
Beberapa hari telah berlalu semenjak kejadian itu. Uang hasil penjualan pil vitamin Jia Li di tempat pelelangan juga sudah diterima. Hasil penjualan pil vitamin buatannya mendapat untung yang sangat besar, bahkan uang itu cukup untuk biaya hidup Jia Li seumur hidup. Tapi tentunya uang ini tidak akan ia makan sendiri, Jia Li akan memberikan sedikit uangnya kepada Kun, Niu, dan Naun yang selalu membantunya. Jia Li bukanlah orang yang pelit jika soal uang. Lagipula… uang tidak dibawa mati, meskipun kebanyakan orang di tempat ini percaya orang yang banyak uang maka akan masuk surga yang bagus.
"ini imbalan untuk kalian. " Jia Li memberikan kantong berisi uang kepada Niu dan Naun dengan jumlah yang sama. Sementara Kun, Jia Li memberi uang lebih karena pria itu lebih banyak membantunya.
Saat mereka membuka kantong itu mata mereka membulat. Seperti mau keluar.
"nona, apa ini" tanya Naun saat melihat kantong yang penuh dengan emas.
"nona, apa anda salah memberi barang ?" tanya Niu.
"tidak, ini memang untuk kalian. Anggap ini upah lembur kalian selama ini" ucap Jia Li santai.
"ta...tapi nona, apa ini tidak berlebihan" tanya Kun. Dia juga merasa ngeri melihat ratusan keping koin emas di dalam kantong itu.
"tidak, itu upah yang sesuai untuk kalian. Hmm..apa upahnya masih kurang ?" tanya Jia Li dengan wajah polos.
"ti...tidak...nona, maksud kami..." ucapan Naun terpotong.
"sudah terima saja, jangan cerewet. " Jia Li bergi meninggalkan Kun, Niu dan Naun yang masih terkejut. Mereka benar-benar tidak menyangka bisa mempunyai uang yang begitu banyak. Jika terus begini, mungkin mereka bisa menjadi orang kaya.
Jia Li berjalan menuju ruangan belajar ayahnya. Ia merasa sangat merindukan ayahnya karena beberapa hari ini pria itu sangat sibuk.
"ayah, apa ayah didalam" panggil Jia Li dengan lembut
"ya" jawab ayahnya.
Jia Li masuk kedalam. Ia menatap ayahnya dengan penuh minat. Pria itu tersenyum menatapnya.
"ada apa ayah, ayah terlihat senang ?" tanya Jia Li.
"bukan apa-apa. Oh Ya, ayah punya sesuatu untukmu" ucap Tong Mu dengan penuh semangat.
"apa itu ayah" saat Tong Mu meletakkan 3 kotak di depan Jia Li senyumnya memudar.
"itu kotak pil buatanku ! Kenapa ayah memilikinya ? Jangan bilang ayah... membelinya ? Astaga !!!" batin Jia Li. Ia menatap minis ayahnya, ia yakin harganya sangat mahal.
"ini untukmu sayang. Pil ini katanya sangat bagus untuk tubuh dan juga kecantikan." ucap Tong Mu yang membuat Jia Li tersenyum kaku.
"apa kamu tau, saat tempat pelelangan itu mengumumkan barang yang dijual adalah pil ini. Ibu kita mendadak heboh, bahkan banyak orang dari luar kekaisaran datang hanya untuk membeli pil ini. Ayah sangat beruntung bisa mendapatkannya. " ucap Tong Mu yang merasa bangga.
Mendengar penjelasan ayahnya, Jia Li merasa itu terlalu berlebihan. Meskipun pada kenyataannya kota memang sangat heboh saat mendengar berita tempat pelelangan di ibukota menjual pil obat yang sangat langka dan bermutu tinggi. Bahkan harga pil yang mulanya 1000 koin emas mendadak menjadi 100.000 koin emas setiap pil obat, itu terdengar gila di telinga Jia Li. Padahal dalam pembuatan pil-pil obat itu, Jia Li cuman membutuhkan 10 koin emas saja untuk semua pilnya. Bisa dibayangkan berapa banyak untung yang Jia Li dapat ?
"eeee...ayah begini." Jia Li menatap ayahnya dengan wajah bersalah. Seandainya ia mengatakan siapa yang membuat pil itu mungkin ayahnya tidak akan membeli pil itu dengan harga yang pastinya tidak murah. Meskipun jauh di dalam hatinya Jia Li merasa bahagia ayahnya begitu peduli padanya.
