A Love Story

A Love Story
Pertemuan tak terduga part 2



Steve hanya melongo terpesona dengan apa yang dia lihat di hadapan nya , orang yang sedari tadi ia hina dan di tabrak oleh nya adalah seorang gadis berwajah manis yang memang adalah tipenya (mirip artis korea)


"siapa loe sebenarnya..?? " Steve ingin tahu sekali tentang Nadia. Namun Nadia sudah terlanjur marah dan kesal


"Denger ya orang kaya gue ga takut dengan ancaman loe " Nadia menatap tajam sekali pada Steve yang malah terpesona di buat nya. Tiba tiba Nadia menendang lutut Steve dengan keras dan dengan cepat pergi mengayuh sepedanya


"hei dasar gadis sialan" teriak Steve sambil meringis memegangi lutut nya. Tapi Steve heran kenapa setelah dia melihat wajah Nadia dia merasa detak jantung nya tak beraturan "kenapa sih sama gue" gumam Steve


Saat Steve hendak masuk ke mobil nya dia melihat sesuatu yang berkilau di dekat ban mobilnya


"kalung.. " kata Steve mengambil sebuah kalung yang berliontin bentuk kupu-kupu


"Butterfly.. si gadis butterfly akan gue cari sampe dapat, di mana pun loe berada.. " gumam Steve dengan tersenyum seram.


Nadia lari terburu buru dengan memakai seragam sekolah nya ia ternyata kesiangan masuk sekolah sedangkan sekolah masih agak jauh. "sial nya aku hari ini gara-gara insiden tadi aku dimarahin pak bos dan jadi telat ke sekolah, ini gara gara cowok sok kaya yang nyebelin itu.. " gumamnya dengan kesal


Karna tak hati hati Nadia tak sadar berlari hampir ke tengah jalan tanpa dia sadara sebuah mobil melaju di belakang nya untungnya pengemudi mobil cepat sigap menginjak rem nya dan membunyikan klakson mobil..


"sial banget aku hari ini hampir dua kali celaka" gerutu Nadia dengan badan gemetar karna kaget.


Kemudian seorang laki-laki tinggi dan tampan keluar dari mobil sepertinya dia juga anak SMA sama dengan Nadia


"Hei kamu nggak apa apa..?? kata laki laki itu sambil menjulurkan tangan nya pada Nadia dan Nadia pun segera menerima uluran tangan nya


"nggak apa apa maaf yah aku sedang terburu buru.. "Nadia hendak berlari tapi laki-laki itu menahan nya


"tunggu sepertinya kita searah,kamu bisa ikut dengan ku naik mobil" ajak nya


"eh.. ngga usah.." tolak Nadia


"ayo.. "tanpa sadar laki-laki itu menarik tangan Nadia hingga Nadia terpaksa ikut naik juga.


"pak jalan" kata laki-laki itu


"baik tuan muda " balas sopirnya


"sekolah kamu di mana..?? " kata laki laki itu mengagetkan Nadia


"eh.. sebentar lagi nyampe kok.." kata Nadia canggung.. tak lama kemudian terlihat gerabang sekolahan Nadia.. "aku turun disini.." teriak Nadia karna memang dia sudah terlambat sopir pun menghentikan mobil Nadia keluar dan berterima kasih pada laki laki itu


"aduh terima kasih yah.. kak.. "


"Devano.. namaku Devano.."katanya sambil tersenyum


"iya kalo gitu aku pergi.." kata Nadia lalu berlari,


"eh nama kamu siapa" teriak Devano dalam mobil sontak Nadia menghentikan larinya.. "Nadia" teriak nya, merekan pun saling tersenyum dengan manis..


"Aku hampir telat Satu menit lagi syukurlah" gumam Nadia sambil menarik Nafas dalam dalam karna cape habis berlari dan memang bel baru terdengar setelah Nadia masuk kelas nya


Saat guru masuk dan pelajaran akan


di mulai tiba-tiba ibu kepala sekolah masuk ke kelas


"Permisi pak Anwar bisa mengganggu pelajaran sebentar " kata bu kepala sekolah kepada guru matematika yang akan mengajar


"Tentu saja bu silahkan"


"Nadia mari ikut saya.. "kata bu kepala sekolah


Nadia merasa terkejut karna dia tidak berbuat kesalahan.


to be countinue 😄


### Hai sobat readers sejati yuk kasih tanda agar saya tau kalian mampir di sini


tekan like dan komentar agar saya lebih baik dalam menulis cerita


💖💖💖💖