A Love Story

A Love Story
Bab 60



"Apa-apaan Kau ini, Kenapa Kau sangat tidak sopan mengganggu Papah saat berbincang bersama dengan Tuan Erlangga,Kau tau dia adalah rekan bisnis papah"Bentak Pak Baskoro melotot menatap Carissa,wajah nya sudah merah karena menahan rasa marah kepada putrinya itu,Karena kelakuan putrinya itu sangat tidak sopan dihadapan Tuan Erlangga


"Dengar kan dulu penjelasan Ku, Papah jangan terlalu percaya kepada nya,mungkin saja dia mau menipu Papah"Kata Carissa melakukan pembelaan


"Dasar anak bodoh, tahu apa Kau mengenai bisnis,sedangkan pekerjaan mu hanya menghabiskan uang ku saja"lagi-lagi teriakan Pak Baskoro menggema dalam ruang tamu sebuah rumah besar dan mewah


"Dia adalah Ayah dari Cecilia,perempuan yang ingin merebut Steve dari ku Pah, mungkin saja dia sama licik dengan anaknya..."


"Cukup!!, hentikan omong kosong mu itu,Kau saja yang bodoh, masa menarik perhatian Steve saja tidak bisa,apa sih yang kau bisa hah,"Hardik Pak Baskoro lagi,tangan nya mendorong kepala Carissa kasar


"Kau tahu Aku hampir kehilangan sepuluh miliar gara-gara kebodohanmu itu, bagaimana jika Tuan Erlangga tersinggung dan tidak jadi menginvestasikan uang nya pada Papah,Awas saja akan akan kuberi hukuman berat pada mu, jika itu sampai terjadi"Geram Pak Baskoro menatap tajam Carissa yang menunduk ketakutan


"Percaya lah pada ku, pah"carissa tak menyerah membujuk Pak Baskoro


"Sudah lah, jangan campuri urusan ku, Aku lelah punya anak tidak berguna sepertimu!!"Pak Baskoro memegangi lehernya yang tiba-tiba berat karena ulah Carissa


"Dan untuk Apa pula Kau menyewa pengawal pribadi,memang nya Kau presiden,berhentilah menghabiskan uangku dan berguna lah sekali-kali, Haduhh... bikin sakit kepala saja"Pak Baskoro merasa lelah berdebat dengan Carissa dan melangkah sambil memegangi lehernya yang terasa berat


"Ada apa Pah,ada ribut-ribut apa? "Tanya seorang perempuan paruh baya yang merupakan istri pak Baskoro bernama Rita


"Kau urus saja anak manja mu itu,bisanya membuat pusing saja"Kata Pak Baskoro datar,ia tak ingin berdebat lagi dan bergegas untuk beristirahat di kamarnya saja


"Kenapa,Kau membuat masalah lagi?"Kata Bu Rita ia duduk di hadapan Carissa dengan mengangkat sebelah kakinya,ia mengelus beberapa cincin berlian di jarinya


"Ini semua gara-gara mamah, kenapa mamah memberi ide untuk menculik perempuan itu,semua rencana ku hancur,Aku ketakutan karena dia mungkin akan menyuruh orang untuk mencelakaiku,mamah dan juga papah"Kata Carissa ,ia merasa ketakutan karena ulahnya sendiri


"Tenang saja, kau pikir Papah mu itu siapa?,dia punya anak buah yang banyak di luar sana,jangan terlalu khawatir berlebihan sayang,"Bu Rita merapikan rambut Carissa dengan penuh sayang"Tugas mu hanya berusaha untuk menjadi istri Steve,lalu semua yang Kau mau bisa Kau dapatkan dengan mudah,bukanya Steve sering memberikan barang mewah kepada mu,seriap yamg Kau mau pasti dia berikan, itu sudah lebih dari cukup"Seringaian licik terurai dari bibir Bu Rita


"Ya awalnya Aku jijik melihat Steve yang gila itu,dan hanya ingin barang-barang mewah itu, siapa yang mau kepada lelaki yang setiap hari mengamuk seperti orang gila,dan pulang pergi ke rumah sakit jiwa,


Tapi,lama kelamaan,rasa cinta itu tumbuh seiring waktu,dengan tulus Aku mengurus kebutuhannya saat itu,Aku tidak rela kerja keras dan ketulusan ku merawat Steve dulu sia-sia karena Steve direbut oleh seorang perempuan yang baru dia kenal, sungguh Aku tidak rela,maka dari itu aku akan melakukan segara cara untuk mendapatkan hati Steve"Kata Carissa dengan penuh emosi yang meledak-ledak