"ada apa sayang ?" Tong Mu menatap Jia Li yang terlihat begitu aneh.
"mmmm. Sebenarnya... yang membuat pil obat itu aku" ucapan itu membuat Tong Mu tertawa. Ia mengira Jia Li bercanda.
"ayah. Akulah yang membuatnya dan menjual pil itu. Jika ayah tidak percaya, ayo ikut aku ke kamarku" Jia Li kemudian menarik lengan Tong Mu.
Saat sampai di kamar, Jia Li menunjukkan pil obat yang persis dengan milik ayahnya. Seketika Tong Mu merasa sedih karena membeli obat dengan harga yang begitu mahal untuk putrinya, padahal putrinya sendirilah yang ternyata pembuat obat itu. Tong Mu menangisi uangnya. Meskipun begitu, ia juga merasa sangat bangga karena putrinya mampu membuat obat berkualitas tinggi. Kemampuan Jia Li dalam ilmu pengobatan benar-benar luar biasa.
Tiba-tiba terdengar suara aneh, dan langit yang awalnya terang benderang tiba-tiba mendadak menggelap. Tubuh Jia Li terasa merinding dan merasa takut. Tong Mu juga merasakan hal yang sama.
Tong Mu berjalan keluar kamar, Jia Li mengikuti di belakang. Dari arah timur terlihat awan hitam dan sesekali terlihat kilatan petir. Jia Li mendekat ayahnya.
"ayah" Tong Mu melihat putri kecilnya. Wajah Jia Li terlihat ketakutan melihat kejadian itu.
"tenanglah nak, tidak akan terjadi hal buruk apapun kok" Tong Mu memeluk Jia Li agar bisa menenangkannya.
Di tempat lain. Di istana kekaisaran setalan kaisar Zhang Junda juga melihat Kejadian aneh itu. Zhang Junda bisa merasakan energi yang sangat kuat berasal dari tempat itu. Energi itu bahkan membuat Zhang Junda merasa takut.
***
Di tempat lain. Seorang pria cantik berpakaian putih menatap kearah timur dari jendela kamarnya. Langit disana berwarna sangat gelap dan memancarkan energi yang sangat mengerikan, bahkan bulu kuduknya berdiri.
" Energi Ini mirip dengan energi guru.... Apakah guru telah bangkit ?" batin pria cantik itu.
Karena merasa penasaran, pria itu pun memutuskan untuk pergi ke timur. Ia berharap tebakannya benar. Ia berharap gurunya yang telah lama menghilang kembali lagi.
__________
"aku masih belum cukup kuat untuk membalaskan dendam mu ya ? Maafkan aku" ucap pria itu sedih.
Dia menutup mata, air mata keluar dari sana. Ia benar-benar merasa seperti pria pecundang yang tidak bisa melindungi gadis yang ia cintai, dan membalas dendam atas kematian kekasihnya.
Perlahan lahan detak jantungnya semakin melemah, dan beberapa menit kemudian tidak berdetak lagi.
Tiba-tiba awan mulai menghitam dan mulai berputar-putar di langit. Beberapa kali ada petir besar terlihat di langit. Angin tiba-tiba bertiup dengan sangat kencang. Beberapa bangunan berada di sekitar tempat itu mulai hancur karena angin itu. Bahkan kejadian itu bisa dilihat dari ribuan kilometer. Semua orang yang melihat hal itu mulai mencari tempat perlindungan, mereka kira badai akan datang. Saat pria itu menutup matanya, bayangan aneh muncul.
*
*
*
*
*Ribuan tahun yang lalu, hiduplah seorang kaisar yang sangat di eluh-eluhkan rakyatnya karena kepemimpinannya yang sangat bagus, dia juga pintar dan memiliki wajah yang sangat tampan. Rakyat hidup makmur dan tidak ada orang miskin di kekaisaran itu, apalagi penjahat. Nama kaisar itu selalu diagung-agungkan oleh semua rakyatnya dan terkenal sampai ke benua lain.
