
Sekitar jam 7 malam di kost an Nadia
Nadia berbaring di kamar nya sambil membaca buku pelajaran, Hari ini adalah ahri libur Nadia, seperti biasa jika Nadia libur bekerja dia mengabiskan waktu untuk membaca buku dan belajar
Malam ini adalah malam minggu ,malam menyenangkan bagi para muda mudi untuk berjalan jalan dengan pasangan maupun dengan teman (bagi yang jomblo 😁)
Tapi sepertinya Nadia merasa tidak peduli dia hanya ingin bersantai menghabiskan waktu senggannya untuk membaca buku novel kesukaan nya
Lalu terdengar deru sepeda motor yang berhenti di depan rumah kostan Nadia, beberapa kali tersengar suara ketukan pintu
Nadia bangkit dari tidurnya dengan malas ia melangkah menuju pintu dan membukanya
"Surprise!! seperti janjiku kepada mu, aku datang malam ini Nadia."
Steve berdiri dihadapan pintu dengan memakai pakain cassual baju dalam warna abu abu dengan bagian leher yang panjang serta blazer hitam panjang sampai lutut dipadukan dengan celana jeans warna hitam yang membuat dia seperti oppa ganteng dalam drama korea kesukaan Nadia
Nadia tertegun memperhatikan keseluruhan Steve yang berdiri dihadapan nya
Kenapa dia keren banget sih malam ini dan juga terlihat sangat tampan
Ohh, jantung ku berhentilah berdetak tak karuan seperti ini
"Ini untuk mu "Kata Steve sambil memberikan setangkai bunga mawar merah kepada Nadia dan tersenyum degan manis
Nadia masih terdiam tak percaya, ini pertama kali nya dia di berikan bunga oleh seorang laki-laki ,dengan malu malu menerima bunga itu dengan wajah bersemu merah
"Kenapa kamu kesini?" tanya Nadia ,ia baru bisa mengucapkan kata kata nya karena terpana dengan penampilan Steve
"Aku kan sudah bilang, akun aku akan datang malam minggu untuk mengajakmu jalan jalan
"Aku menunggumu lekas lah bersiap siap!" Kata Steve tidak sabar ingin segera malam mingguan bersama Nadia
Nadia pun teringat dengan penampilan nya sekarang dan kaget
"Ya ampun, aku baru sadar pake baju kaya gini, rambut acak acakan belum nyisir abis rebahan, dan muka kucel ku?? oh tidak.. " gumam Nadia entah kenapa dia malu dan ingin terlihat cantik di hadapan Steve
"Sebentar aku ganti baju dulu, " kata Nadia sambil berlari menuju kamar nya dan langsung memilih baju yang terbaik yang ia punya
berdandan seperti tutorial make up korea yang selalu ia tonton
Steve yang menunggu merasa bosan dan memain kan game di handphone nya
Setengah jam pun berlalu dan keluarlah Nadia dari dalam kamar
"Aku udah siap, " kata Nadia yang terlihat sangat cantik dengan memakai dres selutut berwarna merah muda yang membuat Steve terpesona memandang Nadia dengan mata nya yang penuh cinta
"Kamu kelihatn Cantik banget " Kata Steve sambil berdecak kagum
"Aku udah dandan gini awas aja kamu kalo bawa aku ketempat yang jelek ! " kata Nadia pura Pura judes
"Pokoknya kamu akan suka!" kata Steve lalu naik motor gede nya bersama Nadia
"Pake dulu helm nya biar kamu tetap selamat," kata Steve sambil memakai kan Helm ke kepala Nadia
Nadia pun hanya tersenyum dan membiarkan Steve memakaikan helm ke kepalanya
"Pegangan yang kenceng ya biar ga jatuh,"
kata nya lagi
"Hmm" kata Nadia singkat sambil memegang pinggang Steve dengan erat
"Peluk juga boleh sih sebenernya, hehe.. " kata Steve lagi sedikit berharap
"Ga usah ambil kesempatan yah, atau aku turun lagi, " kata Nadia dengan ketus sambil memukul bahu Steve
"iya iya,aku cuma becanda dasar cewek galak," balas Steve lalu mereka pun berangkat
Mereka pun sampai di Du**n tempat wahana permainan dan terlihat ramai ketika malam minggu
Nadia turun dari motor dan terlihat senang bisa datang kesana karena memang Nadia sangat suka naik wahana permainan apalagi komedi putar bisa bisa ia tak ingin pulang
"Steve kok kamu tau aku suka tempat ini? " tanya Nadia dengan tertawa bahagia
