A Love Story

A Love Story
Persaingan



Devano mengingat masa lalu nya Saat dia bermain bersama Maria di pinggir Danau di sebelah rumah nya Yang ada di desa dulu, Bermain petak umpet dan kejar kejaran bersama hingga mereka tak terpisahkan


Maria adalah gadis manis berambut coklat yang wajah nya hampir mirip Nadia, Maria merupakan teman Devano sejak kecil, hingga setelah lulus sekolah menengah Maria di Vonis mengidap kanker otak dan akhrinya meninggal dan membuat Devano sedih hingga menutup diri dari bergaul dengan teman teman nya


Nadia sudah keluar dari toilet dan hendak melangkah kembali ke kelas nya


Namun ada yang mendorong nya sampai terbentur tembok dan ternyata adalah Carrisa dan ke dua teman nya


"ini dia si anak baru " kata Carrisa dengan jutek


"apa salah aku kok sampe dorong aku..?? kata Nadia heran


"ga usah banyak omong, dan inget ya loe disini ga usah sok cantik dan kepedean jangan caper sama Devano dan cowok cowok disini.." bentak Carrisa mengancam Nadia


Nadia hanya terdiam tak mengerti


Carrisa kemudian berniat menjaili Nadia dan melihat ember yang berisi air kemudian menyiramnya ke arah Nadia dan


"Byurr.."


Ternyata bukan Nadia yang terkena siraman air melainkan ada seorang yang melindungi tubuh Nadia agar tidak terkena siraman dari Carrisa hingga baju dan celana nya basah


Carrisa terkejut saat tau siapa yang dia siram ternyata Steve yang melindungi Nadia


Carrisa tau bagaimana sifat Steve selama ini


yang begitu arogan dan bisa melakukan apa saja yang dia mau


"sorry Steve aku ga bermaksud nyiram kamu.. " kata Carrisa panik


Steve menatap tajam Carrisa membuat nya sangat takut


"Pergi loe..!! " terian Steve, dan langsung ke tiga gadis itu berlari dengan cepat


"kamu ga apa apa.. seneng banget aku bisa ketemu kamu disini" kata Steve seraya merubah kata panggilannya ke Nadia menjadi sedikit sopan.


"ih malah aku maless.. ketemu sama kamu.." kata Nadia jutek


"eh.. kebiasaan kalo di tolong suka judes.. harusnya kan bilang apa coba..??


"makasih yah tuan orang kaya sombong dan pamrih" kata Nadia seperti tidak ikhlas "


padahal Nadia tenang karna Steve selalu melindunginya


"Tapi kamu kok tahu aku di jailin mereka.. kamu suka ngintip yah..?? tanya Nadia heran


" sembarangan kalo ngomong.. seorang Steve Adijaya bisa tau apa aja .." kata Steve sambil bercanda


Sebenarnya Steve kebetulan Baru keluar kamar mandi laki laki yang bersebelahan dengan kamar mandi perempuan.. pas sekali saat melihat Nadia yang akan di siram Carrisa ce'es yang memang selalu jail kalau ada siswi yang baru pindah apalagi kalo secantik Nadia karena takut kalah saing.


"Tapi ajaib kok kamu ada di sini Nad..?? aku masih ga percaya.." kata Steve yang kelihatan senang sekali


"kalo ga percaya ga apa apa toh ga ada ruginya buat aku.. " katak Nadia judes


"Tapi kamu gimana, baju kamu jadi basah.. "


kata Nadia aga khawatir


"ga apa apa lah, tinggal nelpon supir, terus suruh antar baju kesini .. kamu khawatir sama aku yah takut aku sakit ya.. " goda Steve


" ih geer banget sih.. orang cuma nanya" kata Nadia masih judes


" ngaku ajalah.. " goda Steve lagi


" emm.. ayo ikut aku ke kantin pasti kamu laper..?? " ajak Steve


" ogah banget" kata Nadia menolak


hingga Steve menarik tangan Nadia akhirnya terpaksa Nadia pun mengikuti Steve


Tapi baru beberapa langkah ada yang menarik tangan Nadia yang satu nya lagi Nadia menoleh kebelakang nya


"Devano..?? " kata Nadia kaget


" jangan dekat dekat dengan dia Nadia, dia orang yang berbahaya.. " kata Devano sambil menatap tajam ke arah Steve


"Jangan pegang tangan nya sembarangan dia adalah miliku.. " kata Steve tak kalah menyeramkan..


Nadia merasa heran dan geli sendiri.. dan melepas kan pegangan kedua laki laki itu


" apa an sih kalian ini kaya Drama " kata Nadia tak suka


"ayo ikut aku.. "Kata Devano menarik tangan Nadia dan dengan cepat melangkah pergi menjauhi Steve


Nadia melirik Steve yang terlihat kesal dan Sedih karena Nadia malah memilih pergi dengam Devano


visual para tokoh dalam novel cekkk 😍😍💖💖



STEVE ADIJAYA



NADIA



Devano Mahendra



Diandra