Suatu hari kaisar mencari pelarian dari hidupnya yang terasa sepi tanpa cinta dan kasih sayang, ia pergi ke pegunungan yang letaknya cukup jauh dari istana. Tempat itu dinamakan wilayah terlarang. Tempat dimana para siluman, binatang roh dan orang-orang berkualifikasi . Tanpa sengaja kaisar bertemu dengan siluman cantik dan jatuh cinta padanya. Dia… adalah siluman rubah berbulu putih yang sangat mempesona. Siluman itu memang sangat cantik, saking cantiknya banyak pria yang terpikat olehnya. Siluman itu tidak hanya cantik, tapi juga sangat baik, rendah hati, dan sangat pintar, jadi sangat wajar jika banyak pria yang mengejar-ngejar cintanya. Tapi siapa sangka jika siluman rubah itu juga memiliki perasaan yang sama dengan kaisar. Ya...siluman itu juga mencintai kaisar, dimatanya kaisar hanyalah pria biasa yang sangat baik, lembut, dan bijak itu. Semua ucapan kaisar itu selalu membuat siluman itu terkesan.
Mereka semakin dekat hingga akhirnya memutuskan untuk menikah. Tapi setelah mereka menikah, kaisar baru memberitahu identitasnya dan membawa siluman itu ke istananya. Siluman yang baru tahu jika pria yang dicintai dan telah menjadi suaminya itu ternyata seorang kaisar, dan lebih buruknya ia telah memiliki permaisuri dan… puluhan selir. Membuat rubah cantik itu sangat kecewa dan sangat sedih, tapi rasa cintanya membuat ia bertahan dan memaafkan semua kebohongan sang kaisar. Kini siluman itu harus puas menjadi salah satu selir di harem kaisar itu.
Sebelum menikah dengan kaisar, siluman cantik itu hanya mengenal kaisar sebagai pria biasa. Cinta siluman itu begitu tulus dan suci, tapi cinta juga membuat siluman itu menjadi bodoh sampai-sampai mudah dibohongi oleh kaisar.
Tapi secinta apapun rubah itu pada kaisar, rasa kecewa akan fakta harus berbagi suami dengan wanita lain membuatnya sangat terluka. Setiap hari rumah itu hanya bisa menangis dalam diam, dan selalu berpura-pura bahagia di depan semua orang. Kaisar yang mengetahui hal itu hanya berpura-pura tidak tahu. Kaisar merasa iba, ia juga sangat terluka saat melihat orang yang dicintai menderita, tapi rasa cintanya yang sangat besar pada siluman rubah cantik itu membuatnya egois. Ia tidak peduli dengan perasaan si rubah cantik itu, yang kaisar inginkan hanya si rubah cantik itu tetap disampingnya selamanya.
Semenjak kedatangan rubah cantik itu ke istana kekaisaran, sang kaisar mengabaikan permaisuri dan puluhan selirnya. Seluruh perhatian, kasih sayang dan cinta kaisar, ia curahkan kepada rubah cantik itu. Ia selalu datang ke istana si rubah, tidur di sana, makan disana, hampir seluruh waktunya disana. Ia hanya meninggalkan istana si rubah jika ada urusan kekaisaran. Ya...itulah kaisar, kaisar selama ini hanya menganggap permaisuri dan para selirnya pemuas nafsunya dan alas politik saja, tidak pernah lebih. Tapi saat dia mengenal si rubah cantik itu, ia benar-benar mencintainya. Lebih tepatnya… kaisar mabuk akan cintanya pada si rubah sampai-sampai menutup mata pada wanita lain.
Tati kedekatan keduanya menimbulkan rasa iri dari permaisuri dan para selir. Si Rubah cantik itu mulai diganggu oleh permaisuri dan para selir yang iri dengannya, bahkan ia pernah diracuni dan hampir mati. Beruntung tabib kekaisaran dapat menyelamatkannya. Kaisar yang mengetahuinya marah besar, ia menghukum siapa saja yang terlibat perencanaan pembunuhan, namun kurangnya bukti membuat masalah itu berlalu begitu saja. Karena khawatir dengan keselamatannya, kaisar membawa selirnya ke istananya. Tinggal disana. Kaisar bahkan mengabaikan peraturan dimana selir tidak boleh tinggal di istana utama (istana yang kaisar tinggali) saking cintanya pada rubah itu.