"Semuanya akan Kau dapatkan sayang, dengan cara apapun,dengan cara halus maupun cara kasar, mamah akan dukung"Kata Bu Rita Memberi semangat kepada anak kesayangannya itu,memeluk Carissa dengan penuh kasih sayang, ia sama sekali tak sadar jika kasih sayang nya yang berlebihan,membuat Carissa menjadi pribadi yang egois dan ingin selalu menang, tanpa tahu hal yang ia buat benar atau salah,yang terpenting adalah kebahagiaan dirinya sendiri dan tak sadar semua hal buruk yang ia lakukan itu sewaktu-waktu akan menjadi bumerang dalam hidup Carissa sendiri


###


###


pesta pernikahan yang masih belum usai, sementara tamu undangan semakin lama semakin berkurang, hal itu memberi kesempatan kepada Devanno untuk menghampiri Cecilia, Devanno penasaran kepada perempuan itu,benarkah Cecilia hanya mirip dengan Nadia atau kah mungkin Dia memang Nadia,Devanno ingin memastikan apakah prasangkanya benar atau hanya sekedar harapan saja


"Ehmm... Nona Cecilia bisa bicara sebentar"ucap Devanno dengan sopan ia duduk tak jauh dari Cecilia


"Tentu saja bisa,silahkan"Cecilia dengan ramah menerima ajakan Devanno untuk berbicara


"Apakah Kau menyukai saudara ku Steve? "Kata Devanno berbasa-basi sejenak


"Apakah kelihatan jelas? "Cecilia tersipu malu,menjawab dengan pertanyaan kembali


"Yah... jelas sekali, apa kau tahu dulu Steve pernah hampir gila karena kekasihnya meninggal,dan dia hampir bunuh diri juga"Tanya Devanno dengan serius


"Yah Aku tahu, karena Steve sendiri yang memberi tahukan pada ku,dan... mungkin itu alasan ketika ia melihat ku di bandara waktu itu dia langsung memelukku,entah kenapa aku juga langsung tertarik kepada dirinya,jantung ini beredebar ketika bersama nya"


"Sebenarnya kami tidak tahu Nadia meninggal atau tidak karena sampai hari ini,kami tidak menemukan jasad nya,dan keberadaan si pelaku dalam video tidak bisa ditemukan dimana pun, sampai Kasus itu buntu dan polisi menutup kasusnya,Dan ketika itu keadaan Steve semakin parah jika kami membicarakan tentang kematian Nadia, dia selalu meracau kalau kekasihnya itu masih hidup dan akan kembali lagi padanya, membuat Aku dan keluarga ku tidak lagi membicarakan hal yang menyangkut tentang Nadia,demi kesehatan mental nya,"Devanno berucap dengan mata yang berkaca-kaca mengingat begitu menyedihkannya hidup Steve dulu


"Lalu aku datang membuat kenangan buruknya kembali,"Ucap Cecilia lirih


"Tidak... mungkin sebaliknya,kedatangan mu untuk memperbaiki keadaan hati dan jiwa Steve, karena Kulihat dia mulai memiliki gairah hidup akhir-akhir ini, itu karena Kau datang kemari"Devanno memberi semangat kepasa Cecilia


"Benarkah,bukannya dia murung gara-gara,kecewa karena aku bukan Nadia yang ia tunggu?"


"saat ini dia mungkin dalam masa pergolakan batin,lagi pula hidup akan terus berjalan bukan, tidak mungkin dia seperti itu terus menerus,Aku yakin kamu bisa mengembalikan senyuman dan kebahagiaan Steve"Kata Devanno penuh keyakinan


"Terimakasih Devanno, karena Kau telah mengebalikan semangat ku untuk mengejarnya kembali,"Kata Cecilia penuh semangat,matanya bersinar menatap Steve dari kejauhan


"Tapi aku penasaran dengan kasus Video asusila itu, aku ingin memastikan sesuatu, karena ada seseorang yang aku curigai saat ini,entah benar atau salah dia orang yang dekat dengan kalian? "Kini Cecilia terlihat serius mengucapkan kata-kata itu sambil menatap Devanno


"Maksudmu apa dan kau curiga pada siapa? "tanya Devanno penasaran dengan pemikiran Cecilia


"Ada seseorang yang menyerangku baru-baru ini,entah kecurigaan ku benar atau salah dia pun terlibat dalam kasus Nadia di masa lalu,jadi Aku tidak ingin menduga-duga dan membuktikan bahwa kecurigaan ku itu beralasan"tambah Cecilia


"Baik lah... aku mengijin kan mu menginvestigasi kasus lama itu, aku akan mengirimkan berkas-berkas lama catatan kepolisian dan juga Video itu,aku akan mengirimnya lewat e-mail"


"Okay terimakasih karena telah menyemangatiku, kembalilah kepelaminan,Kau punya banyak tamu yang menunggu"Cecilia menggedikan dagu ke arah para tamu yang baru datang


"Oh iya,aku sampai lupa waktu,Aku permisi sampai jumpa di lain waktu"Devanno berpamitan dan melangkah menuju pelaminan untuk menyambut para tamu yang telah menunggu lama


Bersambung...