A Love Story

A Love Story
Pertemuan tak terduga



Saat matahari pagi baru saja muncul di persembunyian nya terlihat sebuah sepeda yang melaju perlahan menembus udara dingin di pagi hari, si pengemudi sepeda merupakan seorang gadis yang memakai jaket serta upluk dan tetap menggunankan masker (karna masih pandemi) yang berjualan sekotak susu di pagi hari kebetulan di komplek perumahan elit tersebut sudah berlanggangan susu dari tempat nya bekerja


Dingin nya pagi tak di rasa kan gadis itu karena memang dia harus mencari nafkah untuk dirinya sendiri yg hanya sebatang kara Gadis itu bernama Nadia


"Brakkkk... "


Tiba-tiba sebuah mobil mewah yang melaju kencang menabrak sepeda Nadia hingga sepeda oleng dan kotak pembawa susu botol pecah berserakan di pinggir jalan, Untung nya Nadia tidak apa - apa hanya sedikit lecet saja


Segera ia membereskan barang dagangannya


Turun lah seorang laki-laki dari dalam mobil sambil berkacak pinggang dan melihat lihat kebagian depan mobilnya


"Heh.. loe ngapaain sih pagi -pagi buta sepedaan.. noh jadi rusak kan mobil gue.." Teriak laki-laki itu dengan tidak merasa bersalah sama sekali


Nadia hanya menarik nafas karna dia memang sudah biasa di perlakukan sepeti itu dalam hidupnya


"Eh malah bengong jawab loh dasar sialan" bentak laki-laki itu lagi


"Maaf yah, bukannya situ yang bawa mobil ga bener dan ngebut sampe nabrak sepeda ku..?? kata Nadia dengan santai


"Sepeda butut loe itu kan ga ada lampunya mana gue liat lah, lagian ga ada harga nya juga rongsokan loe itu.. " kata nya sambil nendang sepeda Nadia


"Oke.. oke ga ada guna nya juga berdebat sama kamu, tapi tolong kamu harus ganti rugi dagangan aku yang pecah itu!!" kata Nadia sedikit kesal


"Oh pasti nih loe sengajakan sepedaan pagi pagi biar gue ga liat sepeda loe dan gue nabrak terus loe dapet duit kan..??" kata laki laki itu sambil berkacak pinggang dan merogoh saku nya mengambil uang beratus ratus dan melemparkan ke wajah Nadia


"Ini yang loe mau?" seraya tertawa mengejek Nadia.


"Eh denger ya gue udah baik baik ngomong sama loe yg memang salah tapi ga merasa bersalah sedikit pun dan mentang mentang loe kaya terus memperlakukan orang se enak jidat loe dan juga gue ga butuh uang dari loe.. " teriak Nadia kepada laki-laki itu


"Kurang ngajar banget tuh mulut berani banget,loe ga kenal gue, gue Steve adijaya anak dari pemilik komplek perumahan ini


"Bodo amat gue ga nanya tuh dasar cowok bermulut nenek-nenek.. " kata Nadia hendak pergi mengayuh sepeda.


Steve menjadi kesal karna Nadia tidak menghiraukan nya lalu menarik Nadia dan mendorong nya hingga terjatuh dari sepeda


"Gue harus tau siapa loe dan bikin hidup loe ga tenang sampai kapan pun!!" kata Steve sambil menarik paksa upluk dan masker Nadia yang memang sedari tadi tidak di buka sama sekali.


###


###


Sepersekian detik Steve hanya bengong dan terpana melihat pemandangan yang ada di hadapan nya melihat rambut panjang hitam kecoklatan dan wajah manis Nadia yang kebetulan terkena sinar matahari pagi yang membuat wajah nya bersinar glowing


"Bidadari datang dari mana..??" gumam steve terpesona sendiri


to be continue 😄


#### Hai para pecinta baca ini coretan pertama saya


##kritik dan saran di persilahkan agar saya bisa mengembangkan cerita lebih baik