Tapi hal itu malah membuat permaisuri semakin dikuasai rasa iri, cemburu, marah dan timbul rasa benci pada rubah itu karena kaisar benar-benar mengabaikannya dan juga para selir. Permaisuri pun memiliki rencana licik yang akan memisahkan mereka, yaitu menuduh sang siluman cantik itu berselingkuh dan merencanakan pembunuhan permaisuri. Sang kaisar yang jatuh dalam jebakan itu larut dalam kekecewaannya dan dikuasai oleh kemarahan, ia bahkan tidak membiarkan rubah cantik itu menjelaskan apa yang terjadi. Kaisar menghukum rubah cantik itu dengan membuatnya buta, lalu mengasingkannya di tempat terpencil yang sangat jauh dari peradaban, mendapati perlakuan buruk dari kaisar membuat siluman rubah itu sangat sedih dan kecewa. Rubah itu kecewa karna kaisar tidak percaya padanya, bukankah suami istri seharusnya saling percaya, tapi… dimana kepercayaan di antara mereka ? Hal itu semakin parah karena permaisuri menghasut rakyat sehingga rakyat membenci rubah itu. Rubah itu menjadi bahan ejekan, hinaan dan makian para rakyat, sementara kaisar hanya diam.
Tanpa kaisar sadari, perbuatannya membuat telah membuat cinta yang tulus dan suci di rubah perlahan-lahan menghilang digantikan dengan rasa marah dan kebencian.
Setelah kepergian siluman rubah itu, permaisuri berusaha keras memasuki hati kaisar namun ia tidak berhasil, karena kaisar sangat mencintai siluman itu. Hatinya benar-benar hanya dipenuhi oleh rubah cantik itu. Setelah kepergian si rubah cantik itu juga, kaisar berubah menjadi sangat pendiam, pemurung dan suka melamun. Meskipun rubah tidak ada lagi tapi kaisar tetap mengabaikan permaisuri, dan juga para selir. Raga si rubah boleh menghilang, tapi hati dan pikiran kaisar selalu dipenuhi dengan si rubah. Permaisuri yang selalu ditolak kaisar akhirnya timbul rasa benci yang besar pada siluman cantik itu, sang permaisuri yang dikuasai oleh kebencian akhirnya merencanakan pembunuhan pada rubah cantik itu.
Sang rubah cantik yang mengetahui hal itu berlari secepat yang ia bisa, tapi matanya yang buta menyulitkannya untuk lari. Rubah itu bersembunyi di suatu kuil dawa terlarang. Permaisuri yang mengetahui hal itu lantai menyerbu persembunyian rubah itu, rubah itu tidak bisa lari kemanapun karena dikepung, ia langsung di hujani dengan ribuan panah. Rubah itu menghindari ribuan panah itu, tapi… Rubah cantik itu langsung jatuh, tapi ia tidak jatuh ke tanah melainkan ke dalam sumur yang kebetulan berada di belakangnya. Sumur itu dinamai sumur terlarang yang katanya sumur reinkarnasi .
Sang kaisar yang mendengar berita kematian kekasihnya marah besar. Ia lantas menyelidiki penyebab kematian sang kekasih dan tidak lupa kejadian sebelumnya. Setelah melakukan penyelidikan panjang, akhirnya sang kaisar mengetahui bahwa ini semua rencana jahat permaisuri. Sosok kaisar yang baik, lembut, dan bijaksana berubah menjadi kaisar yang kejam dan berhati sadis. Ia dengan kejamnya penggulingan permaisuri, menghukumnya dengan sangat berat menyiksanya sampai permaisuri dengan tangannya sendiri. Tidak berhenti sampai disitu, kaisar membiarkan permaisuri menjadi alat pemuas nampu para prajurit. Bisa dibayangkan berapa banyak para prajurit kaisar, sebanyak itulah yang telah mencicipi tubuh indah sang ratu. Tidak puas dengan hal itu, kaisar menghancurkan wajah cantik permaisuri dan memasukkannya ke rumah bordil. Hukuman yang sangat keji untuk permaisuri. Beberapa kali permaisuri bahkan ingin bunuh diri namun digagalkan, karena kaisar membayar mahal tabib terbaik di dunia untuk menyembuh kan permaisuri setiap kali nyawanya berada di ambang kematian. Hal itu karena untuk membuat hidup permaisuru lebih buruk dari kematian. Sementara para selir. Kalisar memulangkan mereka ke rumah mereka masing-masing, dan memberikan kompensasi berupa koin emas dengan jumlah yang cukup besar. Tapi tidak peduli segala hal yang dilakukan kaisar untuk membalas semua perbuatan buruk mereka pada sang kekasih hati, siluman cantik itu tidak akan pernah kembali. Kaisar hanya bisa menyesali semua kebodohannya yang begitu mudah terpengaruh dengan kebohongan yang dibuat wanita jahat itu.
