnya Indra kurang tau detailnya. Namun sejauh ini hanya Opstann lah Penyihir Agung yang pernah turun dari jabatannya.


"Fakta menarik lainnya adalah aku, ayahmu, dan pamanmu Avalance adalah orang-orang yang berhasil menjadi Penyihir Agung setelah menjadi kandidat yang dibawa oleh Vifirie." Jawab Weather Painter.


"Ditambah lagi, semua kandidat yang dibawa berhak menjadi Penyihir Agung jika mereka memenuhi syarat dan berhasil melewati semua ujiannya." Ujar Ignis.