"Aku udah bilang kalo Steve Adijaya bisa tau apa saja," kata Steve tersenyum melihat Nadia bahagia
Lalu Steve menyerah kan 2 tiket kepada petugas yang menjaga di pintu masuk
****
Nadia begitu bersemangat hingga hampir semua wahana yang ada di sana seperti komedi putar, kora kora, dan lain lain nya di naiki oleh Nadia
Steve hanya mengikuti saja kemauan Nadia
"Mirip bocah banget sih ni cewek jadi gemes sendiri, tapi aku senang melihat tawa lepas nya itu sungguh gadis yang polos dn menggemaskan, " gumam Steve sambil berjalan mengikuti Nadia yang begitu antusias
Nadia menunjuk wahana yang ingin dia naik dan tak sadar menarik tangan Steve seperti anak kepada ayah nya
"Steve ayo naik itu! " kata Nadia merengek sambil menunjuk wahana Tornado yang tinggi dan suara teriakan teriakan yang terdengar di atas tornado
"Aku tidak mau " tolak Steve, ia bergidik ngeri karena baru melihat nya saja membuat kaki dan lutut nya lemas
" Ya.. kamu mah aku pengen naik itu! " rengek Nadia lagi dengan mata yang berbinar binar, membuat Steve tak tega menolak ke inginan Nadia dan terpaksa mengikuti apa yang Nadia ingin kan
" Iya iya.. " gerutu Steve yang akhirnya mengiyakan saja, padahal badan nya sudah bergetar karena memang dia takut ketinggian
" Demi cinta aku rela melakukan apa pun.. " gumam Steve menguatkan dirinya sendiri
Lalu Nadia dan Steve menaiki wahana Tornado
***
Nadia tertawa terpingkal setelah turun dari wahana tornado karena mendengar teriakan Steve yang seperti anak perempuan sambil menahan tangis
"Kamu lucu banget Steve sumpah , kelakuan aja yang garang tapi ternyata penakut ," gelak tawa Nadia terdengar begitu bahagia sekali membuat Steve yang ingin marah menjadi tersenyum senang
"Udah di bilang aku takut ketinggian,cuma demi kamu nih aku naik wahana sialan itu,
jantungku hampir copot tau!!" gerutu Steve sedikit merasa kesal karena Nadia jadi tau kelemahan nya
Nadia hanya cekikikan melihat tampang kesal Steve
"Tapi makasih banget Steve, aku seneng banget kamu bawa aku ke sini,"
Nadia menatap wajah Steve yang terlihat sangat tampan di matanya saat ini
Tak sadar mereka berdua berjalan sambil berpegangan tangan
"Aku seneng lihat kamu tertawa bahagia, " balas Steve juga sambil menatap wajah Nadia dan tersenyum
"Maaf Steve aku selalu bersikap judes sama kamu selama ini, ternyata kamu teman yang baik, sangat baik malah ga seperti kelakuan kamu waktu pertama ketemu,"
"Aku berubah karena kamu Nad, entah kenapa setelah ketemu kamu aku jadi berubah lebih menghargai orang lain dan belajar bersikap baik kepada orang lain " kata Steve sambil mengingat perilakunya dulu yang begitu kasar lalu menghela nafas nya dalam
"Aku juga mau hubungan kita menjadi lebih dari sekedar teman !" kata Steve sambil berhentikan langkah kaki nya dan mengahadap Nadia dan memegang tangan nya
"Maksud kamu Steve ? " tanya Nadia sambil menatap Steve
" Eh gak Nad, kita pulang sekarang yuk!" Kata Steve agak gugup sepertinya dia belum siap menyatakan perasaan pada Nadia
"Iyaa deh, kaya nya ini udah malem banget" kata Nadia sambil memandang arlojinya yang menunjukan jam setengah sebelas malam
Di perjalanan Nadia mulai berani menyandarkan kepalanya pada punggung Steve yang ternyata terasa nyaman sehingga dia mulai mengantuk
Steve tersenyum senang sambil mengendarai motornya
Tiba tiba Sebuah mobil berhenti menghalangi laju motor Steve
Steve pun menghentikan motornya dan turun bersama Nadia
Dari dalam mobil keluar lah 5 orang pria yang semuanya memakai baju serba hitam dengan perawakan tegap dan muka sangar
"Nona muda mari ikut kami Tuan sudah menunggu.. " Kata Salah satu pria tersebut menyebut Nadia sebagai nona muda
bersambung....
##### Terimakasih sudah mampir jangan lupa like, komen, dan klik ♥ serta vote
untuk mendukung supaya saya lebih bagus dalam menulis #######