"Jia Li 2"

"Jia Li 2"
54



Untuk mengusir rasa bosannya, Jia Li meminta Xia mengambil beberapa buku kesukaan Jia Li. Apalagi kalau bukan tentang buku pengobatan atau buku tentang sejarah, Dan kali ini buku yang Jia Li baca adalah sejarah kekaisaran bulan. 


Menghabiskan waktu membaca buku atau menulis buku adalah hobi Jia Li. Ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk hobinya itu.


@@@


Selama lomba itu berlangsung, selama itu juga Jia Li membaca buku. Suara ribut akibat pertarungan dan teriakan penonton memang sedikit mengganggu,  namun Jia Li masih bisa berkonsentrasi dengan kegiatannya sendiri. 


Tapi tanpa Jia Li sadari, banyak pasang mata yang melihatnya, khususnya kaum adam. Banyak dari mereka terpesona dengan penampilan Jia Li yang penampilannya jelas berbeda dari kebanyakan  standar kecantikan wanita bangsawan disana. Tapi, itulah yang membuat Jia Li menjadi sangat mempesona dimata mereka. 


Kulitnya seputih susu yang tampak sangat lembut dan kenyal, wajahnya yang cantik dengan polesan make-up tipis, rambutnya berwarna hitam panjang sepinggul terlihat berkilau dan lembut, mata hitam yang tampak jernih, bibir berwarna pink yang seperti dilapisi madu yang nampak sangat manis, tubuhnya memang bisa dikategorikan gemuk tapi itu pas dan nampak enak untuk dipeluk.  Kecantikannya semakin sempurna dengan satu bunga kecil yang menghiasi rambutnya, dan gaun sederhana namun terlihat mahal berwarna hijau pucat dan putih yang senada dengan Wang Chunying.  


Banyak pria yang membandingkan penampilan Jia Li dengan wanita/anak perempuan mereka, jelas sekali perbedaannya. Kebanyakan perempuan itu selalu menggunakan make-up tebal, menggunakan perhiasan berlebihan, menggunakan gaun yang cerah, dan masih banyak lagi. 


Apa yang dilakukan para perempuan itu adalah standar kecantikan di tempat itu, jika mereka tidak mengikutinya maka mereka akan jadi bahan olok-olok. Bahkan semua putri kekaisaran juga berpenampilan serupa. Awalnya mereka pikir penampilan wanita/anak perempuan mereka baik-baik saja, namun setelah melihat penampilan Jia Li mereka tahu jika wanita / anak perempuan mereka berpenampilan begitu berlebihan.


Para pria itu menjadi iri dengan guru surgawi Chunying yang bisa memiliki kecantikan yang luar biasa itu. Bahkan Kaisar juga iri.


Sementara para perempuan (baik itu yang sudah menikah, maupun yang masih gadis) yang melihat Jia Li juga ikut terpesona melihat kecantikannya. Ada rasa iri yang luar biasa saat melihat kecantikan dan pesona yang Jia Li miliki. Selama ini para  fikir dengan menggunakan make-up tebal akan menutupi kejelekan mereka, perhiasan yang banyak akan menunjukkan status mereka dan gaun yang cerah pasti akan nampak menarik. Tapi rupanya mereka salah, mereka malah terlihat seperti badut jika dibandingkan dengan Jia Li.


Mereka semakin iri saat melihat Jia Li bersanding dengan Wang Chunying yang terlihat sempurna.


Wang Chunying yang melihat banyak pasang mata melihat Jia Li, istrinya itu agak sedikit kesal, apalagi saat melihat Jilli yang sedari tadi memandangi istrinya. Wang Chunying sangat kesal, ia cemburu. Tapi saat melihat Jia Li yang sama sekali tidak peduli dengan mereka membuat Wang Chunying sedikit merasa lega. Jia Li bahkan terlihat fokus dengan buku bacaannya, dia benar-benar serius saat membaca. Hal itu malah membuat Jia Li terlihat terlihat jauh lebih cantik di mata Wang Chunying.


"apa kamu lelah ?" tanya Wang Chunying dengan lembut.


"hm… tidak" ucap Jia Li tapa mengalihkan matanya dari buku.


"baguslah kalau begitu" ucap Wang Chunying.


Tiba-tiba Jia Li menatap Wang Chunying.


"hmm… apa aku boleh bertanya ?" tanya Jia Li pada Wang Chunying.


"iya, boleh"


"apa benar guru surgawi Li Ewi itu berasal dari dunia lain ?" tanya Jia Li.


