
Setelah sampai di kostan Nadia langsung mengobati luka pada wajah Steve
Nadia dengan telaten membersihkan luka di kening Steve dan memperban nya
Steve memandangi wajah Nadia yang masih tersisa bekas air mata di pipinya
"Maaf aku bikin kamu khawatir sampa nangis seperti tadi.. " kata Steve mengusap pipi Nadia yang begitu dekat dengan wajah nya
"Aku yang harusnya minta maaf Steve
aku yang bikin kamu jadi terluka seperti ini.. " Kata Nadia lirih sambil memandang sendu wajah Steve yang lebam dan bonyok
Lalu Nadia membersihkan darah dari luka Di bibir nya Steve
mata mereka saling memandang saat Nadia mengelap bibir Steve
Lalu Steve memajukan wajah nya dan mencium bibir ranum Nadia
Sedangkan Nadia terkaget dan hanya diam saja menerima ciuman dari Steve
Steve memegang belakang kepala Nadia sambil mencium bibir Nadia dengan penuh hasrat
Nadia terpejam mengikuti pagutan bibir Steve dengan detang jantungnya berdegup kencang sekali memang baru pertama kali ia berciuman dengan seorang laki laki,
Nadia menghayati ciuman Steve tapi tiba tiba pikirannya teringat kepada ayah nya yang jahat
Nadia takut sekali jika orang yang dekat dengan dia akan di lukai ayah nya
Rasa takut bila Steve akan di celakakan ayah nya lagi seperti tadi dan Nadia takut Steve akan bernasib sama seperti mama nya
Air mata Nadia pun tak terasa mengalir saat berciuman dengan Steve
Steve menyadari kalau Nadia sedang menangis dan melepaskan ciuman nya
"Maaf Nadia aku tiba tiba mencium mu.
kamu ga suka yah " Kata Steve merasa menyesal sambil memandangi wajah Nadia yang menangis
Nadia hanya terdiam dan menunduk
"Aku takut papah melakukan sesuatu pada Steve karena dekat dengan ku
Aku ngga mau dia terluka karena melindungi aku " Gumam Nadia khawatir sekali pada Steve mungkin karena trauma dengan apa yang di lakukan ayah nya yang kejam sekali
" Nad jawab aku.." desak Steve semakin merasa bersalah melihat Nadia makin menunduk dan sedih
Nadia terdiam beberapa Saat dan menarik nafas dalam dalam
"Aku rasa kita tidak usah bertemu lagi, kamu ga usah datang ke sini lagi
dan kejadian malam ini anggap saja tidak pernah terjadi " Kata Nadia dengan nafas tersengal menahan tangis nya agar Steve percaya bahwa dia benci kepada Steve
Steve terperangah mendengar kata kata Nadia yang tiba tiba itu..
"Apa Nad.. kamu lagi bercanda atau bagaimana..?? " kata Steve sambil mengacak acak rambut nya sendiri bingung dengan perubahan Nadia
"Aku serius Steve.. kamu ga usah dekati aku lagi.. " ucap Nadia lirih sambil memalingkan muka
"Aku tidak mau.. Apa alasan kamu bicara seperti ini
jika aku punya salah maaf kan aku Nadia aku.. aku akan memperbaiki sikap aku.. " kata Steve meninggikan Suaranya sambil menatap Nadia dan memegang bahu Nadia dengan penuh harap
Nadia menangis tak berani memandang wajah Steve yang memelas dan kelihatan bingung sekali
Dan kejadian hari ini tidak akan terjadi kalo kamu ngga mengajaku jalan sampai malam.. " Teriak Nadia berbohong supaya Steve menjauhinya agar aman dari ayah nya yang jahat dan bisa melakukan apasaja untuk keinginanya terwujud
"Aku gak suka dan ngga nyaman dekat dekat dengan kamu.. "tambahnya lagi
Steve terdiam mendengar ucapan Nadia itu ia begitu memikirkan keamanan dan kenyamanan Nadia saat bersamanya
"Apa aku begitu membuat dia kesal sehingga dia berkata begini.."gumam Steve merasa sedih sekali sambil memandangi wajah Nadia seolah tak percaya gadis yang ia sukai bahkan sayangi ternyata tidak nyaman berada di sisi nya dan meminta untuk tak mendekatinya lagi
"Apa boleh buat jika itu mau kamu Nad..
jika kamu tak nyaman dengan ku aku akan menjauhi kamu walau itu berat untuku.." kata Steve lirih sambil menarik nafas dalam dalam dan menunduk sedih campur kecewa yang ia rasakan
Walau pun itu keinginan nya, Nadia merasakan sesak di dadanya saat mendengar Steve berbicara seperti itu
"Maafkan aku Steve.. aku sayang sama kamu.. aku ga mau kamu terluka karena kamu melindungi aku dari papah ku yang bisa melakukan apa saja sampai menghilangkan nyawa
Aku ga mau itu terjadi lagi kepada orang yang aku sayangi " gumam Nadia sambil menahan tangis
"Aku pergi Nadia.. aku ga akan ganggu kamu lagi.. " kata Steve dengan wajah sedih bercampur kekecewaan dengan lunglai dia berjalan menuju motornya dan pergi meninggalkan Nadia yang memandangi Motor Steve sampai menghilang di telan gelap nya malam
"mungkin ini jalan terbaik buat aku dan Steve
aku tak mau papah melukai nya lagi jika Steve masih dekat dengan ku
Tapi kenapa hati ku sesak sekali..??" gumam Nadia tak kuasa berdiri dan ambruk di depan pintu sambil menangis sesenggukan
"Nadia tolong mamah nak.. " teriak ibu Nadia dengan wajah berlumuran darah mengalir dari kepalanya Nadia hanya bisa melihat sambil menggapai gapai tangan nya hendak memeluk ibunya tapi tak bisa
Di sebelah yang berlawanan tampak Steve yang sama seperti ibunya dengan wajah berlumuran darah memanggil nama Nadia
Nadia melihat ke dua sisi yang berbeda di sebelah kanan ibunya dan di sebelah kiri Steve yang terluka lalu mereka menghilang entah kemana
"Tidak.. tidakk.. kalian jangan pergi mama..
Steve jangan pergi.. " Teriak Nadia
Nadia terbangun dengan tubuh yang berkeringat dan nafas yang terengah engah ternyata semua itu hanyalah mimpi mungkin karena trauma masa lalu dan pikiran negatif Nadia yang berlebihan sehingga sampai terbawa mimpi padahal baru saja ia tertidur setelah kelelahan menangis Lalu ia melihat jam yang menunjukan pukul 2 dini hari
Nadia bangun lalu pergi kekamar mandi untuk berwudhu dan sholat isya lalu tahajud
untuk menenangkan hatinya mengadu kepada sang maha pencipta
"Ya Allah ampuni hamba mu yang penuh dosa ini, maaf kan hamba karena telah lama melupakan kewajiban hamba kepada Mu
Ampuni dosa mama hamba dan tempatkan lah dia di tempat paling mulia di sisi Mu
Lindungilah Steve di mana pun dia berada
hamba menyayanginya Ya Allah
hindari kan dia dari marabahaya "
itu lah doa Nadia setelah ia selesai melaksanakan sholat nya dia berdoa sambil menangis sampai ia tertidur di sajadah hingga pagi menjelang subuh datang
#### ##Hai sahabat readers sejati..
Terima kasih sudah mampir di cerita ku
jangan lupa kritik dan sarannya agar aku bisa mengembangkan tulisan ku menjadi lebih baik, jangan lupa like, dan vote juga 💖💖💖💖 😊😊😊#######