Kaisar mencoba bangkit dari keterpurukannya. Ia mencoba menjalani hidupnya kembali. Namun nyatanya tidak bisa, wajah cantik sang kekasih hati selalu terbayang di ingatan. Semakin ia mencoba melupakan, semakin besar rasa cinta dan rindu itu. Dan… semakin tersiksa dia. Kaisar akhirnya memutuskan untuk memundurkan diri kursi kekaisaran . Kini kaisar hanya menjadi pria bisa yang suka berkualifikasi, karena hanya dengan berkualifikasi lah dia bisa menjadi kuat dan abadi. Tujuannya tidak lain agar bisa menemukan reinkarnasi kekasih hatinya dan memulai lagi kisah cinta mereka dari awal.
Bertahun- tahun berlalu, kini mantan kaisar itu berhasil menjadi makhluk surgawi yang ditakuti dan dihormati. Ia bahkan telah memiliki banyak pengikut. Tapi ia masih belum juga menemukan reinkarnasi kekasihnya. Hari-hari berganti, tapi satu hari yang berganti bagaikan penyiksaan untuknya. Rasa rindu yang sangat luar bisa menyiksanya, dan membuatnya hampir gila karena fakta bahwa kekasih hatinya tidak bersamanya lagi, bahkan mungkin tidak bisa bertemu lagi . Beberapa ratus tahun berlalu, tapi ia tetap tidak menemukan reinkarnasi kekasihnya.
Rasa cinta, rindu yang sangat menyiksa, amarah, putus asa mulai membuatnya benar-benar gila. Akhirnya membuat pria itu memutuskan memasuki sumur reinkarnasi. Ia berharap bisa menemukan kekasih hatinya jika masuk kedalam sumur, jikapun tidak… dia berharap hatinya akan sembuh*.
*
*
*
*
Seorang pria terbangun saat semua mendengar suara gemuruh yang dahsyat dari langit berbarengan dengan berakhirnya mimpinya. Pria itu perlahan membuka matanya, dan melihat sekelilingnya. Ia terbangun di lubang raksasa, dengan baju yang sudah tidak layak pakai. Meskipun bajunya berlumuran darah, namun tubuhnya tidak merasakan sakit, dan saat dia menyadari tangannya yang putus telah utuh, pria itu sedikit terkejut. Tidak hanya sampai disitu, rambutnya juga berubah putih, dan semua bekas lunyanya hilang. Dia kembali sehat sepenuhnya.
Tiba-tiba bayangan kejadian dalam mimpinya sebelum ia jatuh pingsan kembali berputar. Saat itu, dia berniat menghancurkan kekaisaran timur laut untuk membalaskan dendamnya atas kematian gadis yang ia cintai dengan bala tentaranya. Namun siapa sangka jika kekaisaran timur laun memiliki leluhur yang sangat kuat. Dia tidak hanya hampir mati, namun semua bala tentaranya juga mati. Mengingat hal itu, kemarahan muncul dan kekuatan aneh keluar dari tubuhnya. Petir menyambar dari langit, menghantam tanah dimana-mana.
Pria itu bangkit, ia terbang dan menatap kekaisaran timur laut dari kejauhan dengan sorot mata tajam penuh kebencian dan amarah, tidak lama pria itu tersenyum misterius. Percayalah dia mirip psikopat gila.
"ku bersumpah akan membunuh siapapun yang terlibat akan kematiannya. Dia milikku, hidup dan matinya hanya di tanganku" desis pria itu.
Angin semakin bertiup dengan sangat kuat, membuat rambut putih pria itu bergoyang kuat dan bajunya yang berlumuran darah berkibar. Dia seperti dewa kematian yang datang menjemput nyawa seseorang. Dengan sekejap mata dia menghilang. Dia terbang dengan sangat cepat menuju kekaisaran timur laut untuk menjemput ajal seseorang. Tidak… lebih tepatnya semua orang yang ada di kekaisaran.
***
__________
Terima kasih sudah baca novel ini. Jangan lupa like, comment (kritik dan saran ya), agar penulisan ku kedepannya bisa lebih bagus lagi dan aku jadi semangat nulis. 😊