Guru surgawi Li Ewi adalah salah satu orang yang sangat dihormati di dunia ini. Dia adalah orang yang ahli dalam ilmu beladiri dan juga ahli dalam menaklukan /menjinakkan siluman. Dia juga orang yang sudah hidup lama didunia ini, umurnya sekitar 300 tahun. 


"kamu tau dari mana hal itu ?" tanya Wang Chunying.


"aku membaca banyak buku sejarah, beberapa buku sejarah ada yang menceritakannya sekilas jika dia bukan berasal dari dunia ini ?" ucap Jia Li.


Jika itu benar adanya Jia Li harus menemui orang itu dan menanyakan dia berasal dari dunia mana. Jika mereka berasal dari dunia yang sama, Jia Li ingin bertanya 'apakah ada cara untuk pulang ?" . Alasan Jia Li ingin pulang yaitu ia rindu keluarganya, teman-teman, pekerjaan, semua yang dia miliki di kehidupan sebelumnya.


"kenapa tidak ? Bisa saja itu benar adanya"  Jia Li menatap Wang Chunying dengan wajah cemberut.


"karena itu terlalu mustahil untuk dipercaya" ucap Wang Chunying dengan senyum lembut pada Jia Li. Ia merasa gemas melihat wajah Jia Li yang nampak lucu.


" Hm… jika aku bilang aku bukan berasal dari dunia ini, dan tubuh ini juga bukan milikku apakah kamu akan percaya ? Atau kamu akan menganggapku gila ?" tanya Jia Li. Bibir Jia Li di majukan, ia merasa kesal dengan Wang Chunying karena tidak percaya dengan dunia lain.


Tapi semarah dan sekesal apapun Jia Li, wajahnya akan terlihat cantik dan sangat menggemaskan. Membuat siapa saja yang melihatnya tidak akan bisa marah, apalagi melawan kata-katanya.


"aku akan percaya " ucap Wang Chunying pada akhirnya.


"cih, dasar munafik. Lain dimulut, lain di hati. Jika tidak percaya ya katakan saja, jangan berbohong hanya untuk menyenangkan hatiku" ucap Jia Li kesal. 


Wang Chunying menjadi salah tingkah, ia pusing menghadapi tingkah Jia Li. Jika dia katakan tidak, Jia Li  akan marah dan jika iya, wanita itu juga marah. Wang Chunying hanya bisa sabar menghadapi tingkah laku istrinya itu.


Kaisar Bulan yang melihat interaksi keduanya menjadi penasaran. Ia memberanikan diri untuk bertanya.


"guru surgawi Chunying," panggil Kaisar Bulan.


"ya, kaisar Bulan" ucap Wang Chunying.


 "guru surgawi Chunying, saya mendengar jika guru menikah dengan salah satu putri angsawan dari kekaisaran selatan apakah itu benar ?" tanya Kaisar Bulan.


Mendengar hal itu, semua orang terdiam, mereka juga penasaran dengan gosip itu.


"ya, itu benar" ucap Wang Chunying sambil menatap Jia Li dengan penuh cinta.


Ucapan itu langsung menggambarkan  semua orang yang hadir acara itu.  


Kaisar Bulan juga terkejut dengan ucapan Wang Chunying tadi.


"apakah perempuan di sampingmu itu istri anda, guru surgawi Chunying ?" tanya Kaisar Bulan lagi.


"iya"  jawan Wang Chunying singkat.


Mendengar hal itu semua orang menatap Jia Li. Mereka berpikir sangat wajar jika Jia Li bisa menjadi istri guru surgawi Chunying karena parasnya sangat cantik. 


"kalau begitu, selamat atas pernikahan guru surgawi Chunying" ucap Kaisar Bulan yang diikuti semua orang kecuali Jilli. Jilli sampai kapanpun tidak akan setuju dengan pernikahan itu.


Tiba-tiba Kaisar Bulan memiliki ide. Ia ingin menikahkan salah satu putrinya dengan guru surgawi Chunying agar dapat membangun hubungan yang baik dengannya dan bisa membuat kekaisaran Bulan lebih kuat dan ditakuti musuh mengingat guru surgawi Chunying sangatlah kuat.


"guru surgawi Chunying, bagaimana jika saya menawarkan putri saya sebagai istri ke 2 anda. Saya yakin guru surgawi Chunying pasti menyukainya" ucap Kaisar Bulan dengan percaya diri.


Ucapan Kaisar Bulan itu membuat semua orang terkejut, bahkan Wang Chunying dan Jia Li sendiri. Meskipun Jia Li terkejut dan merasa marah ia tetap bisa mengendalikan dirinya dengan baik. Bagaimana Jia Li tidak marah, pernikahannya belum berumur setengah tahun, tapi terancam hancur karena orang ketiga.